Kepala BGN Sebut Yasika Aulia Ramadhany Bantu Sukseskan Program MBG Presiden Prabowo
Selasa, 18 Nov 2025 17:47
Kepala BGN, Dadan Hindayana saat memberikan paparannya saat Seminar Nasional di IPB Bogor, Jawa Barat. Foto: Humas BGN
MAKASSAR - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana merespons viralnya nama Yasika Aulia Ramadhany dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sulawesi Selatan. Yasika adalah putri Wakil Ketua DPRD Sulsel, Yasir Machmud.
Menurut Dadan, BGN sejatinya tidak mengenal siapa yang mengajukan diri sebagai pengelola SPPG MBG, termasuk Yayasan Yasika Group.
Dadan Hindayana, menyatakan bahwa pendaftaran pengelola SPPG dilakukan melalui portal dengan mengedepankan profesionalisme dan kelengkapan dokumen.
Dadan menambahkan bahwa BGN telah membatasi jumlah SPPG yang dapat dikelola oleh satu yayasan, kecuali yang melekat pada institusi.
"BGN tidak kenal siapa yang ajukan karena berbasis portal dengan mengedepankan profesionalisme dan kelengkapan dokumen. BGN telah melakukan pembatasan jumlah SPPG per satu yayasan kecuali untuk yang melekat ke institusi," tegas Dadan kepada media, Senin (17/11/2025).
Kata Dadan, BGN sangat terbantu dengan percepatan pembentukan SPPG untuk mempercepat pemenuhan hak anak Indonesia atas penerimaan gizi seimbang.
"BGN mengucapkan terimakasih kepada siapapun termasuk Yasika Aulia Ramadhany yang telah bersedia berinvestasi dan menjadi pejuang merah putih serta mewujudkan program MBG dalam tempo yang singkat," terangnya.
Terpisah, Akademisi Universitas Hasanuddin, Dr. Lukman Irwan, memberikan pandangannya terkait viralnya putri pertama Yasir Machmud. Menurutnya, wajar jika Yasika disebut sebagai pahlawan Merah Putih oleh BGN.
Lukman menjelaskan bahwa sejak program berjalan, Yasika Aulia telah terjun langsung berjuang demi suksesnya program MBG (Makanan Bergizi) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Bahkan ketika program ini belum memiliki kejelasan terkait pembayaran dan mitra diminta untuk menalangi semua kebutuhan dana yang jumlahnya sangat besar sejak Januari," katanya.
"Jadi wajar saja kalau Yasika disebut sebagai Pahlawan Merah Putih oleh BGN, karena sejak program ini berjalan. Dimana program ini belum ada kejelasan terkait pembayaran dan mitra yang diminta menalangi semua kebutuhan dana yang jumlahnya sangat besar yang dimulai di bulan Januari, Yasika Aulia sudah terjun langsung berjuang demi suksesnya program MBG Presiden Prabowo Subianto," ujar Lukman.
Sebelumnya, Yayasan Yasika Group memperluas jangkauan dengan meluncurkan 10 dapur SPPG baru di Kabupaten Bone pada Jumat (14/11/2025).
Acara peresmian tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi dan Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi.
Sekadar diketahui, Yasika telah lama terlibat dalam kegiatan sosial, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat termasuk: pengembangan dapur sosial, penguatan jaringan logistik pangan dan pemberdayaan UMKM lokal.
Dalam konteks kebijakan publik, kapabilitas pelaksana adalah variabel penting dalam memastikan kualitas implementasi seperti diuraikan oleh Van Meter & Van Horn.
Jadi keterlibatan pihak yang memiliki kapasitas justru memperkuat kualitas layanan publik yang dapat dinikmati secara berkualitas oleh kelompok sasaran program dan bukan justru melemahkannya.
Menurut Dadan, BGN sejatinya tidak mengenal siapa yang mengajukan diri sebagai pengelola SPPG MBG, termasuk Yayasan Yasika Group.
Dadan Hindayana, menyatakan bahwa pendaftaran pengelola SPPG dilakukan melalui portal dengan mengedepankan profesionalisme dan kelengkapan dokumen.
Dadan menambahkan bahwa BGN telah membatasi jumlah SPPG yang dapat dikelola oleh satu yayasan, kecuali yang melekat pada institusi.
"BGN tidak kenal siapa yang ajukan karena berbasis portal dengan mengedepankan profesionalisme dan kelengkapan dokumen. BGN telah melakukan pembatasan jumlah SPPG per satu yayasan kecuali untuk yang melekat ke institusi," tegas Dadan kepada media, Senin (17/11/2025).
Kata Dadan, BGN sangat terbantu dengan percepatan pembentukan SPPG untuk mempercepat pemenuhan hak anak Indonesia atas penerimaan gizi seimbang.
"BGN mengucapkan terimakasih kepada siapapun termasuk Yasika Aulia Ramadhany yang telah bersedia berinvestasi dan menjadi pejuang merah putih serta mewujudkan program MBG dalam tempo yang singkat," terangnya.
Terpisah, Akademisi Universitas Hasanuddin, Dr. Lukman Irwan, memberikan pandangannya terkait viralnya putri pertama Yasir Machmud. Menurutnya, wajar jika Yasika disebut sebagai pahlawan Merah Putih oleh BGN.
Lukman menjelaskan bahwa sejak program berjalan, Yasika Aulia telah terjun langsung berjuang demi suksesnya program MBG (Makanan Bergizi) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Bahkan ketika program ini belum memiliki kejelasan terkait pembayaran dan mitra diminta untuk menalangi semua kebutuhan dana yang jumlahnya sangat besar sejak Januari," katanya.
"Jadi wajar saja kalau Yasika disebut sebagai Pahlawan Merah Putih oleh BGN, karena sejak program ini berjalan. Dimana program ini belum ada kejelasan terkait pembayaran dan mitra yang diminta menalangi semua kebutuhan dana yang jumlahnya sangat besar yang dimulai di bulan Januari, Yasika Aulia sudah terjun langsung berjuang demi suksesnya program MBG Presiden Prabowo Subianto," ujar Lukman.
Sebelumnya, Yayasan Yasika Group memperluas jangkauan dengan meluncurkan 10 dapur SPPG baru di Kabupaten Bone pada Jumat (14/11/2025).
Acara peresmian tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi dan Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi.
Sekadar diketahui, Yasika telah lama terlibat dalam kegiatan sosial, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat termasuk: pengembangan dapur sosial, penguatan jaringan logistik pangan dan pemberdayaan UMKM lokal.
Dalam konteks kebijakan publik, kapabilitas pelaksana adalah variabel penting dalam memastikan kualitas implementasi seperti diuraikan oleh Van Meter & Van Horn.
Jadi keterlibatan pihak yang memiliki kapasitas justru memperkuat kualitas layanan publik yang dapat dinikmati secara berkualitas oleh kelompok sasaran program dan bukan justru melemahkannya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Empat Dapur MBG di Parepare Belum Kantongi SLHS, Masih Proses Pengurusan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Parepare sudah mencapai 21 unit Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi menyalurkan MBG kepada peserta didik dan kelompok B3.
Selasa, 09 Jun 2026 19:45
News
Tak Sekadar Bagi Makan Gratis, Unhas Sulap SPPG Jadi Pusat Pembelajaran MBG
Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar akan menjadikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Unhas sebagai laboratorium pembelajaran untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kamis, 04 Jun 2026 20:33
News
Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG
Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan eks Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) pada BGN tahun 2025-2026.
Rabu, 03 Jun 2026 19:51
Sulsel
Pemkab Gowa Perkuat Program MBG 3B untuk Percepat Penurunan Stunting
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat komitmen dalam percepatan penurunan stunting.
Sabtu, 23 Mei 2026 06:55
Sulsel
Satgas MBG Parepare Instruksikan Dapur SPPG Serap Telur Peternak Lokal
Keluhan peternak ayam petelur terkait minimnya penyerapan bahan baku oleh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Parepare mendapat respons dari tim percepatan program MBG setempat.
Minggu, 17 Mei 2026 13:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Produktivitas Padi di Toraja Utara Naik 63% Berkat Pemupukan Berimbang Pupuk Indonesia
2
FEB UMI Gandeng Pegadaian Tingkatkan Literasi Investasi Digital Mahasiswa
3
Karantina Sulsel Ajak Stakeholder Pelabuhan Makassar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
4
Hapus Tato Gratis Hadir di Sulbar, Sasar Warga Binaan Lapas Polman
5
Jemaah Haji Kloter 14 Tiba, Bupati dan Wabup Maros Jemput Langsung di Bandara
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Produktivitas Padi di Toraja Utara Naik 63% Berkat Pemupukan Berimbang Pupuk Indonesia
2
FEB UMI Gandeng Pegadaian Tingkatkan Literasi Investasi Digital Mahasiswa
3
Karantina Sulsel Ajak Stakeholder Pelabuhan Makassar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
4
Hapus Tato Gratis Hadir di Sulbar, Sasar Warga Binaan Lapas Polman
5
Jemaah Haji Kloter 14 Tiba, Bupati dan Wabup Maros Jemput Langsung di Bandara