Beasiswa Kalla Tambah Program Magang, Siapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja
Senin, 06 Okt 2025 18:46
Para penerima Beasiswa Kalla saat menerima pembekalan dari praktisi di lingkup unit bisnis KALLA, beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Yayasan Hadji Kalla melalui LAZ Hadji Kalla terus memperluas dampak program Beasiswa Kalla yang mencakup pendidikan dan kepemimpinan. Pada tahun 2025, program ini tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, pengembangan kepemimpinan, dan pengabdian masyarakat, tetapi juga menambahkan program magang di KALLA sebagai inovasi baru.
Inisiatif ini muncul berdasarkan survei kebutuhan mahasiswa penerima beasiswa yang menunjukkan 47,3% responden memprioritaskan akses praktik kerja atau magang. Sementara 26,3% memilih kelas pengembangan diri, dan 14,4% menekankan pengabdian masyarakat. Hasil survei tersebut menjadi dasar penambahan program magang sebagai jembatan antara dunia akademik dan dunia kerja.
Yayasan Hadji Kalla berharap program ini melahirkan generasi pemimpin muda yang unggul secara akademik dan siap bersaing di dunia industri. Kegiatan magang di KALLA diharapkan mampu memperkuat kapasitas mahasiswa, meningkatkan keterampilan kerja, serta memperluas jejaring profesional mereka.
Program Manager Educare LAZ Hadji Kalla, Therry Alghifary, menjelaskan program magang di KALLA akan berlangsung dalam tiga periode pilihan, yakni dua bulan (44 hari kerja), tiga bulan (66 hari kerja), dan empat bulan (88 hari kerja), yang dimulai pada 15 September 2025.
"Sebelum magang, mahasiswa mengikuti tahapan seleksi ketat mulai dari tes potensi akademik, seleksi berkas, hingga interview user, serta pembekalan khusus sebagai persiapan," kata dia.
Therry menambahkan untuk mendukung kelancaran kegiatan, LAZ Hadji Kalla menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari pembekalan dan refleksi serta biaya makan dan transportasi peserta selama magang. Sementara itu, unit bisnis KALLA tempat magang akan menyiapkan ruang belajar, mentor pembimbing, serta evaluasi kinerja mahasiswa.
Program ini diikuti oleh mahasiswa aktif penerima Beasiswa Kalla 2025 dari berbagai kampus di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Dari 43 pendaftar, 27 mahasiswa lolos seleksi dan ditempatkan di berbagai unit kerja KALLA.
Amra Aeni, Mahasiswi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar asal Takalar, menyampaikan apresiasinya. Dirinya berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Hadji Kalla atas dukungan melalui program beasiswa yang tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga membuka akses pada pengalaman magang yang relevan di KALLA.
"Saya sangat bersyukur mendapatkan kesempatan ini. Kesempatan ini menjadi modal penting bagi saya sebagai mahasiswa untuk mengintegrasikan teori dengan praktik, sekaligus mempersiapkan diri memasuki dunia profesional," kata dia.
Amra menambahkan, lingkungan kerja yang profesional sekaligus suportif memberikan pengalaman belajar yang sangat bermakna, baik dari segi keterampilan teknis maupun pengembangan soft skills, ditambah lagi dengan penerapan nilai-nilai KALLA yang kuat di dalam perusahaan ini.
"Harapan saya, program ini dapat terus berlanjut agar semakin banyak penerima beasiswa yang memperoleh manfaat serupa," tuturnya.
Para mahasiswa yang lolos magang tersebar di beberapa unit, antara lain Kalla Institute (9 orang), Bangun Talenta Unggul (4 orang), Yayasan Hadji Kalla – LAZ Hadji Kalla (3 orang), Sekolah Islam Athirah (6 orang), serta unit bisnis KALLA lainnya seperti Kalla Land, Kalla Aspal, Kalla Property, dan Kalla Toyota
Inisiatif ini muncul berdasarkan survei kebutuhan mahasiswa penerima beasiswa yang menunjukkan 47,3% responden memprioritaskan akses praktik kerja atau magang. Sementara 26,3% memilih kelas pengembangan diri, dan 14,4% menekankan pengabdian masyarakat. Hasil survei tersebut menjadi dasar penambahan program magang sebagai jembatan antara dunia akademik dan dunia kerja.
Yayasan Hadji Kalla berharap program ini melahirkan generasi pemimpin muda yang unggul secara akademik dan siap bersaing di dunia industri. Kegiatan magang di KALLA diharapkan mampu memperkuat kapasitas mahasiswa, meningkatkan keterampilan kerja, serta memperluas jejaring profesional mereka.
Program Manager Educare LAZ Hadji Kalla, Therry Alghifary, menjelaskan program magang di KALLA akan berlangsung dalam tiga periode pilihan, yakni dua bulan (44 hari kerja), tiga bulan (66 hari kerja), dan empat bulan (88 hari kerja), yang dimulai pada 15 September 2025.
"Sebelum magang, mahasiswa mengikuti tahapan seleksi ketat mulai dari tes potensi akademik, seleksi berkas, hingga interview user, serta pembekalan khusus sebagai persiapan," kata dia.
Therry menambahkan untuk mendukung kelancaran kegiatan, LAZ Hadji Kalla menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari pembekalan dan refleksi serta biaya makan dan transportasi peserta selama magang. Sementara itu, unit bisnis KALLA tempat magang akan menyiapkan ruang belajar, mentor pembimbing, serta evaluasi kinerja mahasiswa.
Program ini diikuti oleh mahasiswa aktif penerima Beasiswa Kalla 2025 dari berbagai kampus di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Dari 43 pendaftar, 27 mahasiswa lolos seleksi dan ditempatkan di berbagai unit kerja KALLA.
Amra Aeni, Mahasiswi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar asal Takalar, menyampaikan apresiasinya. Dirinya berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Hadji Kalla atas dukungan melalui program beasiswa yang tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga membuka akses pada pengalaman magang yang relevan di KALLA.
"Saya sangat bersyukur mendapatkan kesempatan ini. Kesempatan ini menjadi modal penting bagi saya sebagai mahasiswa untuk mengintegrasikan teori dengan praktik, sekaligus mempersiapkan diri memasuki dunia profesional," kata dia.
Amra menambahkan, lingkungan kerja yang profesional sekaligus suportif memberikan pengalaman belajar yang sangat bermakna, baik dari segi keterampilan teknis maupun pengembangan soft skills, ditambah lagi dengan penerapan nilai-nilai KALLA yang kuat di dalam perusahaan ini.
"Harapan saya, program ini dapat terus berlanjut agar semakin banyak penerima beasiswa yang memperoleh manfaat serupa," tuturnya.
Para mahasiswa yang lolos magang tersebar di beberapa unit, antara lain Kalla Institute (9 orang), Bangun Talenta Unggul (4 orang), Yayasan Hadji Kalla – LAZ Hadji Kalla (3 orang), Sekolah Islam Athirah (6 orang), serta unit bisnis KALLA lainnya seperti Kalla Land, Kalla Aspal, Kalla Property, dan Kalla Toyota
(TRI)
Berita Terkait
News
Dukung Generasi Muda Berdaya, Beasiswa Kalla 2026 Hadir dengan Enam Jalur Pendaftaran
Yayasan Hadji Kalla melalui LAZ Hadji Kalla kembali menghadirkan program Beasiswa Kalla 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di Indonesia Timur.
Minggu, 24 Mei 2026 15:48
Sulsel
Pegadaian Salurkan Beasiswa untuk 20 Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu di SMK Negeri 2 Maros
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulselbarra Maluku menyalurkan bantuan beasiswa kepada 20 siswa berprestasi dan kurang mampu di SMK Negeri 2 Maros, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Kamis, 07 Mei 2026 11:59
News
Hadir di Unismuh, Konjen Bocorkan Rahasia Lolos Beasiswa Australia
Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar membuka akses lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk melanjutkan studi di Australia melalui sosialisasi Australia Awards Scholarship, Senin (20/4/2026).
Selasa, 21 Apr 2026 05:49
Sulsel
Maros Godok Bansos Pendidikan untuk Mahasiswa Kurang Mampu Senilai Rp2 M
Dinas Sosial Kabupaten Maros tengah menyiapkan program bantuan sosial (bansos) pendidikan yang menyasar mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Minggu, 08 Feb 2026 10:08
News
Yayasan Hadji Kalla dan Avamora Kolaborasi Kembangkan SDM Muda
Melalui program tersebut, Yayasan Hadji Kalla dan Avamora telah menyalurkan bantuan kepada 38 penerima di Wisma Kalla, beberapa waktu lalu.
Selasa, 23 Des 2025 15:03
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jalan Penghubung Summarecon - PIP Makassar Diresmikan, Wujudkan Kota Mandiri Terintegrasi
2
DPRD Gowa Resmi Gulirkan Hak Angket, Segera Bentuk Pansus Selidiki Polemik Bupati Husniah
3
Deretan Alasan DPRD Gowa Gulirkan Hak Angket Terhadap Bupati Husniah Talenrang
4
Perkuat Kolaborasi Pengembangan Pendidikan Profesi Guru
5
Sambut Iduladha, Tallasa City Bagikan Hewan Kurban bagi Warga Sekitar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jalan Penghubung Summarecon - PIP Makassar Diresmikan, Wujudkan Kota Mandiri Terintegrasi
2
DPRD Gowa Resmi Gulirkan Hak Angket, Segera Bentuk Pansus Selidiki Polemik Bupati Husniah
3
Deretan Alasan DPRD Gowa Gulirkan Hak Angket Terhadap Bupati Husniah Talenrang
4
Perkuat Kolaborasi Pengembangan Pendidikan Profesi Guru
5
Sambut Iduladha, Tallasa City Bagikan Hewan Kurban bagi Warga Sekitar