BBM di Luwu Timur Langka Pasca-Demo Luwu Raya, Harga Eceran Tembus Rp40 Ribu
Selasa, 27 Jan 2026 15:54
Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) melanda Kabupaten Luwu Timur (Lutim) selama lima hari terakhir. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) melanda Kabupaten Luwu Timur (Lutim) selama lima hari terakhir.
Kelangkaan ini merupakan buntut dari pemblokiran jalan di sejumlah titik wilayah Luwu Raya pasca aksi demonstrasi menuntut pembentukan Provinsi Luwu Raya.
Dampaknya sangat memprihatinkan, harga BBM di tingkat pengecer dilaporkan melonjak drastis hingga menyentuh angka Rp40.000 per liter.
Kepala Dinas Koperindag Luwu Timur, Senfry, saat dikonfirmasi kendala utama distribusi adalah terhambatnya akses mobil tangki Pertamina akibat blokade jalan yang belum tuntas.
"Pemerintah Daerah bersama pihak keamanan terus berupaya melakukan pendekatan persuasif agar blokade jalan segera dibuka. Ini penting agar konvoi mobil tangki BBM bisa segera masuk ke wilayah Luwu Utara dan Luwu Timur," ujar Senfry, Selasa (27/01/26).
Menyikapi kekosongan stok yang terjadi di hampir seluruh SPBU, Pemkab Luwu Timur mengambil langkah darurat dengan menjemput pasokan dari provinsi tetangga.
"Saat ini sudah ada tiga tangki BBM yang berhasil masuk. Itu pun suplainya kita ambil dari wilayah Poso (Sulawesi Tengah) untuk menutupi kebutuhan mendesak," tambah Senfry.
Selain itu, Senfry menjelaskan sebenarnya ada enam armada tangki tambahan yang sudah mengarah ke Luwu Timur. Namun, rombongan tersebut saat ini masih terjebak di daerah Walmas karena akses yang belum kondusif.
Untuk memastikan keamanan energi di wilayahnya, Dinas Koperindag telah berkoordinasi secara intensif dengan Polres Luwu Timur.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Polres untuk melakukan pengawalan ketat terhadap enam tangki yang akan datang. Pemerintah akan terus mengupayakan agar blokade jalan dituntaskan secepatnya karena ini sangat menyulitkan suplai energi bagi masyarakat," tutupnya.
Kelangkaan ini merupakan buntut dari pemblokiran jalan di sejumlah titik wilayah Luwu Raya pasca aksi demonstrasi menuntut pembentukan Provinsi Luwu Raya.
Dampaknya sangat memprihatinkan, harga BBM di tingkat pengecer dilaporkan melonjak drastis hingga menyentuh angka Rp40.000 per liter.
Kepala Dinas Koperindag Luwu Timur, Senfry, saat dikonfirmasi kendala utama distribusi adalah terhambatnya akses mobil tangki Pertamina akibat blokade jalan yang belum tuntas.
"Pemerintah Daerah bersama pihak keamanan terus berupaya melakukan pendekatan persuasif agar blokade jalan segera dibuka. Ini penting agar konvoi mobil tangki BBM bisa segera masuk ke wilayah Luwu Utara dan Luwu Timur," ujar Senfry, Selasa (27/01/26).
Menyikapi kekosongan stok yang terjadi di hampir seluruh SPBU, Pemkab Luwu Timur mengambil langkah darurat dengan menjemput pasokan dari provinsi tetangga.
"Saat ini sudah ada tiga tangki BBM yang berhasil masuk. Itu pun suplainya kita ambil dari wilayah Poso (Sulawesi Tengah) untuk menutupi kebutuhan mendesak," tambah Senfry.
Selain itu, Senfry menjelaskan sebenarnya ada enam armada tangki tambahan yang sudah mengarah ke Luwu Timur. Namun, rombongan tersebut saat ini masih terjebak di daerah Walmas karena akses yang belum kondusif.
Untuk memastikan keamanan energi di wilayahnya, Dinas Koperindag telah berkoordinasi secara intensif dengan Polres Luwu Timur.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Polres untuk melakukan pengawalan ketat terhadap enam tangki yang akan datang. Pemerintah akan terus mengupayakan agar blokade jalan dituntaskan secepatnya karena ini sangat menyulitkan suplai energi bagi masyarakat," tutupnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
DPRD Luwu Timur Soroti PT PUL, Diduga Gunakan Jalan Nasional Tanpa Izin
Aktivitas pengangkutan material nikkel oleh PT Prima Utama Lestari (PUL) di desa Ussu, kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur mendadak sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.
Minggu, 26 Jul 2026 17:45
News
Pertamina Perkuat Penyaluran Biosolar B50 untuk Urai Antrean di SPBU Sulsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat distribusi BBM subsidi jenis Biosolar B50 di Sulawesi Selatan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Sabtu, 25 Jul 2026 20:34
Ekbis
Pertamina Operasikan STS Kolonodale, Perkuat Distribusi Biosolar B50 di Sulawesi
Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan distribusi Biosolar B50 sekaligus menjaga pasokan energi ke berbagai wilayah di kawasan timur Sulawesi.
Jum'at, 24 Jul 2026 17:32
News
Pertamina Pastikan Stok BBM Sulsel Aman, Antrean Dipicu Lonjakan Permintaan
Hingga Semester I 2026, penyaluran Biosolar di Sulawesi Selatan telah mencapai sekitar 54 persen dari kuota tahunan, sedangkan Pertalite terealisasi sekitar 49 persen.
Kamis, 23 Jul 2026 08:21
News
Pertamina Pastikan Distribusi BBM ke SPBU Bantaeng Sesuai Prosedur
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan proses distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke SPBU 74.924.04 di Kabupaten Bantaeng telah dilaksanakan sesuai standar operasional dan ketentuan yang berlaku.
Selasa, 21 Jul 2026 21:41
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tersangka Kasus Pencurian Kartu ATM yang Rugikan Korban Rp47,6 Juta Ditahan
2
Tekan Volume Sampah, Kelurahan Daya Gencarkan Kebijakan Pemilahan Sampah Rumah Tangga
3
A Muh Resa Erlangga Terpilih sebagai Ketua TDA Makassar 9.0
4
IKA FEBI UIN Alauddin Kukuhkan Pengurus, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah
5
New Honda Vario Evo 160 Jadi Magnet di Latihan Pestapora Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tersangka Kasus Pencurian Kartu ATM yang Rugikan Korban Rp47,6 Juta Ditahan
2
Tekan Volume Sampah, Kelurahan Daya Gencarkan Kebijakan Pemilahan Sampah Rumah Tangga
3
A Muh Resa Erlangga Terpilih sebagai Ketua TDA Makassar 9.0
4
IKA FEBI UIN Alauddin Kukuhkan Pengurus, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah
5
New Honda Vario Evo 160 Jadi Magnet di Latihan Pestapora Makassar