Pelindo Regional 4 Gelar Akhlak Talk Bertema Digital Leadership
Jum'at, 22 Agu 2025 14:17
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, sebagai narasumber dalam Akhlak Talk yang membahas Digital Leadership. Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 4 kembali menyelenggarakan Akhlak Talk, sebuah forum internal yang bertujuan memperkuat budaya perusahaan sekaligus meningkatkan pengetahuan dan kapasitas seluruh insan Pelindo.
Pada kesempatan kali ini, forum menghadirkan Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, sebagai narasumber dalam sesi bertema “Why Digital Leadership Penting dalam Menghadapi Tantangan Bisnis?”
Kegiatan ini berlangsung secara virtual melalui aplikasi Zoom dan diikuti oleh pegawai dari berbagai unit kerja di lingkungan Pelindo Regional 4. Jalannya acara dipandu oleh Yuditsia Britney Yarangga, Junior Officer II Hukum dan Humas, yang bertugas sebagai host.
Dalam pemaparannya, Abdul Azis menekankan bahwa kepemimpinan digital merupakan faktor krusial dalam menghadapi dinamika bisnis yang semakin kompleks. Menurutnya, tantangan saat ini bukan hanya datang dari kompetitor, tetapi juga dari kecepatan perubahan teknologi, perilaku konsumen yang berubah, serta tuntutan efisiensi dan transparansi di era digital.
“Digital leadership bukan sekadar soal penggunaan teknologi, melainkan bagaimana seorang pemimpin mampu mengintegrasikan teknologi dengan strategi bisnis dan nilai perusahaan. Seorang pemimpin digital harus visioner, adaptif, dan mampu membangun budaya inovasi agar organisasi tetap relevan dan berdaya saing,” ungkap Abdul Azis.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pentingnya komunikasi terbuka, kolaborasi lintas fungsi, serta pengambilan keputusan berbasis data sebagai bagian dari kepemimpinan digital. Hal ini sejalan dengan transformasi digital yang tengah dijalankan Pelindo dalam upaya meningkatkan kinerja logistik nasional.
Akhlak Talk merupakan bagian dari inisiatif Pelindo dalam menginternalisasi nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) ke seluruh insan perusahaan. Forum ini menjadi wadah untuk menambah wawasan, mendapatkan inspirasi, serta memperkuat karakter sesuai semangat transformasi pasca-merger.
Diskusi berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan dari peserta terkait tantangan implementasi digital leadership, seperti perubahan pola pikir, peningkatan kompetensi digital, hingga cara membangun komunikasi yang efektif di era kerja hybrid.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa semangat belajar insan Pelindo tidak pernah padam. Digital leadership bukan hanya milik top management, tetapi harus tumbuh di seluruh level organisasi. Dengan begitu, kita dapat bersama-sama menjawab tantangan bisnis sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa dan bangsa,” jelas Abdul Azis menutup sesi.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya kehadiran dalam forum virtual ini. Para pegawai menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi, baik secara teknis maupun dalam kemampuan memimpin diri dan tim di era digital.
Sebagai penutup, host Yuditsia Britney Yarangga menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat mendorong semangat seluruh pegawai untuk lebih adaptif terhadap perubahan.
“Digital leadership adalah fondasi penting untuk menjawab tantangan bisnis ke depan. Melalui Akhlak Talk, kita belajar langsung dari pimpinan yang sudah mengimplementasikan hal tersebut dalam keseharian manajemen di Pelindo,” ujarnya.
Dengan mengangkat tema digital leadership, Pelindo Regional 4 menegaskan komitmennya dalam membangun SDM yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Pada kesempatan kali ini, forum menghadirkan Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, sebagai narasumber dalam sesi bertema “Why Digital Leadership Penting dalam Menghadapi Tantangan Bisnis?”
Kegiatan ini berlangsung secara virtual melalui aplikasi Zoom dan diikuti oleh pegawai dari berbagai unit kerja di lingkungan Pelindo Regional 4. Jalannya acara dipandu oleh Yuditsia Britney Yarangga, Junior Officer II Hukum dan Humas, yang bertugas sebagai host.
Dalam pemaparannya, Abdul Azis menekankan bahwa kepemimpinan digital merupakan faktor krusial dalam menghadapi dinamika bisnis yang semakin kompleks. Menurutnya, tantangan saat ini bukan hanya datang dari kompetitor, tetapi juga dari kecepatan perubahan teknologi, perilaku konsumen yang berubah, serta tuntutan efisiensi dan transparansi di era digital.
“Digital leadership bukan sekadar soal penggunaan teknologi, melainkan bagaimana seorang pemimpin mampu mengintegrasikan teknologi dengan strategi bisnis dan nilai perusahaan. Seorang pemimpin digital harus visioner, adaptif, dan mampu membangun budaya inovasi agar organisasi tetap relevan dan berdaya saing,” ungkap Abdul Azis.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pentingnya komunikasi terbuka, kolaborasi lintas fungsi, serta pengambilan keputusan berbasis data sebagai bagian dari kepemimpinan digital. Hal ini sejalan dengan transformasi digital yang tengah dijalankan Pelindo dalam upaya meningkatkan kinerja logistik nasional.
Akhlak Talk merupakan bagian dari inisiatif Pelindo dalam menginternalisasi nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) ke seluruh insan perusahaan. Forum ini menjadi wadah untuk menambah wawasan, mendapatkan inspirasi, serta memperkuat karakter sesuai semangat transformasi pasca-merger.
Diskusi berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan dari peserta terkait tantangan implementasi digital leadership, seperti perubahan pola pikir, peningkatan kompetensi digital, hingga cara membangun komunikasi yang efektif di era kerja hybrid.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa semangat belajar insan Pelindo tidak pernah padam. Digital leadership bukan hanya milik top management, tetapi harus tumbuh di seluruh level organisasi. Dengan begitu, kita dapat bersama-sama menjawab tantangan bisnis sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa dan bangsa,” jelas Abdul Azis menutup sesi.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya kehadiran dalam forum virtual ini. Para pegawai menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi, baik secara teknis maupun dalam kemampuan memimpin diri dan tim di era digital.
Sebagai penutup, host Yuditsia Britney Yarangga menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat mendorong semangat seluruh pegawai untuk lebih adaptif terhadap perubahan.
“Digital leadership adalah fondasi penting untuk menjawab tantangan bisnis ke depan. Melalui Akhlak Talk, kita belajar langsung dari pimpinan yang sudah mengimplementasikan hal tersebut dalam keseharian manajemen di Pelindo,” ujarnya.
Dengan mengangkat tema digital leadership, Pelindo Regional 4 menegaskan komitmennya dalam membangun SDM yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Kalla Institute Dorong UMKM Perempuan Maros Naik Kelas lewat Digitalisasi
Kalla Institute mendorong penguatan UMKM perempuan di Kabupaten Maros melalui digitalisasi usaha, peningkatan kapasitas produksi, dan penguatan keterampilan sumber daya manusia.
Senin, 24 Agu 2026 18:00
News
Pelindo Semai Harapan di Langowan lewat Relawan Bakti BUMN
Dari ruang kelas hingga lahan pertanian, Pelindo menghadirkan semangat kolaborasi untuk memperkuat potensi masyarakat Langowan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Senin, 24 Agu 2026 17:51
Ekbis
Kalla Institute Dampingi UMKM MASSIPA’ Perkuat Bisnis dengan Inovasi Digital
Kalla Institute mendampingi UMKM MASSIPA’ Keripik Pisang melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM) berbasis teknologi dan inovasi.
Jum'at, 21 Agu 2026 18:57
News
Pelindo - Pelni Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo berkolaborasi dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni untuk mempercepat distribusi bantuan ke wilayah terdampak.
Jum'at, 21 Agu 2026 18:31
News
Pelindo Dukung Mudik Gratis Sulsel, Pemprov Beri Apresiasi
Dukungan Pelindo terhadap Program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan 2026 mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Rabu, 19 Agu 2026 13:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Kurangi Penggunaan Pasir 8% Lewat Pemanfaatan Limbah Bata Ringan
2
PERADI Makassar Dorong Advokat Profesional, dan Adaptif Hadapi Tantangan Hukum
3
Sidak RSUD I Lagaligo Wotu, Bupati Lutim Soroti Kebersihan hingga Komputer Lawas
4
Kisah Nyata Cinta hingga Maut Memisahkan, Baby Udon Siap Tayang 3 September
5
PT Vale dan Mitra Pulihkan Ekosistem Pesisir Luwu Timur
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Kurangi Penggunaan Pasir 8% Lewat Pemanfaatan Limbah Bata Ringan
2
PERADI Makassar Dorong Advokat Profesional, dan Adaptif Hadapi Tantangan Hukum
3
Sidak RSUD I Lagaligo Wotu, Bupati Lutim Soroti Kebersihan hingga Komputer Lawas
4
Kisah Nyata Cinta hingga Maut Memisahkan, Baby Udon Siap Tayang 3 September
5
PT Vale dan Mitra Pulihkan Ekosistem Pesisir Luwu Timur