Segera Daftar! Beasiswa Kalla Ditutup Sepekan Lagi
Jum'at, 29 Agu 2025 21:25

Tim Yayasan Hadji Kalla berfoto bersama dengan pihak kampus setelah melakukan sosialisasi di Sulbar, Sulteng, dan Sultra selama Agustus 2025. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Waktu terus berjalan, dan kesempatan emas tidak datang dua kali. Pendaftaran Beasiswa Kalla 2025 kini memasuki hitungan hari sebelum ditutup pada 5 September 2025.
Hingga saat ini, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara telah menunjukkan antusiasme luar biasa untuk mendaftar.
Yayasan Hadji Kalla kembali mengingatkan bahwa program ini terbuka bagi mahasiswa aktif dari berbagai jurusan yang memiliki semangat tinggi untuk berprestasi sekaligus berkontribusi bagi masyarakat.
Tidak hanya berupa bantuan biaya pendidikan, Beasiswa Kalla juga menyediakan pendampingan pengembangan kapasitas diri, pelatihan kepemimpinan, hingga ruang kolaborasi sosial—yang menjadi pembeda utama dari program beasiswa lainnya.
Direktur Eksekutif Lembaga Amil Zakat (LAZ) Yayasan Hadji Kalla, Mohammad Zuhair, menegaskan bahwa beasiswa ini merupakan wujud komitmen keluarga besar Kalla untuk melanjutkan nilai-nilai kebaikan Hadji Kalla.
"Kami berkomitmen untuk menjangkau seluas-luasnya mahasiswa di semua perguruan tinggi di wilayah kerja kami (4 provinsi di Sulawesi)," ujarnya.
Beasiswa Kalla telah menyalurkan bantuan pendidikan kepada mahasiswa dari sekitar 73 perguruan tinggi negeri dan swasta di keempat provinsi tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen terhadap prinsip inklusivitas yang menjadi ciri khas program ini.
“Beasiswa Kalla bukan sekadar tentang biaya kuliah. Lebih dari itu, kami ingin mencetak generasi muda Sulawesi yang berdaya, mandiri, dan peduli pada lingkungannya. Karena itu, kami mengajak para mahasiswa untuk tidak melewatkan kesempatan ini. Masih ada waktu sepuluh hari, manfaatkan sebaik mungkin,” lanjutnya. Selama lebih dari satu dekade, Beasiswa Kalla telah melahirkan ribuan penerima manfaat.
Manager Educare LAZ Hadji Kalla, Therry Alghifary, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga menghadirkan pembinaan karakter, pengembangan soft skill, hingga kesempatan membangun jejaring antarpenerima beasiswa di berbagai daerah.
“Melalui Beasiswa Kalla, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya mendapatkan dukungan finansial, tetapi juga bekal kepemimpinan dan semangat pengabdian. Kami percaya, penerima beasiswa ini akan tumbuh menjadi generasi yang berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Therry.
Pendaftaran Beasiswa Kalla 2025 dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi: beasiswa.yayasanhadjikalla.co.id. Semua berkas dan formulir harus sudah dikirim paling lambat 5 September 2025 pukul 23.59 WITA.
Yayasan Hadji Kalla mengajak seluruh mahasiswa yang memenuhi syarat untuk segera menyiapkan dokumen pendaftaran dan tidak menunggu hingga batas akhir.
“Kami percaya, setiap anak bangsa berhak mendapat kesempatan yang sama untuk mewujudkan cita-citanya. Beasiswa Kalla hadir untuk membuka jalan itu,” tutup Zuhair.
Untuk informasi lengkap terkait syarat dan mekanisme pendaftaran, kunjungi situs resmi: www.yayasanhadjikalla.or.id.
Hingga saat ini, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara telah menunjukkan antusiasme luar biasa untuk mendaftar.
Yayasan Hadji Kalla kembali mengingatkan bahwa program ini terbuka bagi mahasiswa aktif dari berbagai jurusan yang memiliki semangat tinggi untuk berprestasi sekaligus berkontribusi bagi masyarakat.
Tidak hanya berupa bantuan biaya pendidikan, Beasiswa Kalla juga menyediakan pendampingan pengembangan kapasitas diri, pelatihan kepemimpinan, hingga ruang kolaborasi sosial—yang menjadi pembeda utama dari program beasiswa lainnya.
Direktur Eksekutif Lembaga Amil Zakat (LAZ) Yayasan Hadji Kalla, Mohammad Zuhair, menegaskan bahwa beasiswa ini merupakan wujud komitmen keluarga besar Kalla untuk melanjutkan nilai-nilai kebaikan Hadji Kalla.
"Kami berkomitmen untuk menjangkau seluas-luasnya mahasiswa di semua perguruan tinggi di wilayah kerja kami (4 provinsi di Sulawesi)," ujarnya.
Beasiswa Kalla telah menyalurkan bantuan pendidikan kepada mahasiswa dari sekitar 73 perguruan tinggi negeri dan swasta di keempat provinsi tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen terhadap prinsip inklusivitas yang menjadi ciri khas program ini.
“Beasiswa Kalla bukan sekadar tentang biaya kuliah. Lebih dari itu, kami ingin mencetak generasi muda Sulawesi yang berdaya, mandiri, dan peduli pada lingkungannya. Karena itu, kami mengajak para mahasiswa untuk tidak melewatkan kesempatan ini. Masih ada waktu sepuluh hari, manfaatkan sebaik mungkin,” lanjutnya. Selama lebih dari satu dekade, Beasiswa Kalla telah melahirkan ribuan penerima manfaat.
Manager Educare LAZ Hadji Kalla, Therry Alghifary, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga menghadirkan pembinaan karakter, pengembangan soft skill, hingga kesempatan membangun jejaring antarpenerima beasiswa di berbagai daerah.
“Melalui Beasiswa Kalla, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya mendapatkan dukungan finansial, tetapi juga bekal kepemimpinan dan semangat pengabdian. Kami percaya, penerima beasiswa ini akan tumbuh menjadi generasi yang berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Therry.
Pendaftaran Beasiswa Kalla 2025 dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi: beasiswa.yayasanhadjikalla.co.id. Semua berkas dan formulir harus sudah dikirim paling lambat 5 September 2025 pukul 23.59 WITA.
Yayasan Hadji Kalla mengajak seluruh mahasiswa yang memenuhi syarat untuk segera menyiapkan dokumen pendaftaran dan tidak menunggu hingga batas akhir.
“Kami percaya, setiap anak bangsa berhak mendapat kesempatan yang sama untuk mewujudkan cita-citanya. Beasiswa Kalla hadir untuk membuka jalan itu,” tutup Zuhair.
Untuk informasi lengkap terkait syarat dan mekanisme pendaftaran, kunjungi situs resmi: www.yayasanhadjikalla.or.id.
(TRI)
Berita Terkait

Sulsel
3 Anak Viral di Gowa Dapat Bantuan Pendidikan dari Pemerintah
Tiga anak di Kabupaten Gowa, yang viral di media sosial karena aksinya mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah sampai pusat.
Jum'at, 22 Agu 2025 18:14

Makassar City
Apresiasi Anggota Paskibraka, Pemkot Makassar Beri Sertifikat hingga Beasiswa
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, menjamu sekaligus memberikan apresiasi kepada Paskibraka Kota Makassar tahun 2025.
Selasa, 19 Agu 2025 14:44

News
Dukung Pendidikan Vokasi, Asmo Sulsel Perluas Kerja Sama dengan SMKN 1 Gowa
Asmo Sulsel resmi memperluas kerja sama dengan SMKN 1 Gowa melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan belum lama ini.
Selasa, 12 Agu 2025 12:06

News
Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren, Bumi Karsa Hadirkan Toserba Terpadu di DDI Mangkoso
Pondok Pesantren DDI Mangkoso di Barru, Sulawesi Selatan, kini resmi memiliki fasilitas Toserba Terpadu. Hasil kolaborasi YHK dan program CSR Bumi Karsa.
Minggu, 10 Agu 2025 19:12

News
Yayasan Hadji Kalla Dukung Ekspedisi Pelayaran Korpala Unhas ke Thailand
Dukungan YHK diberikan lewat partisipasi sebagai sponsor dalam acara Pelepasan Atlet Pelayaran Akademis III Korps Pecinta Alam (Korpala) Universitas Hasanuddin.
Rabu, 06 Agu 2025 20:00
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Affan yang Dilindas, Negara yang Diam
2

Gubernur Sulsel Raih BAZNAS Award sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat
3

Turnamen Futsal Pelajar Merdeka Cup Vol. 3 Tuntas! Ini Daftar Juara hingga Pemain Terbaik
4

UNM Sukses Gelar Konferensi Internasional Olahraga dan Kesehatan
5

Foto Visum NR Bocor Padahal Dokter Sudah Janji, Keluarga Tuntut RS Bhayangkara Ungkap Pelaku
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Affan yang Dilindas, Negara yang Diam
2

Gubernur Sulsel Raih BAZNAS Award sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat
3

Turnamen Futsal Pelajar Merdeka Cup Vol. 3 Tuntas! Ini Daftar Juara hingga Pemain Terbaik
4

UNM Sukses Gelar Konferensi Internasional Olahraga dan Kesehatan
5

Foto Visum NR Bocor Padahal Dokter Sudah Janji, Keluarga Tuntut RS Bhayangkara Ungkap Pelaku