UMI Borong Dua Penghargaan di Anugerah Diktisaintek 2025
Sabtu, 20 Des 2025 00:20
Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menegaskan kiprahnya sebagai perguruan tinggi swasta unggulan di tingkat nasional. Foto: Istimewa
JAKARTA - Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menegaskan kiprahnya sebagai perguruan tinggi swasta unggulan di tingkat nasional. Pada Ajang Anugerah Diktisaintek 2025 yang digelar oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di Graha Diktisaintek, Gedung D Lantai 2, Jakarta, Jumat (19/12), UMI sukses meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus.
UMI meraih Bronze Winner Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2025 kategori Perguruan Tinggi Swasta, atas keberhasilannya membangun kerja sama strategis dengan dunia industri. Tak hanya itu, UMI juga meraih Bronze Winner Anugerah Humas Diktisaintek 2025, yang menjadi pengakuan atas kinerja komunikasi publik dan pengelolaan informasi institusi yang profesional dan berdampak.
Rektor UMI Prof Hambali Thalib menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh civitas akademika UMI serta dukungan penuh dari Yayasan Wakaf UMI.
“Penghargaan ini adalah bentuk kepercayaan dan apresiasi dari pemerintah serta masyarakat kepada Universitas Muslim Indonesia. Ini bukan hanya kebanggaan institusi, tetapi juga amanah untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan, berdampak, dan berorientasi pada kepentingan publik,” ungkap Prof Hambali.
Lanjut dikatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi dari pemerintah dan masyarakat atas ikhtiar UMI dalam membangun kerjasama yang produktif dengan dunia industri serta menghadirkan komunikasi publik yang transparan dan informatif. "Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," katanya.
Prof Hambali menegaskan, penghargaan di bidang kerjasama, hal ini menunjukkan keseriusan UMI dalam membangun kolaborasi berkelanjutan dengan dunia industri, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung pengembangan institusi, peningkatan mutu akademik, serta relevansi lulusan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Sementara penghargaan di bidang kehumasan menunjukkan peran strategis Humas UMI dalam mengelola informasi, membangun citra positif institusi, serta menyampaikan berbagai capaian dan kontribusi UMI secara transparan dan akuntabel kepada publik.
Dalam kesempatan tersebut, Prof Hambali juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh civitas akademika UMI, Yayasan Wakaf UMI, serta seluruh mitra yang telah berkontribusi dan khususnya kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi beserta seluruh jajaran atas apresiasi yang diberikan.
“Prestasi ini tidak mungkin diraih tanpa sinergi dan dedikasi seluruh civitas akademika UMI. Kami menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi beserta seluruh jajaran atas apresiasi yang diberikan. Semoga penghargaan ini menjadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan kualitas, bukan hanya kuantitas, dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf (YW) UMI, Prof Masrurah Mokhtar, menegaskan bahwa raihan dua penghargaan UMI pada Anugerah Diktisaintek 2025 menjadi bukti nyata komitmen Universitas Muslim Indonesia dalam memperkuat kemitraan strategis dan pengelolaan komunikasi publik yang profesional.
“Alhamdulillah, dalam ajang bergengsi Anugerah Diktisaintek, UMI menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan sekaligus, yakni pada bidang kerja sama dan humas. Capaian ini menunjukkan bahwa UMI sebagai Perguruan Tinggi Swasta unggul senantiasa konsisten menghadirkan inovasi, kolaborasi, serta komunikasi publik yang berdampak luas bagi masyarakat dan pembangunan nasional,” ungkap Prof Masrurah.
Prof Masrurah menambahkan bahwa sinergi antara penguatan kemitraan dan peran humas yang efektif menjadi fondasi penting dalam mendukung visi UMI sebagai perguruan tinggi yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing nasional maupun global.
Anugerah Diktisaintek merupakan ajang penghargaan tahunan yang diberikan kepada insan dan institusi pendidikan tinggi yang dinilai berkontribusi signifikan dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi, sains, dan teknologi di Indonesia. Pada tahun 2025, sebanyak 547 penghargaan diberikan kepada penerima dari berbagai unsur, mulai dari PTN, PTS, LLDikti, kementerian dan lembaga, hingga insan pers dan jurnalis.
UMI meraih Bronze Winner Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2025 kategori Perguruan Tinggi Swasta, atas keberhasilannya membangun kerja sama strategis dengan dunia industri. Tak hanya itu, UMI juga meraih Bronze Winner Anugerah Humas Diktisaintek 2025, yang menjadi pengakuan atas kinerja komunikasi publik dan pengelolaan informasi institusi yang profesional dan berdampak.
Rektor UMI Prof Hambali Thalib menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh civitas akademika UMI serta dukungan penuh dari Yayasan Wakaf UMI.
“Penghargaan ini adalah bentuk kepercayaan dan apresiasi dari pemerintah serta masyarakat kepada Universitas Muslim Indonesia. Ini bukan hanya kebanggaan institusi, tetapi juga amanah untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan, berdampak, dan berorientasi pada kepentingan publik,” ungkap Prof Hambali.
Lanjut dikatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi dari pemerintah dan masyarakat atas ikhtiar UMI dalam membangun kerjasama yang produktif dengan dunia industri serta menghadirkan komunikasi publik yang transparan dan informatif. "Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," katanya.
Prof Hambali menegaskan, penghargaan di bidang kerjasama, hal ini menunjukkan keseriusan UMI dalam membangun kolaborasi berkelanjutan dengan dunia industri, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung pengembangan institusi, peningkatan mutu akademik, serta relevansi lulusan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Sementara penghargaan di bidang kehumasan menunjukkan peran strategis Humas UMI dalam mengelola informasi, membangun citra positif institusi, serta menyampaikan berbagai capaian dan kontribusi UMI secara transparan dan akuntabel kepada publik.
Dalam kesempatan tersebut, Prof Hambali juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh civitas akademika UMI, Yayasan Wakaf UMI, serta seluruh mitra yang telah berkontribusi dan khususnya kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi beserta seluruh jajaran atas apresiasi yang diberikan.
“Prestasi ini tidak mungkin diraih tanpa sinergi dan dedikasi seluruh civitas akademika UMI. Kami menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi beserta seluruh jajaran atas apresiasi yang diberikan. Semoga penghargaan ini menjadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan kualitas, bukan hanya kuantitas, dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf (YW) UMI, Prof Masrurah Mokhtar, menegaskan bahwa raihan dua penghargaan UMI pada Anugerah Diktisaintek 2025 menjadi bukti nyata komitmen Universitas Muslim Indonesia dalam memperkuat kemitraan strategis dan pengelolaan komunikasi publik yang profesional.
“Alhamdulillah, dalam ajang bergengsi Anugerah Diktisaintek, UMI menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan sekaligus, yakni pada bidang kerja sama dan humas. Capaian ini menunjukkan bahwa UMI sebagai Perguruan Tinggi Swasta unggul senantiasa konsisten menghadirkan inovasi, kolaborasi, serta komunikasi publik yang berdampak luas bagi masyarakat dan pembangunan nasional,” ungkap Prof Masrurah.
Prof Masrurah menambahkan bahwa sinergi antara penguatan kemitraan dan peran humas yang efektif menjadi fondasi penting dalam mendukung visi UMI sebagai perguruan tinggi yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing nasional maupun global.
Anugerah Diktisaintek merupakan ajang penghargaan tahunan yang diberikan kepada insan dan institusi pendidikan tinggi yang dinilai berkontribusi signifikan dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi, sains, dan teknologi di Indonesia. Pada tahun 2025, sebanyak 547 penghargaan diberikan kepada penerima dari berbagai unsur, mulai dari PTN, PTS, LLDikti, kementerian dan lembaga, hingga insan pers dan jurnalis.
(GUS)
Berita Terkait
News
UMI Jadi Tuan Rumah Sarasehan APTISI, Bahas Program Strategis Nasional untuk PTS
Universitas Muslim Indonesia (UMI) menjadi tuan rumah Sarasehan Konsolidasi Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah IX menjelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APTISI 2026 di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (5/8/2026).
Rabu, 05 Agu 2026 20:08
News
UMI ESS 2026 Resmi Dibuka, Rektor Tegaskan Transformasi Kampus Harus Berdampak Nyata
Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi membuka UMI Executive Strategic Summit (UMI ESS) 2026, sebuah forum strategis yang menjadi momentum penyelarasan arah kebijakan, penguatan tata kelola, serta percepatan transformasi institusi menuju universitas
Sabtu, 01 Agu 2026 13:22
Sulsel
WR IV UMI Sampaikan Taushiyah kepada Ratusan Peserta Pencerahan Qalbu UMI
Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr KH Muhammad Ishaq Samad, menyampaikan taushiyah ba’da Ashar bertajuk “5 B” di hadapan ratusan peserta Pencerahan Qalbu UMI yang berlangsung di Pesantren Unggulan Mahasiswa Darul Mukhlishin Padanglampe
Kamis, 30 Jul 2026 16:37
News
UMI Perkuat Kerja Sama Pendidikan dengan Atase RI di Timor-Leste, Dorong Internasionalisasi Kampus
Universitas Muslim Indonesia (UMI) terus memperluas jejaring internasional melalui penguatan kerja sama pendidikan dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia di Dili, Timor-Leste.
Jum'at, 24 Jul 2026 09:51
News
Silaturahmi dengan UMI, Bupati Bantaeng Soroti Dampak Kampus bagi Ekonomi Daerah
Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Silaturrahmi Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, bersama jajaran pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Bantaeng, di Aula Kampus UMI Bantaeng, Selasa (21/7).
Rabu, 22 Jul 2026 08:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
3
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
4
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
5
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
3
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
4
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
5
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja