Kalla Institute Borong Penghargaan di LLDikti IX Award 2025
Jum'at, 02 Jan 2026 13:28
Pada ajang LLDikti IX Award 2025, Kalla Institute berhasil memborong dua penghargaan institusional sekaligus serta meloloskan tujuh dosen sebagai penerima Bantuan Publikasi Jurnal Bereputasi 2025.
MAKASSAR - Komitmen Kalla Institute dalam memperkuat daya saing perguruan tinggi melalui riset dan pengabdian kepada masyarakat kembali mendapat pengakuan. Pada ajang LLDikti IX Award 2025, Kalla Institute berhasil memborong dua penghargaan institusional sekaligus serta meloloskan tujuh dosen sebagai penerima Bantuan Publikasi Jurnal Bereputasi Tahun 2025.
Penghargaan yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX ini menempatkan Kalla Institute sebagai Perguruan Tinggi dengan Jumlah Judul Penelitian Terbanyak ke-3 dan Perguruan Tinggi dengan Jumlah Judul Pengabdian kepada Masyarakat Terbanyak ke-3.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala LLDikti Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, di Auditorium Universitas Ciputra Makassar, Sabtu (20/12/2025).
LLDikti IX Award merupakan ajang apresiasi bagi perguruan tinggi yang menunjukkan kinerja unggul dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Penilaian dilakukan melalui proses kurasi menyeluruh terhadap capaian perguruan tinggi binaan LLDikti Wilayah IX.
Capaian ini mencerminkan keseriusan Kalla Institute dalam membangun ekosistem riset yang tidak hanya produktif secara kuantitas, tetapi juga relevan dan berdampak langsung bagi masyarakat serta pembangunan daerah dan nasional.
Tak hanya di level institusi, Kalla Institute juga mencatat prestasi pada bidang publikasi ilmiah. Sebanyak tujuh dosen dinyatakan lolos sebagai penerima Bantuan Publikasi Jurnal Bereputasi Tahun 2025, sebagai bentuk pengakuan atas kualitas dan kontribusi riset yang dihasilkan.
Ketujuh dosen tersebut yakni Yogi Hady Afrizal, Rahmat Syarif, Muhammad Fachrul Salam, Anhar Januar Malik, Aulia Rahmawati, Rezty Amalia Aras, dan Mirandha Ariesca Riana. Mereka dinilai memenuhi kriteria berdasarkan mutu naskah ilmiah serta kesesuaian dengan target jurnal bereputasi nasional maupun internasional.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Kalla Institute, Dr. Habib Muhammad Shahib, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.
“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen dan konsistensi dosen Kalla Institute dalam menghasilkan riset yang aplikatif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, LPPM Kalla Institute akan terus memperkuat strategi pengembangan riset dan pengabdian melalui pendekatan yang adaptif serta selaras dengan kebutuhan zaman.
“Ke depan, kami akan terus mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas riset agar kontribusi Kalla Institute semakin luas di tingkat nasional,” tambahnya.
Melalui capaian ini, Kalla Institute kian menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam penguatan ekosistem riset nasional dan pengembangan ilmu pengetahuan berbasis kebutuhan masyarakat.
Penghargaan yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX ini menempatkan Kalla Institute sebagai Perguruan Tinggi dengan Jumlah Judul Penelitian Terbanyak ke-3 dan Perguruan Tinggi dengan Jumlah Judul Pengabdian kepada Masyarakat Terbanyak ke-3.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala LLDikti Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, di Auditorium Universitas Ciputra Makassar, Sabtu (20/12/2025).
LLDikti IX Award merupakan ajang apresiasi bagi perguruan tinggi yang menunjukkan kinerja unggul dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Penilaian dilakukan melalui proses kurasi menyeluruh terhadap capaian perguruan tinggi binaan LLDikti Wilayah IX.
Capaian ini mencerminkan keseriusan Kalla Institute dalam membangun ekosistem riset yang tidak hanya produktif secara kuantitas, tetapi juga relevan dan berdampak langsung bagi masyarakat serta pembangunan daerah dan nasional.
Tak hanya di level institusi, Kalla Institute juga mencatat prestasi pada bidang publikasi ilmiah. Sebanyak tujuh dosen dinyatakan lolos sebagai penerima Bantuan Publikasi Jurnal Bereputasi Tahun 2025, sebagai bentuk pengakuan atas kualitas dan kontribusi riset yang dihasilkan.
Ketujuh dosen tersebut yakni Yogi Hady Afrizal, Rahmat Syarif, Muhammad Fachrul Salam, Anhar Januar Malik, Aulia Rahmawati, Rezty Amalia Aras, dan Mirandha Ariesca Riana. Mereka dinilai memenuhi kriteria berdasarkan mutu naskah ilmiah serta kesesuaian dengan target jurnal bereputasi nasional maupun internasional.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Kalla Institute, Dr. Habib Muhammad Shahib, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.
“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen dan konsistensi dosen Kalla Institute dalam menghasilkan riset yang aplikatif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, LPPM Kalla Institute akan terus memperkuat strategi pengembangan riset dan pengabdian melalui pendekatan yang adaptif serta selaras dengan kebutuhan zaman.
“Ke depan, kami akan terus mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas riset agar kontribusi Kalla Institute semakin luas di tingkat nasional,” tambahnya.
Melalui capaian ini, Kalla Institute kian menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam penguatan ekosistem riset nasional dan pengembangan ilmu pengetahuan berbasis kebutuhan masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
News
Kalla Institute Sambut Mahasiswa Baru dengan Pengalaman Berbeda di Bioskop
Mengawali perjalanan akademik dengan suasana berbeda, Kalla Institute menyambut mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui kegiatan di Bioskop XXI NIPAH PARK Makassar.
Senin, 12 Okt 2026 20:46
News
Kalla Institute dan Indosat IM3 Bekali Mahasiswa dengan Literasi AI
Kalla Institute berkolaborasi dengan Indosat IM3 menyelenggarakan Airena Belajar untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI).
Selasa, 06 Okt 2026 18:18
News
Kalla Institute Masuk Lima Terbaik KRISAN Fellowship, Perkuat Kampus Inklusif
Kalla Institute terpilih sebagai salah satu dari lima perguruan tinggi terbaik dalam program tersebut setelah melewati proses seleksi yang diikuti lebih dari 109 perguruan tinggi di Indonesia.
Selasa, 22 Sep 2026 21:43
News
PPBM-Kalla Institute Tuntaskan HR Collegia, Perkuat Kompetensi Praktisi HR
PPBM-Kalla Institute menuntaskan rangkaian Human Resources Collegia (HR Collegia) 2026, program pengembangan kompetensi yang mempertemukan praktisi Human Resources (HR) dari berbagai sektor industri.
Selasa, 01 Sep 2026 18:26
Ekbis
Kalla Institute dan Politeknik Indonesia Dorong Digitalisasi Industri Rumahan Kue Tradisional Gowa
Kalla Institute bersama Politeknik Indonesia mendampingi kelompok industri rumahan kue tradisional di Gowa dalam meningkatkan produksi, mengelola keuangan, hingga memanfaatkan AI untuk pengembangan usaha.
Minggu, 30 Agu 2026 08:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Angka Kemiskinan di Sidrap Turun jadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel
2
Diwakili Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Appi Resmi Ambil Formulir Pendaftaran Musda
3
Demokrat Parepare Sebut Sudah 13 DPC Kabupaten/kota Dukung Appi Maju Musda Sulsel
4
Pembekalan Tahfizh, Perkuat Karakter Qur’ani dan Budaya Kampus Islami
5
Raker FTI UMI 2026, Rektor Tegaskan Program Kerja Harus Berpihak pada Mahasiswa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Angka Kemiskinan di Sidrap Turun jadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel
2
Diwakili Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Appi Resmi Ambil Formulir Pendaftaran Musda
3
Demokrat Parepare Sebut Sudah 13 DPC Kabupaten/kota Dukung Appi Maju Musda Sulsel
4
Pembekalan Tahfizh, Perkuat Karakter Qur’ani dan Budaya Kampus Islami
5
Raker FTI UMI 2026, Rektor Tegaskan Program Kerja Harus Berpihak pada Mahasiswa