Cerita Dosen Asal Sulsel, Punya Ribuan Mahasiswa Online di Tiktok dan Instagram
Minggu, 30 Apr 2023 09:43
Qudratullah Salah satu Dosen asal Sulsel yang juga menggeluti dunia konten kreator edukatif dengan membagikan informasi seputar dunia akademik di Tiktok. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Perkembangan media sosial membuat berbagai profesi memanfaatkannya sebagai sarana untuk berbagi ilmu dan pengalaman yang dimilikinya. Tak jarang sebagian orang pun membagikan aktivitas kesehariannya dalam sebuah konten yang menarik.
Profesi Dosen salah satunya. Profesi yang sangat identik dengan mahasiswa dan tugas akhir. Qudratullah Salah satu Dosen asal Sulsel yang juga menggeluti dunia konten kreator edukatif dengan membagikan informasi seputar dunia akademik di Tiktok dan Instagram memanfaatkan sosial media ini.
Melalui akun Tiktok @qudratullahrustam_ dan akun Instagram @qudratullahrustam, ia banyak membagijan tips dan trik dalam menyusun tugas akhir, terutama skripsi bagi mahasiswa.
"Satu hal yang saya syukuri bahwa dengan adanya media sosial, saya dapat berbagi informasi tentang dunia akademik kepada banyak orang tanpa dibatasi ruang dan waktu," ujar Qudratullah.
Anak muda yang juga dikenal sebagai 'Dosen Kamu' di Tiktok ini memiliki ribuan mahasiswa online. Lebih dari 30 ribu di Instagram dan lebih dari 137 ribu di Tiktok. Bahkan, ia kerap kali diminta oleh mahasiswa untuk pindah tempat mengajar.
"Alhamdulillah pengikut terus bertambah. Saya pun harus lebih inovatif lagi dalam membagikan konten-konten yang edukatif dan juga menghibur. Mungkin karena framing konten yang menghibur dan edukatif makanya terkadang muncul komentar agar saya pindah ke kampus mereka. Walaupun disadari itu hanya guyonan," tambahnya.
Menurutnya, profesinya sebagai Dosen memang perlu untuk memanfaatkan media sosial agar tidak monoton dan membuka ruang diskusi dengan mahasiswa.
"Dari media sosial dan melalui konten yang saya buat, saya juga banyak belajar bagaimana menjadi Dosen yang baik melalui masukan-masukan dan keluhan mahasiswa kepada Dosen secara umum yang selama ini dinilai oleh kebanyakan mahasiswa," katanya.
Terutama lanjut dia, dalam hal pelayanan bimbingan skripsi yang terkadang katanya Dosen itu sulit ditemui. "Dari situ saya belajar harus memberikan pelayanana prima kepada mahasiswa saya di kampus tempat saya mengajar dalam hal bimbingan skripsi," tutupnya.
Profesi Dosen salah satunya. Profesi yang sangat identik dengan mahasiswa dan tugas akhir. Qudratullah Salah satu Dosen asal Sulsel yang juga menggeluti dunia konten kreator edukatif dengan membagikan informasi seputar dunia akademik di Tiktok dan Instagram memanfaatkan sosial media ini.
Melalui akun Tiktok @qudratullahrustam_ dan akun Instagram @qudratullahrustam, ia banyak membagijan tips dan trik dalam menyusun tugas akhir, terutama skripsi bagi mahasiswa.
"Satu hal yang saya syukuri bahwa dengan adanya media sosial, saya dapat berbagi informasi tentang dunia akademik kepada banyak orang tanpa dibatasi ruang dan waktu," ujar Qudratullah.
Anak muda yang juga dikenal sebagai 'Dosen Kamu' di Tiktok ini memiliki ribuan mahasiswa online. Lebih dari 30 ribu di Instagram dan lebih dari 137 ribu di Tiktok. Bahkan, ia kerap kali diminta oleh mahasiswa untuk pindah tempat mengajar.
"Alhamdulillah pengikut terus bertambah. Saya pun harus lebih inovatif lagi dalam membagikan konten-konten yang edukatif dan juga menghibur. Mungkin karena framing konten yang menghibur dan edukatif makanya terkadang muncul komentar agar saya pindah ke kampus mereka. Walaupun disadari itu hanya guyonan," tambahnya.
Menurutnya, profesinya sebagai Dosen memang perlu untuk memanfaatkan media sosial agar tidak monoton dan membuka ruang diskusi dengan mahasiswa.
"Dari media sosial dan melalui konten yang saya buat, saya juga banyak belajar bagaimana menjadi Dosen yang baik melalui masukan-masukan dan keluhan mahasiswa kepada Dosen secara umum yang selama ini dinilai oleh kebanyakan mahasiswa," katanya.
Terutama lanjut dia, dalam hal pelayanan bimbingan skripsi yang terkadang katanya Dosen itu sulit ditemui. "Dari situ saya belajar harus memberikan pelayanana prima kepada mahasiswa saya di kampus tempat saya mengajar dalam hal bimbingan skripsi," tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Tim Cara'de BEM KMF TP UH Bekali Masyarakat Tinggimae Strategi Promosi Produk di Medsos
Perkembangan media sosial (medsos) membuka peluang baru bagi masyarakat desa untuk memperkenalkan dan memasarkan produk secara lebih luas.
Rabu, 12 Agu 2026 10:24
News
Kampanye Safety Riding Astra Honda Raih Jutaan Penonton di Media Sosial
Melalui 247 konten kreatif yang diunggah di berbagai platform media sosial, para peserta berhasil meraih total 4,8 juta views selama rangkaian Safety Riding Camp (SRC) 2026.
Sabtu, 04 Jul 2026 12:33
Sulsel
Ratusan Pelajar SMPN 1 Masamba Dibekali dengan Literasi Digital
Ratusan pelajar SMPN 1 Masamba, Kabupaten Luwu Utara mendapat pengalaman belajar yang berbeda dari biasanya, Rabu (15/4/2026). Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum
Kamis, 16 Apr 2026 11:36
News
Cegah Dampak Medsos, Disdik Sulsel Wajibkan Sekolah Terapkan SOP Gadget
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulawesi Selatan, Andi Iqbal Najamuddin, menanggapi kebijakan pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Minggu, 29 Mar 2026 21:10
Sulsel
Disdik Makassar Dukung Pembatasan Kepemilikan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar mendukung kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang membatasi kepemilikan akun media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Jum'at, 13 Mar 2026 23:18
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
3
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
4
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
5
11 Ribu Kendaraan di Maros Tunggak Pajak, Samsat Gelar Penertiban
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
3
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
4
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
5
11 Ribu Kendaraan di Maros Tunggak Pajak, Samsat Gelar Penertiban