Dorong Pelayanan Prima, PT Vale Tingkatkan Kapasitas Tenaga Kesehatan Bahomotefe
Selasa, 28 Apr 2026 18:31
PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali menggagas program peningkatan kapasitas bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Bahomotefe. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Upaya memperkuat kualitas layanan kesehatan di tingkat dasar terus menjadi perhatian penting di Morowali. Hal ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga berkualitas dan berorientasi pada pasien.
Untuk menjawab tantangan tersebut, PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali menggagas program peningkatan kapasitas bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Bahomotefe.
Program bertajuk Service Excellence Improvement Program ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di sektor kesehatan. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat peran fasilitas layanan kesehatan primer sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan yang ramah, profesional, dan dapat dipercaya oleh masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.
Sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan, Puskesmas Bahomotefe memiliki posisi strategis dalam memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang optimal. Di tengah meningkatnya harapan publik terhadap kualitas layanan, penerapan budaya pelayanan prima yang konsisten menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
Program ini hadir dengan pendekatan berbeda dari pelatihan pada umumnya. Selama tiga bulan, peserta tidak hanya menerima materi di kelas, tetapi juga menjalani proses pendampingan intensif melalui sistem coaching berkelanjutan. Fokusnya tidak semata pada peningkatan pengetahuan, melainkan juga perubahan pola pikir, perilaku, dan kebiasaan kerja tenaga kesehatan melalui praktik langsung serta evaluasi berkala.
Materi yang diberikan mencakup penguatan nilai-nilai pelayanan publik, seperti kemampuan komunikasi efektif dengan pasien, pengelolaan emosi dan empati, peningkatan profesionalisme, hingga pengembangan sistem layanan yang responsif, akuntabel, dan humanis. Dengan pendekatan partisipatif, para peserta diajak untuk merefleksikan pengalaman kerja sehari-hari sekaligus mengidentifikasi peluang perbaikan secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Jumiati, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiasi Program Pendampingan Service Excellence tersebut.
“Kami perlu mengapresiasi inisiasi ini karena merupakan kegiatan yang luar biasa. Pelatihan pelayanan prima memang pernah kita dapatkan, namun biasanya hanya berlangsung tiga hari hingga satu minggu. Sementara program ini dilaksanakan secara berkesinambungan hingga tiga bulan, sehingga benar-benar berpotensi mengubah mindset pelayanan yang selama ini kita lakukan. Kegiatan ini sangat penting karena rekan-rekan tenaga kesehatan merupakan garda terdepan layanan kesehatan. Oleh karena itu, program ini betul-betul kami apresiasi,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Bahomotefe, Hartia, juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan PT Vale Indonesia dalam peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas komitmen PT Vale yang secara konsisten memberikan pelatihan dan pendampingan. Program ini sangat membantu dalam meningkatkan kualitas layanan dan profesionalisme tenaga kesehatan, sehingga manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Pemateri pelatihan, Muhlis, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas layanan kesehatan.
“Service excellence bukan hanya tentang standar pelayanan, tetapi tentang bagaimana tenaga kesehatan memahami dan merespons kebutuhan pasien secara empatik dan profesional. Pendampingan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan layanan kesehatan yang berkualitas dan berorientasi pada masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Head of External Regional & Growth PT Vale, Endra Kusuma, menyampaikan bahwa peningkatan mutu layanan kesehatan merupakan bagian integral dari strategi keberlanjutan perusahaan.
“Kesehatan masyarakat adalah fondasi produktivitas. Keberhasilan operasional perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kualitas hidup masyarakat di sekitarnya. Karena itu, PT Vale berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberikan dampak nyata, termasuk melalui peningkatan mutu layanan kesehatan dasar,” ujarnya.
Lebih lanjut, PT Vale Indonesia memandang kolaborasi dengan fasilitas kesehatan sebagai investasi sosial jangka panjang yang memberikan manfaat bagi berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, hingga dunia usaha. Program ini diharapkan mampu meningkatkan mutu dan akses layanan kesehatan sekaligus memperkuat kepercayaan publik.
Inisiatif ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain:
• SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan primer;
• SDGs 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui terjaganya kesehatan masyarakat dan tenaga kerja;
• SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi lintas sektor.
Selain itu, program ini turut mendukung implementasi KEPMEN ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018, khususnya pada aspek kesehatan dalam praktik pertambangan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan, PT Vale Indonesia terus menjalankan program PPM secara terintegrasi di berbagai bidang, termasuk kesehatan, pendidikan, ekonomi lokal, dan lingkungan. Melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan, perusahaan turut berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Morowali yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.
Untuk menjawab tantangan tersebut, PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali menggagas program peningkatan kapasitas bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Bahomotefe.
Program bertajuk Service Excellence Improvement Program ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di sektor kesehatan. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat peran fasilitas layanan kesehatan primer sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan yang ramah, profesional, dan dapat dipercaya oleh masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.
Sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan, Puskesmas Bahomotefe memiliki posisi strategis dalam memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang optimal. Di tengah meningkatnya harapan publik terhadap kualitas layanan, penerapan budaya pelayanan prima yang konsisten menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
Program ini hadir dengan pendekatan berbeda dari pelatihan pada umumnya. Selama tiga bulan, peserta tidak hanya menerima materi di kelas, tetapi juga menjalani proses pendampingan intensif melalui sistem coaching berkelanjutan. Fokusnya tidak semata pada peningkatan pengetahuan, melainkan juga perubahan pola pikir, perilaku, dan kebiasaan kerja tenaga kesehatan melalui praktik langsung serta evaluasi berkala.
Materi yang diberikan mencakup penguatan nilai-nilai pelayanan publik, seperti kemampuan komunikasi efektif dengan pasien, pengelolaan emosi dan empati, peningkatan profesionalisme, hingga pengembangan sistem layanan yang responsif, akuntabel, dan humanis. Dengan pendekatan partisipatif, para peserta diajak untuk merefleksikan pengalaman kerja sehari-hari sekaligus mengidentifikasi peluang perbaikan secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Jumiati, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiasi Program Pendampingan Service Excellence tersebut.
“Kami perlu mengapresiasi inisiasi ini karena merupakan kegiatan yang luar biasa. Pelatihan pelayanan prima memang pernah kita dapatkan, namun biasanya hanya berlangsung tiga hari hingga satu minggu. Sementara program ini dilaksanakan secara berkesinambungan hingga tiga bulan, sehingga benar-benar berpotensi mengubah mindset pelayanan yang selama ini kita lakukan. Kegiatan ini sangat penting karena rekan-rekan tenaga kesehatan merupakan garda terdepan layanan kesehatan. Oleh karena itu, program ini betul-betul kami apresiasi,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Bahomotefe, Hartia, juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan PT Vale Indonesia dalam peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas komitmen PT Vale yang secara konsisten memberikan pelatihan dan pendampingan. Program ini sangat membantu dalam meningkatkan kualitas layanan dan profesionalisme tenaga kesehatan, sehingga manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Pemateri pelatihan, Muhlis, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas layanan kesehatan.
“Service excellence bukan hanya tentang standar pelayanan, tetapi tentang bagaimana tenaga kesehatan memahami dan merespons kebutuhan pasien secara empatik dan profesional. Pendampingan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan layanan kesehatan yang berkualitas dan berorientasi pada masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Head of External Regional & Growth PT Vale, Endra Kusuma, menyampaikan bahwa peningkatan mutu layanan kesehatan merupakan bagian integral dari strategi keberlanjutan perusahaan.
“Kesehatan masyarakat adalah fondasi produktivitas. Keberhasilan operasional perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kualitas hidup masyarakat di sekitarnya. Karena itu, PT Vale berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberikan dampak nyata, termasuk melalui peningkatan mutu layanan kesehatan dasar,” ujarnya.
Lebih lanjut, PT Vale Indonesia memandang kolaborasi dengan fasilitas kesehatan sebagai investasi sosial jangka panjang yang memberikan manfaat bagi berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, hingga dunia usaha. Program ini diharapkan mampu meningkatkan mutu dan akses layanan kesehatan sekaligus memperkuat kepercayaan publik.
Inisiatif ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain:
• SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan primer;
• SDGs 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui terjaganya kesehatan masyarakat dan tenaga kerja;
• SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi lintas sektor.
Selain itu, program ini turut mendukung implementasi KEPMEN ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018, khususnya pada aspek kesehatan dalam praktik pertambangan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan, PT Vale Indonesia terus menjalankan program PPM secara terintegrasi di berbagai bidang, termasuk kesehatan, pendidikan, ekonomi lokal, dan lingkungan. Melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan, perusahaan turut berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Morowali yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Kinerja 2025 Solid, PT Vale Tebar Dividen dan Perkuat Jajaran Komisaris
Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja tersebut, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar US$45.638.211 atau setara 60% dari laba bersih tahun buku 2025.
Selasa, 02 Jun 2026 16:36
Sulsel
PT Vale Deklarasikan Sekolah Bersinar, 37 SMA di Luwu Timur Siap Lawan Narkoba
PT Vale bersama Pemkab Luwu Timur dan BNN Provinsi Sulawesi Selatan resmi mendeklarasikan program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) di Malili.
Kamis, 07 Mei 2026 21:02
Sulsel
HUT ke-23 Luwu Timur: Menjaga Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mengarahkan pembangunan pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan sebagai fondasi jangka panjang.
Minggu, 03 Mei 2026 12:58
Ekbis
Kinerja ESG Menguat, PT Vale Pertegas Arah Bisnis Berkelanjutan
PT Vale menunjukkan kemampuan adaptasi dengan menjadikan aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) sebagai inti dari penciptaan nilai jangka panjang, bukan sekadar pelengkap.
Jum'at, 01 Mei 2026 15:07
Ekbis
PT Vale Catat Lonjakan Laba Signifikan di Triwulan I 2026
Di tengah penurunan volume produksi dan penjualan nikel matte, PT Vale Indonesia Tbk tetap mencatatkan peningkatan kinerja keuangan pada triwulan pertama 2026.
Kamis, 30 Apr 2026 16:02
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kejurnas Kempo Rektor Unhas Cup XVIII 2026 Bakal Diikuti 402 Peserta dari 13 Provinsi
2
Pemuda di Makassar Curi Emas Orang Tuanya Demi Judi Online dan Narkoba
3
FK UMI Gelar Studium Generale, Siapkan S2 Biomedik dan Prodi Spesialis Baru
4
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Telkomsel Tegaskan Komitmen Bisnis Berkelanjutan
5
Libatkan Pemain Liga, Turnamen Sepak Bola Kapolda Sulsel Cup 2026 Segera Bergulir
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kejurnas Kempo Rektor Unhas Cup XVIII 2026 Bakal Diikuti 402 Peserta dari 13 Provinsi
2
Pemuda di Makassar Curi Emas Orang Tuanya Demi Judi Online dan Narkoba
3
FK UMI Gelar Studium Generale, Siapkan S2 Biomedik dan Prodi Spesialis Baru
4
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Telkomsel Tegaskan Komitmen Bisnis Berkelanjutan
5
Libatkan Pemain Liga, Turnamen Sepak Bola Kapolda Sulsel Cup 2026 Segera Bergulir