Kemenkum Sulsel Paparkan Capaian Kinerja dalam Kegiatan Refleksi Akhir Tahun
Selasa, 09 Des 2025 15:25
Kakanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal menyerahkan penghargaan kepada Pemred SINDO Makassar, Agus Nyomba sebagai media yang berkontribusi dalam pemberitaan Kemenkum. Foto: Dewan Ghiyats Yan
MAKASSAR - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Refleksi Kinerja Akhir Tahun di Aula Pancasila Kanwil Kemenkum Sulsel, Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Selasa (9/12/2025).
Kegiatan dirangkaikan dengan pemberian penghargaan atas dukungan dalam penyelenggaraan pelayanan publik serta pelaksanaan tugas dan fungsi Kanwil Kemenkum Sulsel.
Bertajuk "Menghadirkan Kegiatan Layanan Hukum Berkepastian", refleksi ini bertujuan untuk menyampaikan evaluasi capaian kinerja tahun 2025 dan dasar penyusunan perbaikan di tahun berikutnya.
"Bentuk akuntabilitas dan transparansi kerja kepada masyarakat; bentuk apresiasi pada stakeholder yang telah membantu tugas dan fungsi; serta ajang memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan stakeholder," jelas Ketua Panitia, sekaligus Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kawnil Kemenkum Sulsel, Demson Marihot.
Sementara, Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menyampaikan capaian kerja Divisi Pelayanan Hukum-Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU), di antaranya 728 notaris yang diawasi 7 Majelis Pengawas Derah Notaris (MPDN).
"Sebanyak 1.319 total sertifikat Apostille yang diterbitkan, lalu ada 1.883 total pendirian Perseroan Perorangan di Sulsel, 7 permohonan pewarganegaraan, 21 PPNS tahun 2025 dengan total PPNS Kumulatif 155 orang, dan 3.059 KDMP/KKMP Koperasi Merah Putih rampung 100 persen," paparnya di hadapan para tamu undangan.
Kata dia, berdasarkan data rekapitulasi per 5 Desember 2025, total 1.039 rancangan produk hukum telah melalui proses pembahasan dan fasilitasi harmonisasi oleh Kanwil Kemenkum Sulsel.
"Dari jumlah tersebut, 191 di antaranya merupakan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), sementara 848 lainnya adalah
Rancangan Peraturan Kepala Daerah (Ranperkada). Capaian ini menunjukkan tingginya tingkat kolaborasi antara pemerintah daerah kabupaten/kota dengan Kawnil Kemenkum Sulsel dalam memastikan regulasi yang disusun sesuai prinsip peraturan perundang-undangan," tambahnya.
Pihaknya juga melaksanakan proses harmonisasi yang berlangsung sepanjang tahun melibatkan kerja intensif tim perancang peraturan perundang-undangan Kanwil Sulsel bersama jajaran perangkat daerah.
"Proses harmonisasi ini tidak hanya berfokus pada kesesuaian norma dan struktur regulasi, tetapi juga memastikan setiap rancangan memiliki kejelasan rumusan serta dapat diimplementasikan secara efektif. Kegiatan harmonisasi juga mencerminkan peran strategis Kanwil Kemenkum Sulsel sebagai mitra Pemda dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik berbasis regulasi yang berkualitas," jelas Basmal.
Adapun penghargaan yang diberikan kepada para peserta, di antaranya, penghargaan peran serta dalam penyusunan buku panduan pengawasan notaris di wilayah Sulsel; penghargaan peran aktif dalam perlindungan kekayaan intelektual; pengharagaan pembentukan pos bantuan hukum tercepat, serta penghargaan lainnya.
Kegiatan dirangkaikan dengan pemberian penghargaan atas dukungan dalam penyelenggaraan pelayanan publik serta pelaksanaan tugas dan fungsi Kanwil Kemenkum Sulsel.
Bertajuk "Menghadirkan Kegiatan Layanan Hukum Berkepastian", refleksi ini bertujuan untuk menyampaikan evaluasi capaian kinerja tahun 2025 dan dasar penyusunan perbaikan di tahun berikutnya.
"Bentuk akuntabilitas dan transparansi kerja kepada masyarakat; bentuk apresiasi pada stakeholder yang telah membantu tugas dan fungsi; serta ajang memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan stakeholder," jelas Ketua Panitia, sekaligus Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kawnil Kemenkum Sulsel, Demson Marihot.
Sementara, Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menyampaikan capaian kerja Divisi Pelayanan Hukum-Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU), di antaranya 728 notaris yang diawasi 7 Majelis Pengawas Derah Notaris (MPDN).
"Sebanyak 1.319 total sertifikat Apostille yang diterbitkan, lalu ada 1.883 total pendirian Perseroan Perorangan di Sulsel, 7 permohonan pewarganegaraan, 21 PPNS tahun 2025 dengan total PPNS Kumulatif 155 orang, dan 3.059 KDMP/KKMP Koperasi Merah Putih rampung 100 persen," paparnya di hadapan para tamu undangan.
Kata dia, berdasarkan data rekapitulasi per 5 Desember 2025, total 1.039 rancangan produk hukum telah melalui proses pembahasan dan fasilitasi harmonisasi oleh Kanwil Kemenkum Sulsel.
"Dari jumlah tersebut, 191 di antaranya merupakan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), sementara 848 lainnya adalah
Rancangan Peraturan Kepala Daerah (Ranperkada). Capaian ini menunjukkan tingginya tingkat kolaborasi antara pemerintah daerah kabupaten/kota dengan Kawnil Kemenkum Sulsel dalam memastikan regulasi yang disusun sesuai prinsip peraturan perundang-undangan," tambahnya.
Pihaknya juga melaksanakan proses harmonisasi yang berlangsung sepanjang tahun melibatkan kerja intensif tim perancang peraturan perundang-undangan Kanwil Sulsel bersama jajaran perangkat daerah.
"Proses harmonisasi ini tidak hanya berfokus pada kesesuaian norma dan struktur regulasi, tetapi juga memastikan setiap rancangan memiliki kejelasan rumusan serta dapat diimplementasikan secara efektif. Kegiatan harmonisasi juga mencerminkan peran strategis Kanwil Kemenkum Sulsel sebagai mitra Pemda dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik berbasis regulasi yang berkualitas," jelas Basmal.
Adapun penghargaan yang diberikan kepada para peserta, di antaranya, penghargaan peran serta dalam penyusunan buku panduan pengawasan notaris di wilayah Sulsel; penghargaan peran aktif dalam perlindungan kekayaan intelektual; pengharagaan pembentukan pos bantuan hukum tercepat, serta penghargaan lainnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Kemenkum Sulsel Akan Gelar Rakor Pembentukan Produk Hukum Daerah
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan akan menggelar Rapat Koordinasi Pembentukan Produk Hukum Daerah dan Pembinaan Hukum di Wilayah, pada Kamis, (04/02/2026).
Selasa, 10 Feb 2026 23:34
News
Kanwil Kemenkum Sulsel Siap Dukung Agenda BSK Hukum di Wilayah
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan agenda Badan Strategi Kebijakan (BSK) Hukum dengan mengikuti Sosialisasi Pedoman Teknis Kegiatan BSK Hukum
Selasa, 10 Feb 2026 17:08
News
Kemenkum Sulsel Lantik Anggota PAW MPDN Kota Makassar
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, melantik Ramli sebagai anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Kota Makassar
Senin, 09 Feb 2026 18:30
News
Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengajak publik untuk memahami fungsi jaminan fidusia, salah satu aspek layanan yang disediakan
Minggu, 08 Feb 2026 20:10
News
Kanwil Kemenkum Sulsel Siap Dukung Pemeriksaan BPK RI Tahun 2025
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan mengikuti secara virtual kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025, Jumat (6/2/2026).
Jum'at, 06 Feb 2026 21:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Selle Diminta Muncul dan Redam Konflik Bupati Vs Ketua DPRD Soppeng
2
Raih Doktor Ilmu Politik, Marjan Massere Catat Sejarah di DPRD Maros
3
Dari One Piece ke Marvel, Konsep Unik Wisuda ITB Nobel Diganjar Penghargaan
4
Dorong Pengembangan UKM, PD PERTI Sulsel dan FEBI UINAM Siap Bangkitkan Ekonomi Umat
5
Legislator Ingatkan Penertiban PKL Makassar Tetap Perhatikan Kesejahteraan Warga
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Selle Diminta Muncul dan Redam Konflik Bupati Vs Ketua DPRD Soppeng
2
Raih Doktor Ilmu Politik, Marjan Massere Catat Sejarah di DPRD Maros
3
Dari One Piece ke Marvel, Konsep Unik Wisuda ITB Nobel Diganjar Penghargaan
4
Dorong Pengembangan UKM, PD PERTI Sulsel dan FEBI UINAM Siap Bangkitkan Ekonomi Umat
5
Legislator Ingatkan Penertiban PKL Makassar Tetap Perhatikan Kesejahteraan Warga