Pemerintah Pusat Resmi Berikan 4 Rumah Gratis untuk Keluarga Korban Demonstrasi
Jum'at, 12 Sep 2025 07:14
Dua menteri Kabinet Merah Putih, yakni Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, menyerahkan bantuan berupa rumah kepada keluarga empat korban.
MAKASSAR - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri RI dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, telah resmi melakukan serah terima rumah gratis bagi keluarga korban peristiwa demonstrasi Makassar, di Perumahan Grand Sulawesi, Kabupaten Gowa.
Sebanyak empat unit rumah subsidi resmi diserahkan kepada keluarga korban, almarhum Muhammad Akbar Basri (Abay), Sarinawati, Saiful Akbar, dan Rusdamdiansyah, yang merupakan korban peristiwa demontrasi DRPD Kota Makassar dan wilayah lain, pada Jumat (29/8/2025) lalu.
Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa empat rumah subsidi ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat kepada keluarga korban.
“Atas nama Republik Indonesia, kami menyerahkan empat rumah subsidi kepada empat keluarga korban. Kami pastikan rumah ini layak huni, berkualitas, dan semoga membawa kebahagiaan,” tuturnya, Kamis (11/09/2025).
Pria yang akrab disapa Ara itu juga mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang telah mempersiapkan rumah yang layak dan berkualitas dengan lokasi yang strategis dan memuji masyarakat perumahan sekitar yang tampak berbahagia.
"Terimakasih bapak Wali Kota telah menyiapkan rumah yang layak. Tadi saya melihat perumahan yg disiapkan masyarakatnya tampak berbahagia," tambahnya.
Sementara, Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, menegaskan bahwa pemberian rumah ini merupakan arahan langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Ini adalah bentuk kepedulian negara kepada para korban. Kita berharap peristiwa seperti ini tidak terulang kembali, baik di Sulawesi Selatan maupun di daerah lain di Indonesia,” ungkapnya.
Selain itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri langsung kegiatan ini. Ia menyampaikan duka mendalamnya atas tragedi yang merenggut nyawa warga Kota Makassar pada 29 Agustus lalu.
“Kita sama-sama berharap doa kita menjadi penerang kubur bagi para almarhum dan almarhumah, serta semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan,” ucapnya.
Munafri juga melaporkan bahwa Pemkot Makassar sejak awal telah melakukan berbagai intervensi, baik melalui pendampingan langsung maupun penyaluran bantuan, baik dari pemerintah dan pihak swasta.
“Hadiah ini memang bukan pengganti kepergian saudara-saudara kita, tetapi menjadi keringanan bagi keluarga dalam menjalani kehidupan ke depan,” tambahnya.
Prosesi serah terima rumah berlangsung penuh haru. Para keluarga korban menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian besar pemerintah, baik pusat maupun daerah, terhadap nasib mereka yang ditinggalkan.
Serah terima rumah ini juga dihadiri Wakil Gubernur Sulsel, Ketua DPRD Sulsel, Bupati Gowa, Bupati Bone, jajaran Forkopimda, serta keluarga besar almarhum korban.
Sebanyak empat unit rumah subsidi resmi diserahkan kepada keluarga korban, almarhum Muhammad Akbar Basri (Abay), Sarinawati, Saiful Akbar, dan Rusdamdiansyah, yang merupakan korban peristiwa demontrasi DRPD Kota Makassar dan wilayah lain, pada Jumat (29/8/2025) lalu.
Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa empat rumah subsidi ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat kepada keluarga korban.
“Atas nama Republik Indonesia, kami menyerahkan empat rumah subsidi kepada empat keluarga korban. Kami pastikan rumah ini layak huni, berkualitas, dan semoga membawa kebahagiaan,” tuturnya, Kamis (11/09/2025).
Pria yang akrab disapa Ara itu juga mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang telah mempersiapkan rumah yang layak dan berkualitas dengan lokasi yang strategis dan memuji masyarakat perumahan sekitar yang tampak berbahagia.
"Terimakasih bapak Wali Kota telah menyiapkan rumah yang layak. Tadi saya melihat perumahan yg disiapkan masyarakatnya tampak berbahagia," tambahnya.
Sementara, Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, menegaskan bahwa pemberian rumah ini merupakan arahan langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Ini adalah bentuk kepedulian negara kepada para korban. Kita berharap peristiwa seperti ini tidak terulang kembali, baik di Sulawesi Selatan maupun di daerah lain di Indonesia,” ungkapnya.
Selain itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri langsung kegiatan ini. Ia menyampaikan duka mendalamnya atas tragedi yang merenggut nyawa warga Kota Makassar pada 29 Agustus lalu.
“Kita sama-sama berharap doa kita menjadi penerang kubur bagi para almarhum dan almarhumah, serta semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan,” ucapnya.
Munafri juga melaporkan bahwa Pemkot Makassar sejak awal telah melakukan berbagai intervensi, baik melalui pendampingan langsung maupun penyaluran bantuan, baik dari pemerintah dan pihak swasta.
“Hadiah ini memang bukan pengganti kepergian saudara-saudara kita, tetapi menjadi keringanan bagi keluarga dalam menjalani kehidupan ke depan,” tambahnya.
Prosesi serah terima rumah berlangsung penuh haru. Para keluarga korban menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian besar pemerintah, baik pusat maupun daerah, terhadap nasib mereka yang ditinggalkan.
Serah terima rumah ini juga dihadiri Wakil Gubernur Sulsel, Ketua DPRD Sulsel, Bupati Gowa, Bupati Bone, jajaran Forkopimda, serta keluarga besar almarhum korban.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Relokasi Puluhan PKL di Poros BTP Tamalanrea
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus menunjukkan komitmen dalam menata ruang publik agar tetap aman, tertib, dan berfungsi sebagaimana mestinya.
Sabtu, 31 Jan 2026 17:12
Makassar City
Wamen Kependudukan Puji Kolaborasi Pemkot Makassar di Kampung KB Manggala
Wakil Menteri (Wamen) Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, meninjau pelaksanaan program Kampung KB di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
Jum'at, 30 Jan 2026 20:33
News
Bongkar Lapak, Fungsi Jalur Pedestrian di Jl Sultan Alauddin Kembali
Pemkot Makassar menertibkan bangunan liar berupa lapak PKL yang berdiri di atas trotoar dan saluran drainase di kawasan Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini, Rabu (28/1/2026).
Rabu, 28 Jan 2026 18:41
Sulsel
BBM di Luwu Timur Langka Pasca-Demo Luwu Raya, Harga Eceran Tembus Rp40 Ribu
Kelangkaan ini merupakan buntut dari pemblokiran jalan di sejumlah titik wilayah Luwu Raya pasca aksi demonstrasi menuntut pembentukan Provinsi Luwu Raya.
Selasa, 27 Jan 2026 15:54
Makassar City
Ray Suryadi Desak Pemkot Makassar Segera Lakukan Perbaikan Total Pasar Paotere
Kondisi infrastruktur Pasar Ikan Pelabuhan Paotere saat ini berada pada titik darurat. Kerusakan yang sangat mengkhawatirkan memicu desakan untuk segera dilakukan perbaikan total maupun penataan ulang.
Selasa, 27 Jan 2026 15:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Lumpuhkan Spesialis Pencuri Kuda
2
Maros Masuk Kandidat Kabupaten Antikorupsi 2026
3
Percepat Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur
4
Bukan Plh, Prof Faridah Patittingi Diperkenalkan sebagai Plt Rektor UNM
5
6 Calon Rektor IAIN Bone 2026-2030 Lolos Pertimbangan Senat, Diusul ke Menag
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Lumpuhkan Spesialis Pencuri Kuda
2
Maros Masuk Kandidat Kabupaten Antikorupsi 2026
3
Percepat Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur
4
Bukan Plh, Prof Faridah Patittingi Diperkenalkan sebagai Plt Rektor UNM
5
6 Calon Rektor IAIN Bone 2026-2030 Lolos Pertimbangan Senat, Diusul ke Menag