PT Vale Fokus Pemulihan ke 5 Desa Terdampak di Towuti
Jum'at, 29 Agu 2025 23:06
Memasuki hari ketujuh pascakejadian, PT Vale terus melanjutkan proses pemulihan atas dampak dari insiden kebocoran pipa minyak di Towuti. Foto/IST
TOWUTI - Sebuah insiden bisa menjadi ujian sekaligus titik balik. Bagi PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), kebocoran pipa minyak di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, pada 23 Agustus 2025, menjadi momen penting untuk menunjukkan bahwa pemulihan bukan sekadar menangani dampak, tetapi juga membangun kembali kepercayaan, solidaritas, dan semangat kebersamaan.
Memasuki hari ketujuh pascakejadian, PT Vale terus melanjutkan proses pemulihan dengan berpegang pada tiga pilar utama: transparansi, kolaborasi, dan solusi berkelanjutan. Fokus penanganan diarahkan ke lima desa terdampak – Lioka, Langkea Raya, Baruga, Matompi, dan Timampu – dengan memastikan pemulihan lingkungan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat dilakukan secara menyeluruh dan adil.
Sebagai bentuk keterbukaan, PT Vale mencatat 88 aduan resmi yang telah diterima melalui Posko Pengaduan & Informasi Towuti serta hotline 24 jam hingga hari ketujuh. Lebih dari sepertiga aduan telah diselesaikan, sementara sisanya masih dalam tahap verifikasi dan penanganan. Mayoritas laporan berasal dari Desa Lioka, menandakan tingginya kepedulian warga terhadap lingkungan dan keseharian mereka.
Angka-angka ini bukan sekadar statistik, tetapi menjadi bukti bahwa setiap suara masyarakat didengar dan menjadi dasar dalam menentukan langkah pemulihan berikutnya.
Hal ini dirasakan langsung oleh Hamka, warga Desa Timampu, yang merasa lega setelah sapinya kembali aman berkat layanan hotline grievance dari PT Vale. “Terima kasih PT Vale karena sudah cepat merespon. Bantuan ini membuat saya bisa menjaga ternak saya dengan tenang,” ungkapnya.
Komitmen PT Vale juga ditunjukkan melalui dialog terbuka bersama masyarakat, pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, aparat desa, serta TNI-Polri. Kehadiran langsung manajemen PT Vale di lapangan memastikan bahwa setiap masukan dari warga menjadi dasar bagi penyusunan rencana jangka pendek maupun panjang.
“Kami hadir bukan sekadar untuk melihat, tetapi untuk mendengar dan mencari solusi yang berkelanjutan. Semua masukan masyarakat akan menjadi dasar langkah pemulihan,” ujar Budiawansyah, Direktur sekaligus Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale saat berdialog dengan warga Dusun Molindowe, Desa Lioka.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, turut mengajak seluruh pihak untuk mendukung proses pemulihan ini dengan semangat gotong royong, sembari menunggu hasil asesmen dari tim ahli yang akan menjadi pedoman untuk langkah selanjutnya.
Di bawah koordinasi Tim Satgas Kebocoran Pipa Minyak – yang terdiri dari Pemda Luwu Timur, DPRD, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat – PT Vale memastikan bahwa upaya pemulihan tidak hanya sebatas penanganan darurat. Rencana komprehensif telah disusun, mencakup pemulihan sosial-ekologis, penguatan ketahanan masyarakat, serta dukungan berkelanjutan bagi pembangunan daerah.
PT Vale meyakini bahwa pemulihan yang berkeadilan dan kolaboratif adalah fondasi untuk membangun kepercayaan jangka panjang – tak hanya dengan masyarakat Towuti hari ini, tetapi juga untuk generasi mendatang.
Memasuki hari ketujuh pascakejadian, PT Vale terus melanjutkan proses pemulihan dengan berpegang pada tiga pilar utama: transparansi, kolaborasi, dan solusi berkelanjutan. Fokus penanganan diarahkan ke lima desa terdampak – Lioka, Langkea Raya, Baruga, Matompi, dan Timampu – dengan memastikan pemulihan lingkungan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat dilakukan secara menyeluruh dan adil.
Sebagai bentuk keterbukaan, PT Vale mencatat 88 aduan resmi yang telah diterima melalui Posko Pengaduan & Informasi Towuti serta hotline 24 jam hingga hari ketujuh. Lebih dari sepertiga aduan telah diselesaikan, sementara sisanya masih dalam tahap verifikasi dan penanganan. Mayoritas laporan berasal dari Desa Lioka, menandakan tingginya kepedulian warga terhadap lingkungan dan keseharian mereka.
Angka-angka ini bukan sekadar statistik, tetapi menjadi bukti bahwa setiap suara masyarakat didengar dan menjadi dasar dalam menentukan langkah pemulihan berikutnya.
Hal ini dirasakan langsung oleh Hamka, warga Desa Timampu, yang merasa lega setelah sapinya kembali aman berkat layanan hotline grievance dari PT Vale. “Terima kasih PT Vale karena sudah cepat merespon. Bantuan ini membuat saya bisa menjaga ternak saya dengan tenang,” ungkapnya.
Komitmen PT Vale juga ditunjukkan melalui dialog terbuka bersama masyarakat, pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, aparat desa, serta TNI-Polri. Kehadiran langsung manajemen PT Vale di lapangan memastikan bahwa setiap masukan dari warga menjadi dasar bagi penyusunan rencana jangka pendek maupun panjang.
“Kami hadir bukan sekadar untuk melihat, tetapi untuk mendengar dan mencari solusi yang berkelanjutan. Semua masukan masyarakat akan menjadi dasar langkah pemulihan,” ujar Budiawansyah, Direktur sekaligus Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale saat berdialog dengan warga Dusun Molindowe, Desa Lioka.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, turut mengajak seluruh pihak untuk mendukung proses pemulihan ini dengan semangat gotong royong, sembari menunggu hasil asesmen dari tim ahli yang akan menjadi pedoman untuk langkah selanjutnya.
Di bawah koordinasi Tim Satgas Kebocoran Pipa Minyak – yang terdiri dari Pemda Luwu Timur, DPRD, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat – PT Vale memastikan bahwa upaya pemulihan tidak hanya sebatas penanganan darurat. Rencana komprehensif telah disusun, mencakup pemulihan sosial-ekologis, penguatan ketahanan masyarakat, serta dukungan berkelanjutan bagi pembangunan daerah.
PT Vale meyakini bahwa pemulihan yang berkeadilan dan kolaboratif adalah fondasi untuk membangun kepercayaan jangka panjang – tak hanya dengan masyarakat Towuti hari ini, tetapi juga untuk generasi mendatang.
(TRI)
Berita Terkait
News
APL Disorot, KPH Laporkan Dugaan Pembakaran Hutan & Intimidasi ke Polisi
KPH Larona melaporkan dugaan intimidasi terhadap petugas serta dugaan pembakaran hutan di sejumlah titik kepada kepolisian di tengah polemik Loeha Raya.
Minggu, 16 Agu 2026 14:48
News
Masyarakat Adat Tamalaki Dukung PT Vale, Dorong Tenaga Kerja Lokal & Pendidikan
Pertemuan yang berlangsung di PT Vale, Selasa (11/8/2026), diikuti 26 organisasi adat Tamalaki yang tergabung dalam Gabungan Aliansi, Poros Tengah dan Formakom.
Rabu, 12 Agu 2026 13:18
News
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tenggara menyebut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Tambang Rejeki Kolaka (PT TRK) telah berakhir sejak 2020.
Selasa, 11 Agu 2026 10:58
News
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
PT Vale melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali bersama Pemerintah Kabupaten Morowali dan Pemerintah Desa Unsongi resmi meluncurkan Desa Wisata Unsongi, Sabtu (8/8) pekan lalu.
Senin, 10 Agu 2026 20:21
News
Koalisi Minta Antam Buka Peta IUP, Soroti Dugaan TRK Gunakan Hauling & Stockpile Tanpa Dasar Jelas
Koalisi menilai persoalan ini menyangkut tiga aspek penting sekaligus, yakni legalitas operasional TRK, kawasan strategis IPIP, serta wilayah konsesi Antam sebagai badan usaha milik negara.
Jum'at, 07 Agu 2026 12:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FIFGROUP Sulselbar Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Titik Nol Tanjung Bira
2
Memaknai Kemerdekaan: Pendidikan untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur
3
HUT ke-81 RI, Semen Tonasa Teguhkan Semangat Berkarya & Berkontribusi
4
Asmo Sulsel Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Convoy Merdeka
5
UPZ UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan UKT kepada 126 Mahasiswa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FIFGROUP Sulselbar Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Titik Nol Tanjung Bira
2
Memaknai Kemerdekaan: Pendidikan untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur
3
HUT ke-81 RI, Semen Tonasa Teguhkan Semangat Berkarya & Berkontribusi
4
Asmo Sulsel Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Convoy Merdeka
5
UPZ UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan UKT kepada 126 Mahasiswa