Field Trip Makassar Port: Pelindo Tanamkan Literasi Maritim pada Anak-anak
Jum'at, 22 Agu 2025 18:28
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 4 kembali memperkuat komitmennya dalam dunia pendidikan melalui kegiatan “Field Trip to Makassar Port". Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 4 kembali memperkuat komitmennya dalam dunia pendidikan melalui kegiatan “Field Trip to Makassar Port.” Program ini melibatkan siswa-siswi sekolah dasar di sekitar Makassar New Port (MNP), yang kini dikenal dengan TPK New Makassar.
Sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), program ini bertujuan menumbuhkan literasi maritim, meningkatkan kepedulian lingkungan, dan memberikan pemahaman tentang pentingnya pelabuhan bagi perekonomian.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar wisata, tetapi juga sebuah upaya edukasi untuk mengenalkan dunia maritim sejak dini.
“Melalui program TJSL ini, kami ingin anak-anak yang tinggal di sekitar Makassar New Port memahami bahwa pelabuhan bukan hanya tempat kapal berlabuh, tetapi juga nadi perekonomian bangsa. Dari pelabuhan inilah logistik, barang kebutuhan sehari-hari, hingga hasil produksi daerah didistribusikan ke berbagai wilayah. Kami berharap pengalaman ini menumbuhkan rasa ingin tahu, disiplin, dan kecintaan terhadap dunia maritim pada generasi penerus bangsa,” kata Abdul Azis.
Ia juga menambahkan bahwa pengenalan dunia pelabuhan akan mengajarkan nilai-nilai keselamatan, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat beradaptasi dengan teknologi, sejalan dengan transformasi Pelindo menuju ekosistem pelabuhan modern.
Antusiasme tampak pada para siswa yang mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari briefing keselamatan, penjelasan tentang proses bongkar muat, hingga melihat langsung bagaimana peti kemas diatur di lapangan penumpukan. Mereka juga diajak ke ruang kendali operasi untuk menyaksikan pemanfaatan teknologi dalam memantau aktivitas pelabuhan.
Salah satu peserta, Nia Ramadani (12 tahun) dari SD 69 Makassar, mengungkapkan kegembiraannya. “Saya senang sekali bisa ke Makassar New Port. Ternyata pelabuhan itu besar sekali, banyak kontainer, dan ada mesin besar yang bisa angkat peti kemas. Saya jadi ingin belajar lebih rajin supaya suatu saat bisa kerja di sini,” katanya.
Nurlina (38), orangtua salah satu peserta, juga mengapresiasi inisiatif Pelindo. Program ini dinilai sangat bermanfaat bagi anak-anak. Mereka bisa belajar langsung di lapangan, melihat bagaimana pelabuhan berperan penting untuk kehidupan sehari-hari. Selain itu, anak-anak juga diajarkan tentang pentingnya keselamatan dan menjaga lingkungan. Hal ini sejalan dengan materi pembelajaran tematik yang mereka pelajari di sekolah.
“Field Trip to Makassar Port” merupakan salah satu wujud komitmen Pelindo Regional 4 dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya di bidang pendidikan berkualitas (SDGs 4) dan pembangunan ekonomi inklusif. Program ini akan dilanjutkan secara berkelanjutan, melibatkan lebih banyak sekolah di wilayah sekitar pelabuhan.
Abdul Azis menambahkan, pihaknya percaya bahwa investasi terbaik untuk masa depan adalah pada pendidikan anak-anak kita. Pelindo akan terus hadir melalui program TJSL untuk memastikan manfaat pelabuhan tidak hanya dirasakan dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam pemberdayaan masyarakat dan pendidikan generasi muda.
Dalam kegiatan ini, siswa juga mendapatkan materi tentang fungsi pelabuhan, keselamatan kerja, dan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kelancaran operasional logistik.
Sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), program ini bertujuan menumbuhkan literasi maritim, meningkatkan kepedulian lingkungan, dan memberikan pemahaman tentang pentingnya pelabuhan bagi perekonomian.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar wisata, tetapi juga sebuah upaya edukasi untuk mengenalkan dunia maritim sejak dini.
“Melalui program TJSL ini, kami ingin anak-anak yang tinggal di sekitar Makassar New Port memahami bahwa pelabuhan bukan hanya tempat kapal berlabuh, tetapi juga nadi perekonomian bangsa. Dari pelabuhan inilah logistik, barang kebutuhan sehari-hari, hingga hasil produksi daerah didistribusikan ke berbagai wilayah. Kami berharap pengalaman ini menumbuhkan rasa ingin tahu, disiplin, dan kecintaan terhadap dunia maritim pada generasi penerus bangsa,” kata Abdul Azis.
Ia juga menambahkan bahwa pengenalan dunia pelabuhan akan mengajarkan nilai-nilai keselamatan, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat beradaptasi dengan teknologi, sejalan dengan transformasi Pelindo menuju ekosistem pelabuhan modern.
Antusiasme tampak pada para siswa yang mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari briefing keselamatan, penjelasan tentang proses bongkar muat, hingga melihat langsung bagaimana peti kemas diatur di lapangan penumpukan. Mereka juga diajak ke ruang kendali operasi untuk menyaksikan pemanfaatan teknologi dalam memantau aktivitas pelabuhan.
Salah satu peserta, Nia Ramadani (12 tahun) dari SD 69 Makassar, mengungkapkan kegembiraannya. “Saya senang sekali bisa ke Makassar New Port. Ternyata pelabuhan itu besar sekali, banyak kontainer, dan ada mesin besar yang bisa angkat peti kemas. Saya jadi ingin belajar lebih rajin supaya suatu saat bisa kerja di sini,” katanya.
Nurlina (38), orangtua salah satu peserta, juga mengapresiasi inisiatif Pelindo. Program ini dinilai sangat bermanfaat bagi anak-anak. Mereka bisa belajar langsung di lapangan, melihat bagaimana pelabuhan berperan penting untuk kehidupan sehari-hari. Selain itu, anak-anak juga diajarkan tentang pentingnya keselamatan dan menjaga lingkungan. Hal ini sejalan dengan materi pembelajaran tematik yang mereka pelajari di sekolah.
“Field Trip to Makassar Port” merupakan salah satu wujud komitmen Pelindo Regional 4 dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya di bidang pendidikan berkualitas (SDGs 4) dan pembangunan ekonomi inklusif. Program ini akan dilanjutkan secara berkelanjutan, melibatkan lebih banyak sekolah di wilayah sekitar pelabuhan.
Abdul Azis menambahkan, pihaknya percaya bahwa investasi terbaik untuk masa depan adalah pada pendidikan anak-anak kita. Pelindo akan terus hadir melalui program TJSL untuk memastikan manfaat pelabuhan tidak hanya dirasakan dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam pemberdayaan masyarakat dan pendidikan generasi muda.
Dalam kegiatan ini, siswa juga mendapatkan materi tentang fungsi pelabuhan, keselamatan kerja, dan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kelancaran operasional logistik.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pelindo Regional 4 Siapkan 20 Terminal Penumpang Sambut Mudik Lebaran 2026
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyiapkan berbagai langkah operasional untuk menghadapi periode Angkutan Lebaran 1447 H/2026 M.
Senin, 09 Mar 2026 17:06
News
Mudik Lebaran, Pelindo Regional 4 Prediksi Arus Penumpang Naik 5%
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memproyeksikan jumlah penumpang pada periode Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Indonesia Timur mencapai 882.620 orang.
Senin, 09 Mar 2026 16:20
News
Pelindo Siap Layani Arus Mudik Lebaran Di 63 Terminal Penumpang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memastikan kesiapan sarana dan prasarana di 63 terminal penumpang dan roro yang dikelola Perseroan, dalam mendukung kelancaran arus angkutan mudik Lebaran 2026
Sabtu, 21 Feb 2026 19:22
Ekbis
Program Leadership Enhancement, SPJM Matangkan Kompetensi Keunggulan Layanan dan Bisnis
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS)
Selasa, 03 Feb 2026 10:29
Ekbis
Tingkatkan Kualitas SDM, Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan Business Presentation Skill
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 terus berupaya meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program pengembangan kompetensi
Senin, 26 Jan 2026 14:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fadel Tauphan Ansar Dilantik Ketua KNPI Sulsel, Tiga Kepala Daerah dan Ketua DPRD Hadir
2
Kasus Korupsi Bibit Nanas, Kejati Sulsel Tahan Mantan Pj Gubernur Sulsel
3
Parkir Ruko Diamond Panakkukang Dikeluhkan, Mahal Tetapi Tak Berizin
4
Satu Islam, Banyak Ekspresi
5
Di Forum OECD, OJK Paparkan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fadel Tauphan Ansar Dilantik Ketua KNPI Sulsel, Tiga Kepala Daerah dan Ketua DPRD Hadir
2
Kasus Korupsi Bibit Nanas, Kejati Sulsel Tahan Mantan Pj Gubernur Sulsel
3
Parkir Ruko Diamond Panakkukang Dikeluhkan, Mahal Tetapi Tak Berizin
4
Satu Islam, Banyak Ekspresi
5
Di Forum OECD, OJK Paparkan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional