Gedung Mulo Makassar Disiapkan Jadi Sekolah Unggulan Berbasis Boarding
Senin, 22 Jun 2026 15:14
Kadisdik, Iqbal Najamuddin dan Kadisdik Makassar, Achi Soleman, di ruang Media Center Balai Kota Makassar, Senin (22/6/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan(Sulsel) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mematangkan rencana pendirian sekolah unggulan baru di Gedung Mulo, Makassar, Senin (22/6/2026).
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Najamuddin, mengatakan pihaknya telah melakukan audiensi dengan Wali Kota Makassar untuk membahas kerja sama pengelolaan sekolah tersebut.
"Hari ini saya audiensi ke Pak Wali bersama Ibu Kadis (Achi Soleman) terkait dengan perencanaan sekolah unggulan yang kami buat nanti di Gedung Mulo. Rencananya ini sekolah unggulan negeri SMP, SMA," jelasnya.
Menurut Iqbal, kerja sama antara Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar diperlukan karena sekolah tersebut akan mencakup jenjang SMP dan SMA.
"Saya berharap kita sama-sama nanti kerja sama mengatur semua, bagaimana supaya sekolah ini berjalan," ucapnya.
Ia menjelaskan, sekolah unggulan yang tengah dipersiapkan akan menerapkan sistem boarding bagi seluruh peserta didik.
"Sekolah ini adalah sekolah unggulan berbasis boarding. Insyaallah tahun ini kita rencanakan semoga bisa berjalan. Karena memang kan momentumnya sekarang adalah penerimaan siswa baru," katanya kepada wartawan.
Saat ini, Disdik Sulsel tengah menyiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari sarana dan prasarana hingga tenaga pendidik.
"Kami sekarang melakukan persiapan, supaya sarananya dipersiapkan, dan juga gurunya juga sudah siap kan. Makanya kami ke sini karena SMP kan itu kewenangan kota, supaya kita bisa kerja sama bagaimana mengelola nanti ini ke depan," tuturnya.
Terkait penerimaan siswa baru tingkat SMP, Iqbal mengatakan mekanisme pendaftaran masih akan dibahas bersama Dinas Pendidikan Kota Makassar.
"Mungkin mengundang anak-anak yang memiliki kompetensi yang standar, atau memang membuka secara umum nanti. Mekanismenya nanti mungkin ada dua model," paparnya.
Ia menegaskan, sekolah unggulan tersebut akan menerapkan standar seleksi yang ketat karena disiapkan untuk mencetak lulusan yang mampu bersaing di perguruan tinggi terbaik, termasuk di luar negeri.
"Karena ini adalah sekolah unggulan, yang kita persiapkan nanti memang siswa-siswa ini bisa masuk ke perguruan tinggi terbaik, termasuk ke luar negeri," lanjut Iqbal.
Prestasi akademik menjadi salah satu indikator utama dalam proses seleksi calon siswa. Selain itu, kemampuan berbahasa Inggris juga akan menjadi perhatian karena sekolah tersebut direncanakan menggunakan kurikulum Cambridge.
"Itu standar prestasinya yang kita lihat dan masuk juga karena ini kan kurikulum yang kita lakukan kurikulum Cambridge. Jadi mereka anak-anak itu harus fasih bahasa Inggris. Nanti ada tes khusus, pasti," ungkapnya saat ditemui di ruang Media Center Balai Kota Makassar.
Disdik Sulsel menargetkan pendaftaran siswa baru dimulai pada akhir Juni 2026.
"Karena di sini kan sudah berjalan SPMB. Rencana Insyaallah mungkin akhir bulan pendaftaran ininya. Tanggal 25 ke atas pendaftaran siswa," jabarnya.
Pada tahun ajaran perdana, sekolah unggulan tersebut direncanakan membuka dua rombongan belajar (rombel) untuk jenjang SMP dan dua rombel untuk jenjang SMA.
"Rencana kita dua kelas, dua rombel SMA, dua rombel SMP. Tapi nanti tergantung lah nanti situasi di Gedung Mulo, berapa sarana yang memang bisa menampung untuk tahun pelajaran 2026-2027," imbuhnya.
Untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, Gedung Mulo saat ini tengah menjalani pembenahan fisik.
"Insyaallah gedungnya sudah ada kan, tinggal dipoles saja untuk lebih representatif. Sekarang kita tahap perencanaan prasarana sudah dimulai proses untuk rehab fisik," kata dia.
Iqbal menambahkan, fasilitas asrama juga telah tersedia di kawasan Gedung Mulo. Saat ini, area tersebut sedang dalam proses sterilisasi setelah sebelumnya digunakan oleh Dinas Pariwisata.
"Jadi akan menjadi sekolah unggulan nanti. Perlu diketahui bahwa Gedung Mulo itu gedung sekolah waktu zaman Belanda. Mulo itu bahasa Belanda. Itu sekolah setaraf SMP. Nah ini yang kita mau kembalikan lagi supaya bisa jadi sekolah karena pusat kota kan pasti orang tertarik senang kalau pusat kota, strategis," urainya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pendirian sekolah unggulan terintegrasi SMP dan SMA tersebut.
"Lokasinya sangat strategis di Gedung Mulo, harapannya adalah akan Untuk masuk ke sekolah tersebut dan tentunya ini kita sambut baik, semoga ini bisa secepatnya terlaksana karena tahun ini penerimaan bagi siswa-siswa lulusan SD yang akan berminat masuk ke SMP, ini akan menjadi salah satu pilihan untuk sekolah unggulan," kata Achi.
Ia berharap kehadiran sekolah unggulan tersebut dapat menjadi pilihan baru bagi siswa berprestasi di Makassar dan Sulawesi Selatan.
"Untuk anak-anak yang telah lulus SMP yang akan masuk ke SMA, juga tersedia dua kelas bagi mereka yang berprestasi, tentu ini adalah harapan baru untuk mereka menimba ilmu di sekolah unggulan di SMA unggulan Provinsi Sulawesi Selatan," pungkasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Najamuddin, mengatakan pihaknya telah melakukan audiensi dengan Wali Kota Makassar untuk membahas kerja sama pengelolaan sekolah tersebut.
"Hari ini saya audiensi ke Pak Wali bersama Ibu Kadis (Achi Soleman) terkait dengan perencanaan sekolah unggulan yang kami buat nanti di Gedung Mulo. Rencananya ini sekolah unggulan negeri SMP, SMA," jelasnya.
Menurut Iqbal, kerja sama antara Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar diperlukan karena sekolah tersebut akan mencakup jenjang SMP dan SMA.
"Saya berharap kita sama-sama nanti kerja sama mengatur semua, bagaimana supaya sekolah ini berjalan," ucapnya.
Ia menjelaskan, sekolah unggulan yang tengah dipersiapkan akan menerapkan sistem boarding bagi seluruh peserta didik.
"Sekolah ini adalah sekolah unggulan berbasis boarding. Insyaallah tahun ini kita rencanakan semoga bisa berjalan. Karena memang kan momentumnya sekarang adalah penerimaan siswa baru," katanya kepada wartawan.
Saat ini, Disdik Sulsel tengah menyiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari sarana dan prasarana hingga tenaga pendidik.
"Kami sekarang melakukan persiapan, supaya sarananya dipersiapkan, dan juga gurunya juga sudah siap kan. Makanya kami ke sini karena SMP kan itu kewenangan kota, supaya kita bisa kerja sama bagaimana mengelola nanti ini ke depan," tuturnya.
Terkait penerimaan siswa baru tingkat SMP, Iqbal mengatakan mekanisme pendaftaran masih akan dibahas bersama Dinas Pendidikan Kota Makassar.
"Mungkin mengundang anak-anak yang memiliki kompetensi yang standar, atau memang membuka secara umum nanti. Mekanismenya nanti mungkin ada dua model," paparnya.
Ia menegaskan, sekolah unggulan tersebut akan menerapkan standar seleksi yang ketat karena disiapkan untuk mencetak lulusan yang mampu bersaing di perguruan tinggi terbaik, termasuk di luar negeri.
"Karena ini adalah sekolah unggulan, yang kita persiapkan nanti memang siswa-siswa ini bisa masuk ke perguruan tinggi terbaik, termasuk ke luar negeri," lanjut Iqbal.
Prestasi akademik menjadi salah satu indikator utama dalam proses seleksi calon siswa. Selain itu, kemampuan berbahasa Inggris juga akan menjadi perhatian karena sekolah tersebut direncanakan menggunakan kurikulum Cambridge.
"Itu standar prestasinya yang kita lihat dan masuk juga karena ini kan kurikulum yang kita lakukan kurikulum Cambridge. Jadi mereka anak-anak itu harus fasih bahasa Inggris. Nanti ada tes khusus, pasti," ungkapnya saat ditemui di ruang Media Center Balai Kota Makassar.
Disdik Sulsel menargetkan pendaftaran siswa baru dimulai pada akhir Juni 2026.
"Karena di sini kan sudah berjalan SPMB. Rencana Insyaallah mungkin akhir bulan pendaftaran ininya. Tanggal 25 ke atas pendaftaran siswa," jabarnya.
Pada tahun ajaran perdana, sekolah unggulan tersebut direncanakan membuka dua rombongan belajar (rombel) untuk jenjang SMP dan dua rombel untuk jenjang SMA.
"Rencana kita dua kelas, dua rombel SMA, dua rombel SMP. Tapi nanti tergantung lah nanti situasi di Gedung Mulo, berapa sarana yang memang bisa menampung untuk tahun pelajaran 2026-2027," imbuhnya.
Untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, Gedung Mulo saat ini tengah menjalani pembenahan fisik.
"Insyaallah gedungnya sudah ada kan, tinggal dipoles saja untuk lebih representatif. Sekarang kita tahap perencanaan prasarana sudah dimulai proses untuk rehab fisik," kata dia.
Iqbal menambahkan, fasilitas asrama juga telah tersedia di kawasan Gedung Mulo. Saat ini, area tersebut sedang dalam proses sterilisasi setelah sebelumnya digunakan oleh Dinas Pariwisata.
"Jadi akan menjadi sekolah unggulan nanti. Perlu diketahui bahwa Gedung Mulo itu gedung sekolah waktu zaman Belanda. Mulo itu bahasa Belanda. Itu sekolah setaraf SMP. Nah ini yang kita mau kembalikan lagi supaya bisa jadi sekolah karena pusat kota kan pasti orang tertarik senang kalau pusat kota, strategis," urainya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pendirian sekolah unggulan terintegrasi SMP dan SMA tersebut.
"Lokasinya sangat strategis di Gedung Mulo, harapannya adalah akan Untuk masuk ke sekolah tersebut dan tentunya ini kita sambut baik, semoga ini bisa secepatnya terlaksana karena tahun ini penerimaan bagi siswa-siswa lulusan SD yang akan berminat masuk ke SMP, ini akan menjadi salah satu pilihan untuk sekolah unggulan," kata Achi.
Ia berharap kehadiran sekolah unggulan tersebut dapat menjadi pilihan baru bagi siswa berprestasi di Makassar dan Sulawesi Selatan.
"Untuk anak-anak yang telah lulus SMP yang akan masuk ke SMA, juga tersedia dua kelas bagi mereka yang berprestasi, tentu ini adalah harapan baru untuk mereka menimba ilmu di sekolah unggulan di SMA unggulan Provinsi Sulawesi Selatan," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Lifestyle
GWC 2026 Bantu Gerakkan Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Great World Circus 2 On Ice (GWC 2026) kembali hadir di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMCC), Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Senin, 22 Jun 2026 08:48
Makassar City
Menang di MA, Pemkot Makassar Didesak Segera Tertibkan Bangunan Liar di Antang
Warga Perumahan Pemda Antang, Jalan Praja Raya, RW 012, mendesak Pemerintah Kota Makassar segera menertibkan bangunan liar yang berdiri di atas lahan fasum dan fasos.
Minggu, 21 Jun 2026 21:20
Makassar City
Polda Sulsel dan Pemkot Makassar Salurkan Bantuan ke Pulau Lanjukang
Polda Sulsel bersama Pemerintah Kota Makassar menggelar bakti sosial di Pulau Lanjukang, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Sabtu (20/6/2026).
Minggu, 21 Jun 2026 09:05
Makassar City
Jelang IGS 2026, Pemkot Makassar Sterilkan Kawasan Losari hingga CPI
Pemerintah Kota Makassar mematangkan persiapan pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour 2026 yang akan berlangsung pada 23–25 Juni 2026.
Minggu, 21 Jun 2026 08:44
Makassar City
Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Sinergikan Program Jaminan Hari Tua untuk Warga
BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperkuat sinergi dalam memastikan perlindungan sosial bagi seluruh pekerja, Jumat (19/6/2026).
Sabtu, 20 Jun 2026 20:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
GWC 2026 Bantu Gerakkan Pariwisata dan Ekonomi Lokal
2
Gedung Mulo Makassar Disiapkan Jadi Sekolah Unggulan Berbasis Boarding
3
Harumkan Nama Jeneponto di MTQ Sulsel, Kafilah Dapat Penghargaan
4
Makkunrai Arts Academy Cetak Fasilitator Muda Pewaris Budaya Maritim
5
Proyek Jalan 4 Lajur Atue–Malili Dimulai 2027, Tahap Pertama Telan Anggaran Rp57 Miliar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
GWC 2026 Bantu Gerakkan Pariwisata dan Ekonomi Lokal
2
Gedung Mulo Makassar Disiapkan Jadi Sekolah Unggulan Berbasis Boarding
3
Harumkan Nama Jeneponto di MTQ Sulsel, Kafilah Dapat Penghargaan
4
Makkunrai Arts Academy Cetak Fasilitator Muda Pewaris Budaya Maritim
5
Proyek Jalan 4 Lajur Atue–Malili Dimulai 2027, Tahap Pertama Telan Anggaran Rp57 Miliar