Mobilitas Hijau, Taksi Listrik Green SM Siap Warnai Jalanan Makassar

Kamis, 28 Agu 2025 22:43
Mobilitas Hijau, Taksi Listrik Green SM Siap Warnai Jalanan Makassar
Taksi listrik Green SM dikabarkan siap melakukan ekspansi dengan memulai operasinya di Kota Makassar untuk mendukung mobilitas hijau. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Setelah Jakarta lebih dulu menyambut layanan taksi listrik Green SM pada akhir 2024, kini banyak mata tertuju pada kota-kota lain yang berpotensi menjadi bagian dari perjalanan yang lebih ramah lingkungan di Indonesia.

Makassar menjadi salah satu kota yang menarik perhatian, seiring posisinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di kawasan timur.

Kota Pesisir dengan Potensi Pariwisata Berkelanjutan
Makassar dikenal sebagai kota pesisir dengan pertumbuhan yang pesat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada 2023, PDRB Makassar tumbuh sekitar 6%, melampaui rata-rata nasional.

Populasi yang telah menembus 1,47 juta jiwa menegaskan tren urbanisasi yang stabil, sekaligus semakin memperkuat daya tarik kota ini bagi berbagai sektor, termasuk bisnis dan pariwisata.

Dengan letak strategis di jalur Selat Makassar, kota ini berperan penting sebagai pintu gerbang menuju Indonesia Timur sekaligus pusat maritim dan logistik.

Sektor pariwisata pun tumbuh pesat, dengan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah. Garis pantai yang memikat, kekayaan budaya, serta meningkatnya kunjungan wisatawan domestik maupun internasional menambah alasan mengapa Makassar semakin dikenal luas.

Dalam konteks itu, wacana mengenai lingkungan dan mobilitas berkelanjutan alias mobilitas hijau mulai sering muncul sebagai bagian dari arah pembangunan.

Green SM dan Peluang Mobilitas Ramah Lingkungan
Managing Director Green SM Indonesia, Deny Tjia, menyampaikan pengalaman di Jakarta memberi gambaran bagaimana kehadiran taksi listrik bisa mengubah cara orang bepergian.

Sejak peluncuran pada Desember 2024, armada listrik dengan warna khas cyan ini mendapat sambutan positif di masyarakat berkat perjalanan yang tenang, nyaman, tarif transparan, serta layanan pengemudi yang profesional.

Di Vietnam, tempat Green SM pertama kali hadir, ia bilang layanan ini mencatat pertumbuhan signifikan dalam waktu singkat dan turut menurunkan emisi karbon dalam skala besar. Catatan tersebut menjadi bukti bahwa transportasi listrik bisa memberi dampak positif, baik bagi penumpang maupun lingkungan.

Ekspansi ke Manila pada Juni 2025 menunjukkan langkah Green SM memperluas jangkauan ke Asia Tenggara. Respon masyarakat di sana juga cukup menggembirakan, memberi sinyal bahwa minat terhadap transportasi ramah lingkungan semakin meluas.

"Dalam perkembangan ini, Makassar disebut-sebut sebagai salah satu kota yang potensial untuk jadi bagian dari perjalanan berikutnya," ungkap dia.

Jika benar terealisasi, kehadiran taksi listrik Green SM di Makassar bisa memberikan alternatif transportasi yang modern, nyaman, sekaligus lebih ramah lingkungan. Kehadiran taksi listrik Green SM dipastikan pula dapat mendukung mobilitas warga dan wisatawan, sambil menambah warna baru bagi perjalanan kota yang terus berkembang.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru