SPJM Gencar Tingkatkan Kualitas Layanan di Perairan Sungai Mahakam
Rabu, 18 Feb 2026 15:41
SPJM menyambut antusias pemberlakuan kegiatan pengolongan 24 jam di perairan Sungai Mahakam, dengan melakukan upaya optimal dari sisi kesiapan operasional. Foto: Istimewa
MAKASSAR - PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) Grup, subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) menyambut antusias pemberlakuan kegiatan pengolongan 24 jam di perairan Sungai Mahakam, dengan melakukan upaya optimal dari sisi kesiapan operasional, sarana dan prasarana pemanduan, serta teknologi pendukung.
Sebagaimana diketahui bahwa seluruh instansi baik dari pemerintah, instansi teknis, dan pelaku usaha pelayaran telah melakukan langkah kolaboratif untuk merumuskan strategi terkait isu keselamatan dan juga kepadatan kapal di perairan Sungai Mahakam dengan mempertimbangkan keamanan infrastruktur vital dan juga kelancaran alur lalu lintas perairan. Hingga akhirnya tercetus salah satu strategi yaitu dengan memberlakukan kegiatan pengolongan selama 24 jam.
Direktur Operasi dan Teknik SPJM, Edward Napitupulu menyampaikan sebagai bagian dari Pelindo Grup yang menangani kegiatan pemanduan dan penundaan di perairan Sungai Mahakam pihaknya menyambut baik inisiasi pemerintah melalui KSOP Kelas I Samarinda. "Yang memberlakukan kegiatan pengolongan 24 jam sebagai alternatif solusi untuk kelancaran kegiatan dan juga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Selaras dengan Edward, Senior Manager wilayah 4, Al Abrar menjelaskan segera melakukan persiapan-persiapan operasional yang diperlukan untuk optimalisasi pelayanan selama 24 jam mencakup pengolongan di Martadipura, Tenggarong, Mahulu, Mahakam, dan Mahkota. Pada pola lama, pengolongan kapal turun dimulai jam 06.00 wita - 10.00 wita dengan perubahan pola baru maka jadwal pengolongan akan menjadi 2 x pengolongan naik dan 2 x pengolongan turun.
Untuk itu, kata dia, dari sisi SDM selain melakukan penyegaran terhadap personil eksiting, juga akan melakukan penambahan jumlah pandu sebanyak 10 orang sehingga nanti total pandu adalah 42 orang dengan skill dan pengalaman yang mumpuni serta sertifikasi yang mengacu pada ketentuan yang berlaku.
"Selain itu juga akan dilakukan evaluasi untuk mengukur performa kapal tunda yang ada. Selanjutnya untuk pelayanan tunda escort di Mahulu kami juga akan menyiapkan 1 unit kapal tunda escort sebagai penambah sarpras eksisting yang sudah ada yaitu 3 unit kapal tunda assist,” katanya.
Dari sisi dukungan teknologi SPJM telah menyiapkan planning and control room (PnC) terintegrasi termasuk penigkatan kapasitas Automatic Identification System (AIS) untuk pemantauan pelayanan secara real-time, standarisasi layanan, integrasi data peningkatan keselamatan kerja (HSSE), serta transparansi layanan yang lebih baik.
Lebih lanjut Edward menambahkan upaya-upaya tersebut tentunya harus dilakukan dengan berkelanjutan. Selain itu, mengingat bahwa kegiatan pemanduan dan penundaan mengutamakan peran serta aktif semua pihak dalam menegakkan keselamatan berlayar.
"Maka butuh dukungan dari seluruh pihak terkait agar kegiatan kapal di perairan Sungai Mahakam dapat berjalan dengan lancar sehingga pengguna jasa mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, aman, efisien, dan andal," pungkas Edward.
Sebagaimana diketahui bahwa seluruh instansi baik dari pemerintah, instansi teknis, dan pelaku usaha pelayaran telah melakukan langkah kolaboratif untuk merumuskan strategi terkait isu keselamatan dan juga kepadatan kapal di perairan Sungai Mahakam dengan mempertimbangkan keamanan infrastruktur vital dan juga kelancaran alur lalu lintas perairan. Hingga akhirnya tercetus salah satu strategi yaitu dengan memberlakukan kegiatan pengolongan selama 24 jam.
Direktur Operasi dan Teknik SPJM, Edward Napitupulu menyampaikan sebagai bagian dari Pelindo Grup yang menangani kegiatan pemanduan dan penundaan di perairan Sungai Mahakam pihaknya menyambut baik inisiasi pemerintah melalui KSOP Kelas I Samarinda. "Yang memberlakukan kegiatan pengolongan 24 jam sebagai alternatif solusi untuk kelancaran kegiatan dan juga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Selaras dengan Edward, Senior Manager wilayah 4, Al Abrar menjelaskan segera melakukan persiapan-persiapan operasional yang diperlukan untuk optimalisasi pelayanan selama 24 jam mencakup pengolongan di Martadipura, Tenggarong, Mahulu, Mahakam, dan Mahkota. Pada pola lama, pengolongan kapal turun dimulai jam 06.00 wita - 10.00 wita dengan perubahan pola baru maka jadwal pengolongan akan menjadi 2 x pengolongan naik dan 2 x pengolongan turun.
Untuk itu, kata dia, dari sisi SDM selain melakukan penyegaran terhadap personil eksiting, juga akan melakukan penambahan jumlah pandu sebanyak 10 orang sehingga nanti total pandu adalah 42 orang dengan skill dan pengalaman yang mumpuni serta sertifikasi yang mengacu pada ketentuan yang berlaku.
"Selain itu juga akan dilakukan evaluasi untuk mengukur performa kapal tunda yang ada. Selanjutnya untuk pelayanan tunda escort di Mahulu kami juga akan menyiapkan 1 unit kapal tunda escort sebagai penambah sarpras eksisting yang sudah ada yaitu 3 unit kapal tunda assist,” katanya.
Dari sisi dukungan teknologi SPJM telah menyiapkan planning and control room (PnC) terintegrasi termasuk penigkatan kapasitas Automatic Identification System (AIS) untuk pemantauan pelayanan secara real-time, standarisasi layanan, integrasi data peningkatan keselamatan kerja (HSSE), serta transparansi layanan yang lebih baik.
Lebih lanjut Edward menambahkan upaya-upaya tersebut tentunya harus dilakukan dengan berkelanjutan. Selain itu, mengingat bahwa kegiatan pemanduan dan penundaan mengutamakan peran serta aktif semua pihak dalam menegakkan keselamatan berlayar.
"Maka butuh dukungan dari seluruh pihak terkait agar kegiatan kapal di perairan Sungai Mahakam dapat berjalan dengan lancar sehingga pengguna jasa mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, aman, efisien, dan andal," pungkas Edward.
(GUS)
Berita Terkait
News
PJM Samarinda Perkuat Budaya Keselamatan demi Layanan Maritim Andal
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) Unit Samarinda menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya keselamatan operasional sebagai fondasi utama pelayanan pemanduan dan penundaan kapal.
Sabtu, 06 Jun 2026 10:30
News
SPJM Perkenalkan Model Integrasi Energi & Pariwisata di Forum LNG Internasional
SPJM memperkenalkan konsep pengelolaan Pelabuhan Benoa sebagai simpul energi nasional sekaligus destinasi pariwisata maritim dalam ajang 11th Annual LNG Supply, Transport & Storage Forum 2026.
Kamis, 28 Mei 2026 11:42
News
SPJM Salurkan 23 Sapi dan 7 Kambing Kurban di 13 Provinsi
Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM), bagian dari PT Pelabuhan Indonesia alias Pelindo kembali melaksanakan program pemotongan dan pembagian hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Rabu, 27 Mei 2026 13:56
News
Verifikasi Stasiun Radio Boom Baru Perkuat Keselamatan Pelayaran
SPJM mengawal pelaksanaan verifikasi lapangan Stasiun Radio Boom Baru Tanjung Buyut yang dilakukan oleh Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Buyut Palembang.
Selasa, 26 Mei 2026 09:45
News
SPJM Dorong Kualitas Layanan Pemanduan Lewat Program Endorsement Pandu
Bersama DJPL, SPJM menggelar kegiatan endorsement pandu bagi tenaga pemandu kapal yang berlangsung pada 8–10 April 2026 di Pusat Manajemen dan Logistik Indonesia (PMLI), Ciawi, Bogor.
Sabtu, 16 Mei 2026 13:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FEB UMI Gandeng Pegadaian Tingkatkan Literasi Investasi Digital Mahasiswa
2
Produktivitas Padi di Toraja Utara Naik 63% Berkat Pemupukan Berimbang Pupuk Indonesia
3
PLN Icon Plus Dorong Lingkungan Bersih Lewat Iconnectivity for Green di Antang
4
Karantina Sulsel Ajak Stakeholder Pelabuhan Makassar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
5
Hapus Tato Gratis Hadir di Sulbar, Sasar Warga Binaan Lapas Polman
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FEB UMI Gandeng Pegadaian Tingkatkan Literasi Investasi Digital Mahasiswa
2
Produktivitas Padi di Toraja Utara Naik 63% Berkat Pemupukan Berimbang Pupuk Indonesia
3
PLN Icon Plus Dorong Lingkungan Bersih Lewat Iconnectivity for Green di Antang
4
Karantina Sulsel Ajak Stakeholder Pelabuhan Makassar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
5
Hapus Tato Gratis Hadir di Sulbar, Sasar Warga Binaan Lapas Polman