PT Vale Indonesia Borong Dua Penghargaan HR Asia Awards 2026
Senin, 08 Jun 2026 17:11
PT Vale Indonesia Tbk meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang HR Asia Best Companies to Work for in Asia Awards 2026. Foto/Istimewa
JAKARTA - PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang HR Asia Best Companies to Work for in Asia Awards 2026, yakni HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2026 dan HR Asia People Transformation Award 2026. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen Perseroan dalam membangun lingkungan kerja yang aman, inklusif, serta mendukung pengembangan talenta secara berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diterima oleh Corporate Secretary PT Vale, Ranty Astari Rachman, bersama Senior Manager Talent Acquisition, Performance Management & EVP, Gandi Husodo, dalam malam penganugerahan yang digelar di Jakarta.
Diselenggarakan oleh Business Media International (BMI), HR Asia Awards menggunakan metodologi penilaian TEAM Assessment, yang mengukur tingkat keterlibatan, motivasi, sikap, dan pengalaman kerja karyawan secara langsung. Metode ini memungkinkan perbandingan lintas industri dan negara sehingga menjadi salah satu tolok ukur kredibel dalam menilai kualitas tempat kerja di Asia.
Bagi PT Vale, penghargaan ini mencerminkan hasil investasi jangka panjang perusahaan dalam pengembangan sumber daya manusia. Dengan lebih dari 3.000 karyawan yang tersebar di berbagai wilayah operasional, Perseroan terus memperkuat strategi pengembangan talenta sebagai bagian dari agenda transformasi perusahaan dan dukungan terhadap hilirisasi mineral kritis Indonesia.
Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah Cooperative Education Program (Co-Ops) bersama Universitas Hasanuddin. Program ini dirancang untuk menjembatani dunia akademik dan industri melalui skema magang penuh waktu selama enam bulan. Pada periode penerimaan terakhir tahun 2025, sebanyak 16 mahasiswa terpilih dari 48 kandidat untuk mengikuti program tersebut.
Di lingkungan internal, PT Vale juga terus mendorong pengembangan karier karyawan. Sepanjang 2024, sebanyak 370 karyawan memperoleh promosi jabatan, sementara 143 karyawan nonstaf berhasil meraih sertifikasi profesi nasional melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Seluruh karyawan juga mengikuti proses penilaian kinerja formal sebagai bagian dari sistem pengembangan karier yang terstruktur.
Komitmen terhadap pengembangan manusia turut diwujudkan melalui pemberdayaan masyarakat lokal. Sejak beroperasi, PT Vale telah melibatkan lebih dari 11.000 masyarakat lokal sebagai karyawan maupun mitra kerja, dengan 87 persen berasal dari Luwu Timur dan Sulawesi Selatan. Untuk meningkatkan kesiapan tenaga kerja lokal, Perseroan menjalankan berbagai program peningkatan kompetensi, termasuk Vocational Short-Term Training (VST) yang dikembangkan bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Politeknik Sorowako.
PT Vale juga terus memperkuat budaya kerja yang inklusif. Saat ini, perempuan mencakup 11,6 persen dari total tenaga kerja perusahaan, termasuk 17 perempuan yang menduduki posisi manajerial. Selain itu, Perseroan mempekerjakan 70 penyandang disabilitas di berbagai fungsi organisasi dan menerapkan prinsip kesetaraan remunerasi untuk pekerjaan yang setara tanpa membedakan gender.
Dalam mendukung kesejahteraan karyawan, PT Vale menjalankan Program Wellness yang diikuti 623 karyawan dan kontraktor. Sebanyak 98 persen peserta aktif melaporkan peningkatan kondisi kesehatan dan tingkat energi setelah mengikuti program tersebut.
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, mengatakan bahwa keberhasilan perusahaan membangun tempat kerja yang unggul tidak terlepas dari komitmen jangka panjang dalam mengembangkan sumber daya manusia.
"Melalui disiplin dan integritas, kami ingin memastikan kontribusi nyata PT Vale terhadap kedaulatan energi dan pembangunan berkelanjutan Indonesia. Karyawan kami adalah inti dari komitmen tersebut, dan penghargaan ini menegaskan bahwa cara kami memperlakukan tenaga kerja tidak terpisahkan dari cara kami menjalankan bisnis," ujar Bernardus.
Penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2026 melengkapi berbagai pengakuan yang sebelumnya diterima PT Vale di bidang keberlanjutan, tata kelola, dan pengelolaan lingkungan. Bagi Perseroan, keberlanjutan tidak hanya tercermin dari pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab, tetapi juga dari upaya memberdayakan dan mengembangkan manusia yang menjadi penggerak utama bisnis.
Sejalan dengan dukungan terhadap agenda hilirisasi nasional dan transisi energi global, PT Vale menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan investasi pada talenta, budaya kerja, dan kesejahteraan karyawan sebagai fondasi dalam membangun perusahaan pertambangan yang lebih inklusif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diterima oleh Corporate Secretary PT Vale, Ranty Astari Rachman, bersama Senior Manager Talent Acquisition, Performance Management & EVP, Gandi Husodo, dalam malam penganugerahan yang digelar di Jakarta.
Diselenggarakan oleh Business Media International (BMI), HR Asia Awards menggunakan metodologi penilaian TEAM Assessment, yang mengukur tingkat keterlibatan, motivasi, sikap, dan pengalaman kerja karyawan secara langsung. Metode ini memungkinkan perbandingan lintas industri dan negara sehingga menjadi salah satu tolok ukur kredibel dalam menilai kualitas tempat kerja di Asia.
Bagi PT Vale, penghargaan ini mencerminkan hasil investasi jangka panjang perusahaan dalam pengembangan sumber daya manusia. Dengan lebih dari 3.000 karyawan yang tersebar di berbagai wilayah operasional, Perseroan terus memperkuat strategi pengembangan talenta sebagai bagian dari agenda transformasi perusahaan dan dukungan terhadap hilirisasi mineral kritis Indonesia.
Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah Cooperative Education Program (Co-Ops) bersama Universitas Hasanuddin. Program ini dirancang untuk menjembatani dunia akademik dan industri melalui skema magang penuh waktu selama enam bulan. Pada periode penerimaan terakhir tahun 2025, sebanyak 16 mahasiswa terpilih dari 48 kandidat untuk mengikuti program tersebut.
Di lingkungan internal, PT Vale juga terus mendorong pengembangan karier karyawan. Sepanjang 2024, sebanyak 370 karyawan memperoleh promosi jabatan, sementara 143 karyawan nonstaf berhasil meraih sertifikasi profesi nasional melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Seluruh karyawan juga mengikuti proses penilaian kinerja formal sebagai bagian dari sistem pengembangan karier yang terstruktur.
Komitmen terhadap pengembangan manusia turut diwujudkan melalui pemberdayaan masyarakat lokal. Sejak beroperasi, PT Vale telah melibatkan lebih dari 11.000 masyarakat lokal sebagai karyawan maupun mitra kerja, dengan 87 persen berasal dari Luwu Timur dan Sulawesi Selatan. Untuk meningkatkan kesiapan tenaga kerja lokal, Perseroan menjalankan berbagai program peningkatan kompetensi, termasuk Vocational Short-Term Training (VST) yang dikembangkan bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Politeknik Sorowako.
PT Vale juga terus memperkuat budaya kerja yang inklusif. Saat ini, perempuan mencakup 11,6 persen dari total tenaga kerja perusahaan, termasuk 17 perempuan yang menduduki posisi manajerial. Selain itu, Perseroan mempekerjakan 70 penyandang disabilitas di berbagai fungsi organisasi dan menerapkan prinsip kesetaraan remunerasi untuk pekerjaan yang setara tanpa membedakan gender.
Dalam mendukung kesejahteraan karyawan, PT Vale menjalankan Program Wellness yang diikuti 623 karyawan dan kontraktor. Sebanyak 98 persen peserta aktif melaporkan peningkatan kondisi kesehatan dan tingkat energi setelah mengikuti program tersebut.
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, mengatakan bahwa keberhasilan perusahaan membangun tempat kerja yang unggul tidak terlepas dari komitmen jangka panjang dalam mengembangkan sumber daya manusia.
"Melalui disiplin dan integritas, kami ingin memastikan kontribusi nyata PT Vale terhadap kedaulatan energi dan pembangunan berkelanjutan Indonesia. Karyawan kami adalah inti dari komitmen tersebut, dan penghargaan ini menegaskan bahwa cara kami memperlakukan tenaga kerja tidak terpisahkan dari cara kami menjalankan bisnis," ujar Bernardus.
Penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2026 melengkapi berbagai pengakuan yang sebelumnya diterima PT Vale di bidang keberlanjutan, tata kelola, dan pengelolaan lingkungan. Bagi Perseroan, keberlanjutan tidak hanya tercermin dari pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab, tetapi juga dari upaya memberdayakan dan mengembangkan manusia yang menjadi penggerak utama bisnis.
Sejalan dengan dukungan terhadap agenda hilirisasi nasional dan transisi energi global, PT Vale menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan investasi pada talenta, budaya kerja, dan kesejahteraan karyawan sebagai fondasi dalam membangun perusahaan pertambangan yang lebih inklusif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
News
Hari Lingkungan Hidup, PT Vale Dorong Gerakan Bersama Hadapi Perubahan Iklim
PT Vale Indonesia melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali menggelar Environment Run (EnviRun) 2026 sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Minggu, 07 Jun 2026 21:12
Ekbis
Kinerja 2025 Solid, PT Vale Tebar Dividen dan Perkuat Jajaran Komisaris
Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja tersebut, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar US$45.638.211 atau setara 60% dari laba bersih tahun buku 2025.
Selasa, 02 Jun 2026 16:36
Sulsel
PT Vale Deklarasikan Sekolah Bersinar, 37 SMA di Luwu Timur Siap Lawan Narkoba
PT Vale bersama Pemkab Luwu Timur dan BNN Provinsi Sulawesi Selatan resmi mendeklarasikan program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) di Malili.
Kamis, 07 Mei 2026 21:02
Sulsel
HUT ke-23 Luwu Timur: Menjaga Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mengarahkan pembangunan pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan sebagai fondasi jangka panjang.
Minggu, 03 Mei 2026 12:58
Ekbis
Kinerja ESG Menguat, PT Vale Pertegas Arah Bisnis Berkelanjutan
PT Vale menunjukkan kemampuan adaptasi dengan menjadikan aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) sebagai inti dari penciptaan nilai jangka panjang, bukan sekadar pelengkap.
Jum'at, 01 Mei 2026 15:07
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
2
OJK Minta Klarifikasi Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan
3
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Maros, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
4
Hari Lingkungan Hidup, PT Vale Dorong Gerakan Bersama Hadapi Perubahan Iklim
5
PKS Desak Pemkot Makassar Siapkan Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
2
OJK Minta Klarifikasi Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan
3
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Maros, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
4
Hari Lingkungan Hidup, PT Vale Dorong Gerakan Bersama Hadapi Perubahan Iklim
5
PKS Desak Pemkot Makassar Siapkan Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri