Basdir Sebut Banjir Berulang di Makassar Lantaran Kanal Terlambat Dikeruk
Rabu, 14 Jan 2026 19:54
Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Basdir, saat ditemui di Gedung Perumnas Regional VII, Jalan Hertasning, Kota Makassar, Rabu (14/1/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Lambatnya respons pengerukan kanal di sejumlah titik Kota Makassar kembali menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Basdir, menilai banjir yang terus berulang terjadi bukan semata akibat curah hujan, melainkan karena permintaan normalisasi saluran air yang tak kunjung direalisasikan.
Basdir mengungkapkan, meski intensitas hujan tergolong ringan, beberapa wilayah tetap terendam banjir cukup parah. Padahal, persoalan tersebut telah berulang kali ia sampaikan, baik secara personal maupun dalam berbagai rapat anggaran bersama pemerintah kota.
"Persoalan dari sudah beberapa lama kami sampaikan. Saya secara pribadi juga di setiap rapat Badan Anggaran juga sudah menyampaikan kepada dinas terkait untuk melakukan upaya pengerukan di kanal sekitar Jalan Korban, Jalan Regge, Juanda sana, tapi alhamdulillah sampai sekarang belum dilaksanakan. Ini banjir setiap hujan kayak tadi malam, hujan tidak terlalu keras di daerah sana, tetapi banjirnya luar biasa," ungkap Basdir.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu secara khusus menyoroti kawasan Jalan Korban hingga ke belakang area tol. Menurutnya, normalisasi drainase besar di wilayah tersebut sudah bersifat mendesak, mengingat persoalan banjir telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa solusi konkret.
"Nah, itu yang perlu dilakukan pengerukan karena ini masalah bertahun-tahun tidak ada solusinya. Kalau misalnya hanya sekedar menunggu air reda, masyarakat di sana sudah capek," ujarnya saat ditemui di Gedung Perumnas Regional VII, Jalan Hertasning, Kota Makassar.
Basdir juga mendorong Pemerintah Kota Makassar untuk segera membangun komunikasi dengan pihak pengelola tol. Ia menilai, saluran air yang sempit di bawah tol perlu diperluas atau dinormalisasi, sekaligus dibuka aksesnya agar warga dapat melakukan pembersihan tanpa hambatan.
"Pemerintah Kota yang harus mengkomunikasikan ini. Drainase di sana tinggal dibenahi, dikeruk. Nah, di sinilah juga tugasnya RT/RW yang baru terpilih untuk melakukan komunikasi ke pemerintah secara berjenjang," tegasnya.
Selain aspek teknis, Basdir menekankan pentingnya peran RT dan RW dalam upaya pencegahan banjir jangka panjang. Ia meminta aparat kewilayahan tersebut aktif memberikan edukasi kepada warga, khususnya terkait kebiasaan membuang sampah dan pendirian bangunan di atas saluran drainase.
"Kemudian RT/RW terpilih juga di sini ini tugasnya untuk melakukan edukasi kepada warga agar tidak sembarang membuang sampah di got. Edukasi warga supaya tidak membuang sampah di mana-mana, jangan membangun sembarang di atas selokan," pungkas Basdir.
Basdir mengungkapkan, meski intensitas hujan tergolong ringan, beberapa wilayah tetap terendam banjir cukup parah. Padahal, persoalan tersebut telah berulang kali ia sampaikan, baik secara personal maupun dalam berbagai rapat anggaran bersama pemerintah kota.
"Persoalan dari sudah beberapa lama kami sampaikan. Saya secara pribadi juga di setiap rapat Badan Anggaran juga sudah menyampaikan kepada dinas terkait untuk melakukan upaya pengerukan di kanal sekitar Jalan Korban, Jalan Regge, Juanda sana, tapi alhamdulillah sampai sekarang belum dilaksanakan. Ini banjir setiap hujan kayak tadi malam, hujan tidak terlalu keras di daerah sana, tetapi banjirnya luar biasa," ungkap Basdir.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu secara khusus menyoroti kawasan Jalan Korban hingga ke belakang area tol. Menurutnya, normalisasi drainase besar di wilayah tersebut sudah bersifat mendesak, mengingat persoalan banjir telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa solusi konkret.
"Nah, itu yang perlu dilakukan pengerukan karena ini masalah bertahun-tahun tidak ada solusinya. Kalau misalnya hanya sekedar menunggu air reda, masyarakat di sana sudah capek," ujarnya saat ditemui di Gedung Perumnas Regional VII, Jalan Hertasning, Kota Makassar.
Basdir juga mendorong Pemerintah Kota Makassar untuk segera membangun komunikasi dengan pihak pengelola tol. Ia menilai, saluran air yang sempit di bawah tol perlu diperluas atau dinormalisasi, sekaligus dibuka aksesnya agar warga dapat melakukan pembersihan tanpa hambatan.
"Pemerintah Kota yang harus mengkomunikasikan ini. Drainase di sana tinggal dibenahi, dikeruk. Nah, di sinilah juga tugasnya RT/RW yang baru terpilih untuk melakukan komunikasi ke pemerintah secara berjenjang," tegasnya.
Selain aspek teknis, Basdir menekankan pentingnya peran RT dan RW dalam upaya pencegahan banjir jangka panjang. Ia meminta aparat kewilayahan tersebut aktif memberikan edukasi kepada warga, khususnya terkait kebiasaan membuang sampah dan pendirian bangunan di atas saluran drainase.
"Kemudian RT/RW terpilih juga di sini ini tugasnya untuk melakukan edukasi kepada warga agar tidak sembarang membuang sampah di got. Edukasi warga supaya tidak membuang sampah di mana-mana, jangan membangun sembarang di atas selokan," pungkas Basdir.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Gedung DPRD Makassar Segera Masuk Tahap Tender, SK Penghapusan Aset Diproses
Wacana pembangunan kembali gedung DPRD Kota Makassar sampai saat ini masih tahap proses tahapan proses lelang.
Rabu, 14 Jan 2026 16:27
Makassar City
Sebut Daerah Terdampak Banjir Turun, Wali Kota: Cermin Perbaikan Penanganan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengklaim daerah terdampak banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah, mulai menunjukkan tren penurunan dampak.
Rabu, 14 Jan 2026 13:15
Makassar City
Nomenklatur Berubah, Sosper Kini Berganti Jadi Kegiatan Pengawasan DPRD
Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, menyatakan adanya perubahan nomenklatur pada kegiatan sosialisasi peraturan perundang-undangan tahun ini.
Selasa, 13 Jan 2026 18:56
Makassar City
Masuk 2026, Legislator Dorong Pemkot Makassar Fokus Dampak Program
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Makassar, Fahrizal Arrahman Husain, menilai Pemerintah Kota Makassar perlu melakukan reorientasi fokus pembangunan pada 2026.
Senin, 12 Jan 2026 17:08
News
BPBD Sulsel Serahkan Bantuan Logistik Ke Pengungsi Banjir di Makassar
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, menyalurkan bantuan logistik dari Gubernur Sulawesi Selatan kepada warga terdampak banjir di Kota Makassar, Minggu, (11/01/2026).
Senin, 12 Jan 2026 17:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Paris Yasir Kawal Langsung Pengaspalan Jalan Lingkar
2
Unggul Telak, Prof Jamaluddin Jompa Kembali Pimpin Unhas
3
Ratusan UMKM Gowa Dapat Suntikan Alat Produksi Baru
4
Gedung DPRD Makassar Segera Masuk Tahap Tender, SK Penghapusan Aset Diproses
5
Anak Indonesia Hadapi Krisis Ganda Digital dan Iklim
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Paris Yasir Kawal Langsung Pengaspalan Jalan Lingkar
2
Unggul Telak, Prof Jamaluddin Jompa Kembali Pimpin Unhas
3
Ratusan UMKM Gowa Dapat Suntikan Alat Produksi Baru
4
Gedung DPRD Makassar Segera Masuk Tahap Tender, SK Penghapusan Aset Diproses
5
Anak Indonesia Hadapi Krisis Ganda Digital dan Iklim