Bapenda Maros Beri Penghargaan ke Wajib Pajak
Rabu, 28 Jan 2026 18:20
Bupati Maros, AS Chaidir Syam memberikan sambutan pada ajang Bapenda Maros Award. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar ajang Bapenda Award sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat dan wajib pajak yang taat aturan, Rabu (28/1/2026).
Kepala Bapenda Kabupaten Maros, M Ferdiansyah mengatakan, penerima penghargaan berjumlah sebanyak 55 orang. Sementara untuk perbankan yang menerima merupakan Bank yang menjadi RKUD.
Bukan hanya itu saja, ada juga beberapa perusahaan yang mendapatkan penghargaan. Mereka diganjar penghargaan atas kategori sebagai perusahaan dengan penyumbang pajak terbesar.
"Beberapa perusahaan yang mendapatkan penghargaan karena menjadi perusahaan penyumbang pajak terbesar, PT Angkasa Pura, PLN, dan PT Boga Jaya," jelasnya.
Dia menyebutkan, untuk PT Angkasa Pura Indonesia, sumbangan pajaknya berupa PBB, Parkir, dan Pajak Air Tanah. PT PLN untuk tenaga listrik. Sedangkan PT Boga Jaya diganjar penghargaan untuk Pajak Restorannya.
Dia mengatakan, indikator penilaian itu sendiri berupa penyetoran terbesar dan pelaporan terbaik
Sementara itu, Bupati Maros, AS Chaidir Syam memberikan apresiasi terhadap inisiatif Bapenda Maros yang dinilai sebagai langkah konkret untuk berterima kasih kepada warga yang berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pajak.
"Ini sebenarnya sebuah bentuk terima kasih kepada masyarakat dan wajib pajak yang patuh dan taat. Alhamdulillah, kontribusi mereka sangat mendukung pembangunan kita di Kabupaten Maros," ujarnya saat ditemui di Grand Mall.
Selain pemberian penghargaan itu, Pemkab Maros juga menggandeng Bank Indonesia (BI) untuk mempercepat implementasi Kabupaten Digitalisasi Finansial. Fokus utamanya adalah perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di berbagai sektor publik.
Chaidir melanjutkan, meski masih ada beberapa kekurangan dalam penerapannya, pemerintah berkomitmen untuk memaksimalkan penggunaan QRIS di titik-titik belanja publik seperti pasar tradisional, mal, hingga toko-toko ritel.
"Kami berharap seluruh masyarakat bisa beralih ke transaksi digital. Termasuk para ASN, ada imbauan khusus agar mereka menjadi contoh dalam menggunakan QRIS saat berbelanja atau bertransaksi," tambahnya.
Selain itu, Chaidir Syam juga mengungkapkan terkait performa pendapatan daerah, Bapenda Maros mencatatkan capaian positif pada tahun sebelumnya dengan realisasi yang melampaui target 100 persen. Namun, pemerintah tidak ingin berpuas diri.
Berdasarkan hasil pemeriksaan khusus dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terdapat beberapa rekomendasi yang harus segera dijalankan untuk mengoptimalkan tata kelola keuangan daerah.
"Kita bersyukur capaian kemarin melampaui 100 persen. Sekarang, fokus kita adalah menjalankan rekomendasi dari BPK agar capaian tahun ini bisa lebih maksimal lagi dan pengelolaan keuangan kita semakin akuntabel," tutup mantan Ketua DPRD Maros itu.
Kepala Bapenda Kabupaten Maros, M Ferdiansyah mengatakan, penerima penghargaan berjumlah sebanyak 55 orang. Sementara untuk perbankan yang menerima merupakan Bank yang menjadi RKUD.
Bukan hanya itu saja, ada juga beberapa perusahaan yang mendapatkan penghargaan. Mereka diganjar penghargaan atas kategori sebagai perusahaan dengan penyumbang pajak terbesar.
"Beberapa perusahaan yang mendapatkan penghargaan karena menjadi perusahaan penyumbang pajak terbesar, PT Angkasa Pura, PLN, dan PT Boga Jaya," jelasnya.
Dia menyebutkan, untuk PT Angkasa Pura Indonesia, sumbangan pajaknya berupa PBB, Parkir, dan Pajak Air Tanah. PT PLN untuk tenaga listrik. Sedangkan PT Boga Jaya diganjar penghargaan untuk Pajak Restorannya.
Dia mengatakan, indikator penilaian itu sendiri berupa penyetoran terbesar dan pelaporan terbaik
Sementara itu, Bupati Maros, AS Chaidir Syam memberikan apresiasi terhadap inisiatif Bapenda Maros yang dinilai sebagai langkah konkret untuk berterima kasih kepada warga yang berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pajak.
"Ini sebenarnya sebuah bentuk terima kasih kepada masyarakat dan wajib pajak yang patuh dan taat. Alhamdulillah, kontribusi mereka sangat mendukung pembangunan kita di Kabupaten Maros," ujarnya saat ditemui di Grand Mall.
Selain pemberian penghargaan itu, Pemkab Maros juga menggandeng Bank Indonesia (BI) untuk mempercepat implementasi Kabupaten Digitalisasi Finansial. Fokus utamanya adalah perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di berbagai sektor publik.
Chaidir melanjutkan, meski masih ada beberapa kekurangan dalam penerapannya, pemerintah berkomitmen untuk memaksimalkan penggunaan QRIS di titik-titik belanja publik seperti pasar tradisional, mal, hingga toko-toko ritel.
"Kami berharap seluruh masyarakat bisa beralih ke transaksi digital. Termasuk para ASN, ada imbauan khusus agar mereka menjadi contoh dalam menggunakan QRIS saat berbelanja atau bertransaksi," tambahnya.
Selain itu, Chaidir Syam juga mengungkapkan terkait performa pendapatan daerah, Bapenda Maros mencatatkan capaian positif pada tahun sebelumnya dengan realisasi yang melampaui target 100 persen. Namun, pemerintah tidak ingin berpuas diri.
Berdasarkan hasil pemeriksaan khusus dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terdapat beberapa rekomendasi yang harus segera dijalankan untuk mengoptimalkan tata kelola keuangan daerah.
"Kita bersyukur capaian kemarin melampaui 100 persen. Sekarang, fokus kita adalah menjalankan rekomendasi dari BPK agar capaian tahun ini bisa lebih maksimal lagi dan pengelolaan keuangan kita semakin akuntabel," tutup mantan Ketua DPRD Maros itu.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pasar Murah Dinas Pertanian Maros Diserbu, Daging Lebih Murah dari Pasar
Pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Maros diserbu warga. Masyarakat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Lebaran.
Senin, 16 Mar 2026 12:53
Sulsel
ASN Maros Ajukan WFA Wajib Lampirkan Tiket Perjalanan
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros diperbolehkan bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA) pada 25 hingga 27 Maret 2026.
Minggu, 15 Mar 2026 16:14
Sulsel
Pemkab Maros Percepat Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mempercepat pembayaran gaji bulan Maret bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkup Pemkab Maros.
Kamis, 12 Mar 2026 17:51
Sulsel
KFC Maros Tunggak Pajak Rp226 Juta, Bapenda Beri Waktu Sepekan
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros mencatat tunggakan pajak dari gerai waralaba makanan cepat saji KFC di wilayah tersebut mencapai Rp226.621.871.
Kamis, 12 Mar 2026 14:54
Sulsel
THR ASN hingga Anggota DPRD Maros Cair Hari ini
Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta anggota DPRD lingkup Kabupaten Maros akhirnya mulai bisa menikmati Tunjangan Hari Raya (THR) yang mulai cair hari ini, Rabu (11/3/2026).
Rabu, 11 Mar 2026 21:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Antisipasi El Nino, Pemkab Sidrap Percepat Musim Tanam
2
Waspada! Penipuan Pekerti Berbayar Rp1,8 Juta Catut Nama Plt Rektor UNM
3
El Nino Mengancam, Mentan Amran Klaim Cadangan Pangan Aman
4
Di PSBM XXVI, Appi Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi Makassar
5
Dekan FIB Unhas Ungkap Sejarah dan Motivasi Merantau Orang Bugis-Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Antisipasi El Nino, Pemkab Sidrap Percepat Musim Tanam
2
Waspada! Penipuan Pekerti Berbayar Rp1,8 Juta Catut Nama Plt Rektor UNM
3
El Nino Mengancam, Mentan Amran Klaim Cadangan Pangan Aman
4
Di PSBM XXVI, Appi Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi Makassar
5
Dekan FIB Unhas Ungkap Sejarah dan Motivasi Merantau Orang Bugis-Makassar