Gandeng DLH Sidrap, Mahasiswa KKN Unhas Gelar Sipakario Eco Action
Jum'at, 06 Feb 2026 15:40
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin bersama warga dari dua lingkungan di Kelurahan Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap. Foto: Istimewa
SIDRAP - Semangat gotong royong kembali digelorakan di Kelurahan Lawawoi, Kabupaten Sidrap. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin menginisiasi gerakan lingkungan bertajuk "Sipakario Eco Action", sebuah kolaborasi aksi bersih dan edukasi yang melibatkan warga dari dua lingkungan di Kelurahan Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Jumat, 6 Februari 2026.
Kegiatan ini mengusung tema besar "Sinergi Partisipatif Gotong Royong dalam Edukasi dan Aksi Lingkungan Bersih". Aksi ini dimaknai sebagai pergerakan nyata dari kita, oleh kita, dan untuk kita demi mewujudkan wajah Kelurahan Lawawoi yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Koordinator Desa KKN Unhas Lawawoi, Muhammad Roihan Hidayat, menjelaskan bahwa Sipakario Eco Action bukan sekadar kerja bakti biasa. Nama "Sipakario" diambil dari filosofi lokal yang bermakna saling membahagiakan atau melakukan sesuatu dengan riang gembira.
"Kami ingin mengubah stigma bahwa membersihkan lingkungan itu beban. Melalui Sipakario, kami mengajak warga di Lingkungan 1 dan Lingkungan 2 Kelurahan Lawawoi untuk turun tangan membersihkan saluran drainase dan pekarangan dengan semangat kebersamaan," ujar Roihan.
Puncak dari kegiatan ini adalah sesi edukasi lingkungan yang menghadirkan langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sidenreng Rappang, Dr. Ir. H. Muhammad Yusuf, ST, M.Eng. Kehadiran orang nomor satu di DLH Sidrap ini menjadi momentum krusial untuk meluruskan pemahaman warga mengenai tata kelola sampah yang benar.
Dalam pemaparannya yang mendalam, Dr. Muhammad Yusuf menekankan bahwa paradigma pengelolaan sampah harus berubah drastis. Ia menyoroti pentingnya meninggalkan pola lama "Kumpul-Angkut-Buang" yang hanya memindahkan masalah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
"Bapak dan Ibu sekalian, pengelolaan sampah tidak bisa lagi hanya mengandalkan TPA. Kita harus mulai menerapkan prinsip pengurangan dan pemilahan sampah dari sumbernya, yaitu dari rumah tangga kita sendiri. Sampah organik bisa dijadikan kompos, dan anorganik bisa didaur ulang. Hanya residu atau sisa yang tidak bisa diolah yang boleh dibuang ke TPA," tegas Dr. Yusuf.
Lebih lanjut, Dr. Yusuf menjelaskan bahwa target nasional ke depan adalah mencapai 100% pengelolaan sampah pada tahun 2029. Hal ini hanya bisa dicapai jika masyarakat berhenti melakukan praktik pembuangan sampah sembarangan (illegal dumping) atau pembakaran sampah terbuka (open burning) yang merusak kualitas udara dan kesehatan.
"Kebersihan lingkungan adalah investasi kesehatan jangka panjang. Partisipasi aktif warga dalam memilah sampah bukan hanya membantu pemerintah meraih Adipura, tetapi yang paling utama adalah menciptakan lingkungan hunian yang layak, bebas banjir, dan sehat untuk anak cucu kita," tambah Dr. Yusuf mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN.
Kombinasi antara aksi pungut sampah massal dan penyuluhan teknis dari pakar ini diharapkan mampu menciptakan dampak ganda: lingkungan yang bersih secara fisik saat ini dan perubahan pola pikir masyarakat yang lebih peduli terhadap keberlanjutan alam di masa depan.
Kegiatan ini mengusung tema besar "Sinergi Partisipatif Gotong Royong dalam Edukasi dan Aksi Lingkungan Bersih". Aksi ini dimaknai sebagai pergerakan nyata dari kita, oleh kita, dan untuk kita demi mewujudkan wajah Kelurahan Lawawoi yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Koordinator Desa KKN Unhas Lawawoi, Muhammad Roihan Hidayat, menjelaskan bahwa Sipakario Eco Action bukan sekadar kerja bakti biasa. Nama "Sipakario" diambil dari filosofi lokal yang bermakna saling membahagiakan atau melakukan sesuatu dengan riang gembira.
"Kami ingin mengubah stigma bahwa membersihkan lingkungan itu beban. Melalui Sipakario, kami mengajak warga di Lingkungan 1 dan Lingkungan 2 Kelurahan Lawawoi untuk turun tangan membersihkan saluran drainase dan pekarangan dengan semangat kebersamaan," ujar Roihan.
Puncak dari kegiatan ini adalah sesi edukasi lingkungan yang menghadirkan langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sidenreng Rappang, Dr. Ir. H. Muhammad Yusuf, ST, M.Eng. Kehadiran orang nomor satu di DLH Sidrap ini menjadi momentum krusial untuk meluruskan pemahaman warga mengenai tata kelola sampah yang benar.
Dalam pemaparannya yang mendalam, Dr. Muhammad Yusuf menekankan bahwa paradigma pengelolaan sampah harus berubah drastis. Ia menyoroti pentingnya meninggalkan pola lama "Kumpul-Angkut-Buang" yang hanya memindahkan masalah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
"Bapak dan Ibu sekalian, pengelolaan sampah tidak bisa lagi hanya mengandalkan TPA. Kita harus mulai menerapkan prinsip pengurangan dan pemilahan sampah dari sumbernya, yaitu dari rumah tangga kita sendiri. Sampah organik bisa dijadikan kompos, dan anorganik bisa didaur ulang. Hanya residu atau sisa yang tidak bisa diolah yang boleh dibuang ke TPA," tegas Dr. Yusuf.
Lebih lanjut, Dr. Yusuf menjelaskan bahwa target nasional ke depan adalah mencapai 100% pengelolaan sampah pada tahun 2029. Hal ini hanya bisa dicapai jika masyarakat berhenti melakukan praktik pembuangan sampah sembarangan (illegal dumping) atau pembakaran sampah terbuka (open burning) yang merusak kualitas udara dan kesehatan.
"Kebersihan lingkungan adalah investasi kesehatan jangka panjang. Partisipasi aktif warga dalam memilah sampah bukan hanya membantu pemerintah meraih Adipura, tetapi yang paling utama adalah menciptakan lingkungan hunian yang layak, bebas banjir, dan sehat untuk anak cucu kita," tambah Dr. Yusuf mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN.
Kombinasi antara aksi pungut sampah massal dan penyuluhan teknis dari pakar ini diharapkan mampu menciptakan dampak ganda: lingkungan yang bersih secara fisik saat ini dan perubahan pola pikir masyarakat yang lebih peduli terhadap keberlanjutan alam di masa depan.
(MAN)
Berita Terkait
News
Karantina Goes to Campus, Ajak Mahasiswa Unhas Lindungi Kekayaan Hayati Indonesia
Balai Besar Karantina Sulawesi Selatan menggelar kegiatan bertajuk Karantina Goes to Campus di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, belum lama ini.
Senin, 12 Okt 2026 08:27
News
Executive Director 4 Pelindo Ulas Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di Unhas
Hukum tidak hanya menjadi landasan kepatuhan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis dan kepercayaan publik terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Minggu, 11 Okt 2026 17:26
Sulsel
Aqila Nailatul Izzah, Mahasiswa FK Unhas Gagas Kampanye Peduli Leukemia
BRAVE Health Campaign adalah kampanye kesehatan yang mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran terhadap penyakit leukemia melalui edukasi kesehatan, kegiatan interaktif, dan aksi kepedulian sosial.
Jum'at, 09 Okt 2026 17:25
News
HSDC 2026 Resmi Ditutup, Unhas Apresiasi Ajang Pengembangan Karakter Pelajar
Gelaran kompetisi tingkat pelajar Hasanuddin School Debating Competition (HSDC) 2026 resmi ditutup pada Minggu (27/9) di Dental Centre Universitas Hasanuddin (Unhas), Kota Makassar.
Selasa, 29 Sep 2026 15:21
News
Unhas Dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Terproduktif di PKM Award 2026
Universitas Hasanuddin (Unhas) meraih tiga penghargaan pada Program Kreativitas Mahasiswa Award (PKM Award) Tahun 2026, di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta, Senin (21/9/2026).
Rabu, 23 Sep 2026 06:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pertamina Pastikan Isu Ganjil-Genap Pertalite di Makassar Tidak Benar
2
DPP Golkar Yakin IAS Bisa Capai Target Tambah Kursi DPR RI 50 Persen di Sulsel
3
Rakornis dan Bimtek di Makassar, Golkar Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029
4
Komitmen Berdiri di Atas Kebenaran, Sikap Kakak dan Adik Kandung Husniah Talenrang Layak Dicontoh
5
RDP DPRD Luwu Rekomendasikan Akses Rante Balla Segera Dibuka
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pertamina Pastikan Isu Ganjil-Genap Pertalite di Makassar Tidak Benar
2
DPP Golkar Yakin IAS Bisa Capai Target Tambah Kursi DPR RI 50 Persen di Sulsel
3
Rakornis dan Bimtek di Makassar, Golkar Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029
4
Komitmen Berdiri di Atas Kebenaran, Sikap Kakak dan Adik Kandung Husniah Talenrang Layak Dicontoh
5
RDP DPRD Luwu Rekomendasikan Akses Rante Balla Segera Dibuka