Gerakan Hijau PT Vale: Penanaman Pohon Serentak di Morowali & Sorowako
Senin, 01 Des 2025 16:58
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mempertegas kontribusinya melalui aksi penanaman pohon serentak di seluruh wilayah operasional. Foto/IST
SOROWAKO - Perubahan iklim kini menjadi salah satu tantangan terbesar abad ini. Di tengah tuntutan global akan aksi nyata, Indonesia kembali memperlihatkan perannya sebagai negara kunci dalam solusi iklim dunia.
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota grup Mining Industry Indonesia (MIND ID), mempertegas kontribusinya melalui aksi penanaman pohon serentak di seluruh wilayah operasional. Langkah ini bukan hanya relevan bagi Indonesia, tetapi juga penting bagi agenda lingkungan global.
Aksi ini digelar bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan melibatkan Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, IGP Sorowako Limonite Ore (SLO), serta Blok Sorowako. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, kegiatan ini mencerminkan investasi jangka panjang menuju masa depan yang lebih hijau dan lebih tangguh bagi generasi mendatang.
Di IGP Morowali, penanaman dipusatkan di area reklamasi Gabriella Hills. Sebanyak 1.038 bibit telah ditanam dari target 2.038 bibit tahun ini, sebagai bagian dari pemulihan lahan seluas 7,3 hektare yang telah direhabilitasi dengan lebih dari 5.000 pohon. Jenis pohon yang dipilih—mulai dari sengon, bitti, hingga spesies endemik Sulawesi—dirancang untuk memperkuat struktur tanah, meningkatkan kualitas udara, dan memulihkan kembali keanekaragaman hayati khas Wallacea.
Di IGP SLO, penanaman di MRAL Enggano mengusung pendekatan berbeda dengan memilih tanaman bernilai ekologis seperti durian musang king, mangga, jambu air, alpukat, dan tabebuya.
Sementara itu, di Sorowako, kegiatan dilakukan bersama mahasiswa KKN Tematik Universitas Andi Djemma. Kolaborasi ini menghubungkan dunia akademik, industri, dan masyarakat untuk memperkuat pendidikan lingkungan, meningkatkan pengetahuan konservasi, serta membangun praktik keberlanjutan berbasis sains.
Sebagai produsen nikel strategis bagi transisi energi global, PT Vale menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar tuntutan industri, tetapi juga amanah moral agar pertumbuhan ekonomi tidak mengorbankan warisan ekologis bangsa.
“Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah inti dari bisnis kami. Produksi memang penting untuk mendukung transisi energi global, tetapi menjaga bumi agar tetap lestari adalah tanggung jawab yang tidak dapat ditawar,” ujar Wafir, Head of Bahodopi Project PT Vale Indonesia.
Melalui aksi ini, PT Vale menegaskan bahwa praktik Good Mining Practices bukan hanya konsep teknis, tetapi filosofi operasional yang menyatukan ekonomi, lingkungan, dan keberlanjutan sosial dalam satu ekosistem.
Penanaman pohon hari ini merupakan investasi jangka panjang—pohon-pohon ini kelak menjadi sumber oksigen, keteduhan, dan kehidupan bagi generasi yang belum lahir. Inilah warisan hijau yang menjadi bagian dari identitas PT Vale.
Aksi penanaman pohon melibatkan ratusan karyawan, kontraktor, dan mitra kerja. PT Vale juga memberikan apresiasi kepada kontraktor yang menerapkan pengelolaan lingkungan terbaik melalui lomba 5S dan penerapan 3R.
Putri, kontraktor pemenang lomba 5S, mengatakan pihaknya menjalankan 5S setiap periode dengan inspeksi rutin dan reward dari manajemen. "Ini mendorong kami menjaga area kerja yang bersih, rapi, dan ramah lingkungan," ujar dia.
Keterlibatan kolektif ini menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan hanya agenda perusahaan, tetapi gerakan yang tumbuh dari budaya kerja, partisipasi masyarakat, dan kepemimpinan industri.
Program reklamasi dan penanaman pohon ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang PT Vale dalam mendukung tujuan nasional, termasuk Asta Cita, ketahanan ekologi, serta pemulihan lahan pascatambang sesuai regulasi. Lebih dari itu, aksi ini memberi manfaat nyata—mulai dari peningkatan kualitas udara, pemulihan ekosistem, hingga peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.
Dengan langkah-langkah strategis tersebut, PT Vale semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan Indonesia yang berkontribusi pada agenda global: menjaga 30% bumi tetap hijau, memperlambat laju pemanasan global, dan memastikan generasi mendatang mewarisi bumi yang lebih baik dari yang kita temui.
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota grup Mining Industry Indonesia (MIND ID), mempertegas kontribusinya melalui aksi penanaman pohon serentak di seluruh wilayah operasional. Langkah ini bukan hanya relevan bagi Indonesia, tetapi juga penting bagi agenda lingkungan global.
Aksi ini digelar bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan melibatkan Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, IGP Sorowako Limonite Ore (SLO), serta Blok Sorowako. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, kegiatan ini mencerminkan investasi jangka panjang menuju masa depan yang lebih hijau dan lebih tangguh bagi generasi mendatang.
Di IGP Morowali, penanaman dipusatkan di area reklamasi Gabriella Hills. Sebanyak 1.038 bibit telah ditanam dari target 2.038 bibit tahun ini, sebagai bagian dari pemulihan lahan seluas 7,3 hektare yang telah direhabilitasi dengan lebih dari 5.000 pohon. Jenis pohon yang dipilih—mulai dari sengon, bitti, hingga spesies endemik Sulawesi—dirancang untuk memperkuat struktur tanah, meningkatkan kualitas udara, dan memulihkan kembali keanekaragaman hayati khas Wallacea.
Di IGP SLO, penanaman di MRAL Enggano mengusung pendekatan berbeda dengan memilih tanaman bernilai ekologis seperti durian musang king, mangga, jambu air, alpukat, dan tabebuya.
Sementara itu, di Sorowako, kegiatan dilakukan bersama mahasiswa KKN Tematik Universitas Andi Djemma. Kolaborasi ini menghubungkan dunia akademik, industri, dan masyarakat untuk memperkuat pendidikan lingkungan, meningkatkan pengetahuan konservasi, serta membangun praktik keberlanjutan berbasis sains.
Sebagai produsen nikel strategis bagi transisi energi global, PT Vale menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar tuntutan industri, tetapi juga amanah moral agar pertumbuhan ekonomi tidak mengorbankan warisan ekologis bangsa.
“Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah inti dari bisnis kami. Produksi memang penting untuk mendukung transisi energi global, tetapi menjaga bumi agar tetap lestari adalah tanggung jawab yang tidak dapat ditawar,” ujar Wafir, Head of Bahodopi Project PT Vale Indonesia.
Melalui aksi ini, PT Vale menegaskan bahwa praktik Good Mining Practices bukan hanya konsep teknis, tetapi filosofi operasional yang menyatukan ekonomi, lingkungan, dan keberlanjutan sosial dalam satu ekosistem.
Penanaman pohon hari ini merupakan investasi jangka panjang—pohon-pohon ini kelak menjadi sumber oksigen, keteduhan, dan kehidupan bagi generasi yang belum lahir. Inilah warisan hijau yang menjadi bagian dari identitas PT Vale.
Aksi penanaman pohon melibatkan ratusan karyawan, kontraktor, dan mitra kerja. PT Vale juga memberikan apresiasi kepada kontraktor yang menerapkan pengelolaan lingkungan terbaik melalui lomba 5S dan penerapan 3R.
Putri, kontraktor pemenang lomba 5S, mengatakan pihaknya menjalankan 5S setiap periode dengan inspeksi rutin dan reward dari manajemen. "Ini mendorong kami menjaga area kerja yang bersih, rapi, dan ramah lingkungan," ujar dia.
Keterlibatan kolektif ini menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan hanya agenda perusahaan, tetapi gerakan yang tumbuh dari budaya kerja, partisipasi masyarakat, dan kepemimpinan industri.
Program reklamasi dan penanaman pohon ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang PT Vale dalam mendukung tujuan nasional, termasuk Asta Cita, ketahanan ekologi, serta pemulihan lahan pascatambang sesuai regulasi. Lebih dari itu, aksi ini memberi manfaat nyata—mulai dari peningkatan kualitas udara, pemulihan ekosistem, hingga peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.
Dengan langkah-langkah strategis tersebut, PT Vale semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan Indonesia yang berkontribusi pada agenda global: menjaga 30% bumi tetap hijau, memperlambat laju pemanasan global, dan memastikan generasi mendatang mewarisi bumi yang lebih baik dari yang kita temui.
(TRI)
Berita Terkait
News
PT Vale Siapkan Perundingan PKB ke-22, Dorong Hubungan Industrial Berkeadilan
PT Vale mulai mempersiapkan perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ke-22 dengan menekankan pentingnya dialog, musyawarah, dan keseimbangan kepentingan antara perusahaan dan karyawan.
Rabu, 19 Agu 2026 14:47
Sulsel
Perambahan Hutan Tanamalia Makin Menggila, Gakkum: Sudah Mendekati 5.000 Hektare
Eskalasi perambahan di kawasan Hutan Lindung Blok Tanamalia, Loeha Raya, Kabupaten Luwu Timur, dilaporkan berada pada titik paling kritis dalam enam bulan terakhir.
Selasa, 18 Agu 2026 11:44
News
APL Disorot, KPH Laporkan Dugaan Pembakaran Hutan & Intimidasi ke Polisi
KPH Larona melaporkan dugaan intimidasi terhadap petugas serta dugaan pembakaran hutan di sejumlah titik kepada kepolisian di tengah polemik Loeha Raya.
Minggu, 16 Agu 2026 14:48
News
Masyarakat Adat Tamalaki Dukung PT Vale, Dorong Tenaga Kerja Lokal & Pendidikan
Pertemuan yang berlangsung di PT Vale, Selasa (11/8/2026), diikuti 26 organisasi adat Tamalaki yang tergabung dalam Gabungan Aliansi, Poros Tengah dan Formakom.
Rabu, 12 Agu 2026 13:18
News
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tenggara menyebut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Tambang Rejeki Kolaka (PT TRK) telah berakhir sejak 2020.
Selasa, 11 Agu 2026 10:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Leadership Camp Ar-Rahmah Digelar di Rindam Pakatto
2
Siapa Kita? Kita UNM: Merawat Identitas Kolektif di Tengah Zaman yang Individualistik
3
Makassar Jadi Kota Perdana Teras Perwira 2026, Grab Bekali UMKM Strategi Digital
4
BMJ TK Islam Athirah Bukit Baruga Punya Pengurus Baru Periode 2026–2028
5
Pemkot Makassar Digitalisasi Retribusi Sampah Lewat Lontara Plus
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Leadership Camp Ar-Rahmah Digelar di Rindam Pakatto
2
Siapa Kita? Kita UNM: Merawat Identitas Kolektif di Tengah Zaman yang Individualistik
3
Makassar Jadi Kota Perdana Teras Perwira 2026, Grab Bekali UMKM Strategi Digital
4
BMJ TK Islam Athirah Bukit Baruga Punya Pengurus Baru Periode 2026–2028
5
Pemkot Makassar Digitalisasi Retribusi Sampah Lewat Lontara Plus