NH Resmikan Puruhita Islamic School, Perkuat Peran Pesantren Hadapi Tantangan Zaman
Sabtu, 10 Jan 2026 20:51
Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Pesantren Moderen Cendekia Puruhita, Andi Nurdin Halid. Foto: Muhaimin
GOWA - Yayasan Pendidikan Pesantren Moderen Cendekia Puruhita resmi melaunching branding baru dengan nama Puruhita Islamic School sebagai bagian dari transformasi dan penguatan peran pesantren dalam menjawab tantangan pendidikan modern.
Selain branding nama baru, juga dirangkaikan dengan peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Lapangan Tennis Guppi di halaman sekolah di Jalan HM Yasin Limpo, Kabupaten Gowa pada Sabtu (10/01/2026).
Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Pesantren Moderen Cendekia Puruhita, Andi Nurdin Halid mengatakan peluncuran branding baru ini sebagai langkah awal menuju pesantren bertaraf internasional.
"Hari ini kita hadir untuk melaunching branding baru dengan nama baru sekolah kita, yaitu Puruhita Islamic School. Semoga ini menjadi berkah dan niat baik kita membangun pesantren ini dapat terwujud menjadi pesantren bertaraf internasional,” kata Nurdin.
NH menjelaskan keterlibatannya dalam pengelolaan yayasan tidak lepas dari latar belakang keluarga yang dekat dengan dunia pendidikan serta niat melanjutkan cita-cita orang tua.
“Niat kami adalah melanjutkan niat suci orang tua untuk bergerak di bidang pendidikan. Karena itu kami tertarik mengambil alih dan mengelola yayasan ini,” ujarnya.
NH juga menekankan pentingnya kecerdasan emosional selain kecerdasan intelektual dalam menentukan keberhasilan seseorang.
"Hanya 20 persen keberhasilan ditentukan oleh kecerdasan intelektual, sementara 80 persen ditentukan oleh kecerdasan emosional. Ilmu tidak akan berguna jika tidak dibarengi kecerdasan emosional,” katanya.
Anggota DPR RI ini berharap dalam sepuluh tahun ke depan, kawasan tersebut dapat berkembang menjadi pusat pendidikan bertaraf internasional yang terintegrasi, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.
"Mimpi saya, sepuluh tahun ke depan, di tempat ini akan berdiri sekolah bertaraf internasional,” ujarnya.
Menurut Nurdin, keberhasilan pengembangan lembaga pendidikan tersebut bertumpu pada dua hal utama, yakni fasilitas dan kualitas sumber daya manusia.
“Fasilitas menjadi tanggung jawab saya, sementara kualitas akademik menjadi tanggung jawab para profesor dan seluruh pengelola. Dengan kolaborasi, kita yakin bisa melahirkan generasi yang berkualitas dan bermanfaat bagi bangsa,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Pesantren Moderen Cendekia Puruhita, Kadir Halid, mengatakan pesantren tersebut telah berdiri sejak 1973 dan hampir 52 tahun berkontribusi mencerdaskan anak bangsa dengan menghasilkan ribuan alumni.
“Ini berdiri tahun 1973, jadi kalau kita hitung sudah hampir 52 tahun pengabdian pesantren mencerdaskan anak bangsa dan sudah menghasilkan ribuan alumni,” ujar Kadir.
Menurutnya, persaingan antar sekolah swasta yang semakin ketat serta tantangan pendidikan yang kian kompleks mendorong pesantren untuk terus beradaptasi dan berinovasi. Hadirnya Puruhita Islamic School diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan berkualitas yang tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.
“Kita akan memberikan pendidikan yang holistik yang tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga spiritual, moral, dan sosial, termasuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan,” katanya.
Anggota DPRD Sulsel ini juga menyampaikan pihak yayasan telah membangun gedung sekolah baru setinggi tiga lantai sebagai bagian dari pengembangan fasilitas pendidikan.
Selain itu, Puruhita Islamic School menerapkan kurikulum komprehensif yang menggabungkan kurikulum diniyah dan kurikulum nasional.
"Kurikulum ini kami rancang agar dapat memberikan pendidikan yang seimbang dan berkualitas bagi santri atau siswa serta membantu mereka menjadi individu yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” ucap Kadir.
Saat ini, Puruhita Islamic School mengelola berbagai jenjang pendidikan mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Sekolah Dasar Islam, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas, yang berada di bawah naungan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan.
Kadir menegaskan perubahan nama ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan tonggak sejarah baru dalam membangun generasi pemimpin masa depan.
"Hari ini bukan sekadar perayaan penggantian nama, tapi tonggak sejarah baru bagi kita dalam melahirkan generasi pemimpin masa depan yang cerdas dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Kadir menambahkan fondasi pesantren yang dibangun oleh GUPPI sejak 1973 tetap menjadi bagian penting dari perjalanan lembaga tersebut.
“Kami menyadari bahwa pesantren ini harus berevolusi. Kita membutuhkan identitas yang baru yang lebih segar, modern, dan relevan secara global. Perubahan ini bentuk tanggung jawab kami sebagai amanah dari kita semua,” jelas Kadir.
Selain branding nama baru, juga dirangkaikan dengan peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Lapangan Tennis Guppi di halaman sekolah di Jalan HM Yasin Limpo, Kabupaten Gowa pada Sabtu (10/01/2026).
Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Pesantren Moderen Cendekia Puruhita, Andi Nurdin Halid mengatakan peluncuran branding baru ini sebagai langkah awal menuju pesantren bertaraf internasional.
"Hari ini kita hadir untuk melaunching branding baru dengan nama baru sekolah kita, yaitu Puruhita Islamic School. Semoga ini menjadi berkah dan niat baik kita membangun pesantren ini dapat terwujud menjadi pesantren bertaraf internasional,” kata Nurdin.
NH menjelaskan keterlibatannya dalam pengelolaan yayasan tidak lepas dari latar belakang keluarga yang dekat dengan dunia pendidikan serta niat melanjutkan cita-cita orang tua.
“Niat kami adalah melanjutkan niat suci orang tua untuk bergerak di bidang pendidikan. Karena itu kami tertarik mengambil alih dan mengelola yayasan ini,” ujarnya.
NH juga menekankan pentingnya kecerdasan emosional selain kecerdasan intelektual dalam menentukan keberhasilan seseorang.
"Hanya 20 persen keberhasilan ditentukan oleh kecerdasan intelektual, sementara 80 persen ditentukan oleh kecerdasan emosional. Ilmu tidak akan berguna jika tidak dibarengi kecerdasan emosional,” katanya.
Anggota DPR RI ini berharap dalam sepuluh tahun ke depan, kawasan tersebut dapat berkembang menjadi pusat pendidikan bertaraf internasional yang terintegrasi, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.
"Mimpi saya, sepuluh tahun ke depan, di tempat ini akan berdiri sekolah bertaraf internasional,” ujarnya.
Menurut Nurdin, keberhasilan pengembangan lembaga pendidikan tersebut bertumpu pada dua hal utama, yakni fasilitas dan kualitas sumber daya manusia.
“Fasilitas menjadi tanggung jawab saya, sementara kualitas akademik menjadi tanggung jawab para profesor dan seluruh pengelola. Dengan kolaborasi, kita yakin bisa melahirkan generasi yang berkualitas dan bermanfaat bagi bangsa,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Pesantren Moderen Cendekia Puruhita, Kadir Halid, mengatakan pesantren tersebut telah berdiri sejak 1973 dan hampir 52 tahun berkontribusi mencerdaskan anak bangsa dengan menghasilkan ribuan alumni.
“Ini berdiri tahun 1973, jadi kalau kita hitung sudah hampir 52 tahun pengabdian pesantren mencerdaskan anak bangsa dan sudah menghasilkan ribuan alumni,” ujar Kadir.
Menurutnya, persaingan antar sekolah swasta yang semakin ketat serta tantangan pendidikan yang kian kompleks mendorong pesantren untuk terus beradaptasi dan berinovasi. Hadirnya Puruhita Islamic School diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan berkualitas yang tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.
“Kita akan memberikan pendidikan yang holistik yang tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga spiritual, moral, dan sosial, termasuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan,” katanya.
Anggota DPRD Sulsel ini juga menyampaikan pihak yayasan telah membangun gedung sekolah baru setinggi tiga lantai sebagai bagian dari pengembangan fasilitas pendidikan.
Selain itu, Puruhita Islamic School menerapkan kurikulum komprehensif yang menggabungkan kurikulum diniyah dan kurikulum nasional.
"Kurikulum ini kami rancang agar dapat memberikan pendidikan yang seimbang dan berkualitas bagi santri atau siswa serta membantu mereka menjadi individu yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” ucap Kadir.
Saat ini, Puruhita Islamic School mengelola berbagai jenjang pendidikan mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Sekolah Dasar Islam, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas, yang berada di bawah naungan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan.
Kadir menegaskan perubahan nama ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan tonggak sejarah baru dalam membangun generasi pemimpin masa depan.
"Hari ini bukan sekadar perayaan penggantian nama, tapi tonggak sejarah baru bagi kita dalam melahirkan generasi pemimpin masa depan yang cerdas dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Kadir menambahkan fondasi pesantren yang dibangun oleh GUPPI sejak 1973 tetap menjadi bagian penting dari perjalanan lembaga tersebut.
“Kami menyadari bahwa pesantren ini harus berevolusi. Kita membutuhkan identitas yang baru yang lebih segar, modern, dan relevan secara global. Perubahan ini bentuk tanggung jawab kami sebagai amanah dari kita semua,” jelas Kadir.
(UMI)
Berita Terkait
News
SIT Ar-Rahmah Gelar Quranic Parenting, Ajak Orang Tua Siswa Dekat dengan Al-Quran
Sekolah Islam Terpadu (SIT) Ar-Rahmah Makassar menggelar kegiatan Quranic Parenting di Hotel Harper Makassar, Sabtu (11/4/2026).
Sabtu, 11 Apr 2026 16:54
News
RHIIBS Hadirkan Sekolah Gratis Berstandar Internasional, Siapkan Anak Yatim jadi Pemimpin
Yayasan Ranu Prima melalui Ranu Harapan Islamic International Boarding School (RHIIBS) memberi harapan bagi anak yatim dan keluarga kurang mampu dengan menghadirkan sekolah berasrama berstandar internasional yang memberikan pendidikan gratis secara menyeluruh.
Minggu, 05 Apr 2026 12:22
News
Waka Komisi VI DPR RI Nurdin Halid Nilai BUMN Tambang Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral
Komisi VI DPR RI menekankan pentingnya penguatan tata kelola sektor pertambangan, khususnya komoditas emas dan mineral strategis, agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Rabu, 01 Apr 2026 19:15
News
Dari Tanah Suci, Nurdin Halid Ajak Masyarakat Syukuri Ramadan dan Sambut Idulfitri
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci bersama keluarga pada momentum Ramadan 1447 Hijriah.
Jum'at, 20 Mar 2026 13:44
News
Kunker Pantau Revitalisasi Krakatau Steel, NH Dorong Kemandirian Industri Baja Nasional
Komisi VI DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik ke PT Krakatau Steel di Kota Cilegon, Banten, Kamis (12/3/26) baru-baru ini.
Minggu, 15 Mar 2026 14:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemenang Lelang Material Gedung DPRD Makassar Ditetapkan, Nilai Tembus Rp1,05 M
2
Pilrek UNM Tunggu Finalisasi Statuta di Kemendiktisaintek
3
KPU Bantaeng Gandeng Kejari, Perkuat Dukungan Hukum Jelang Tahapan Pemilu 2027
4
Jemaah Haji Maros Diimbau Waspadai Suhu Ekstrem di Tanah Suci
5
PLN dan Warga Katimbang Tanam 400 Pohon untuk Cegah Banjir
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemenang Lelang Material Gedung DPRD Makassar Ditetapkan, Nilai Tembus Rp1,05 M
2
Pilrek UNM Tunggu Finalisasi Statuta di Kemendiktisaintek
3
KPU Bantaeng Gandeng Kejari, Perkuat Dukungan Hukum Jelang Tahapan Pemilu 2027
4
Jemaah Haji Maros Diimbau Waspadai Suhu Ekstrem di Tanah Suci
5
PLN dan Warga Katimbang Tanam 400 Pohon untuk Cegah Banjir