Blangko e-KTP Maros Kosong, Cuaca Buruk Jadi Biang Keladi
Senin, 12 Jan 2026 18:17
Proses perekaman e-KTP di salah satu kantor Dukcapil. Foto: Ilustrasi/Istimewa
MAROS - Stok blangko e-KTP di Kabupaten Maros saat ini kosong. Kondisi tersebut menyebabkan layanan pencetakan KTP elektronik sementara belum dapat dilakukan.
Kepala Disdukcapil Maros, Nooralim mengatakan, kekosongan blangko disebabkan keterlambatan distribusi yang dipicu oleh cuaca buruk.
"Keterlambatan distribusi, kapalnya terlambat datang dari ekspedisinya,” katanya, Senin (12/1/2026).
Dia menyebutkan, blangko e-KTP dipastikan akan segera tersedia dalam waktu dekat.
"Kalau dak ada halangan, besok akan datang sekitar 2.000 blangko untuk kebutuhan sekitar 10 hari. Biasanya langsung habis," imbuhnya.
Selama stok blangko kosong, Disdukcapil tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menerbitkan surat keterangan pengganti.
“Selama blangko kosong, kami berikan biodata sementara,” ujarnya.
Selain itu, Noralim menegaskan, program pelayanan jemput bola atau program tandu tetap berjalan meski terjadi kekosongan blangko.
"Masih tetap berjalan. Kemarin juga kami baru saja turun ke lapangan," katanya. Sementara itu, salah seorang warga Maros, Magfira mengaku datang ke kantor Disdukcapil untuk mengurus KTP yang hilang.
Dia berharap pencetakan e-KTP bisa segera normal kembali.
"Saya mau urus KTP karena hilang. Untuk sementara dapat surat keterangan, tapi tetap berharap KTP-nya bisa cepat dicetak karena dibutuhkan untuk urusan administrasi," ungkapnya.
Kepala Disdukcapil Maros, Nooralim mengatakan, kekosongan blangko disebabkan keterlambatan distribusi yang dipicu oleh cuaca buruk.
"Keterlambatan distribusi, kapalnya terlambat datang dari ekspedisinya,” katanya, Senin (12/1/2026).
Dia menyebutkan, blangko e-KTP dipastikan akan segera tersedia dalam waktu dekat.
"Kalau dak ada halangan, besok akan datang sekitar 2.000 blangko untuk kebutuhan sekitar 10 hari. Biasanya langsung habis," imbuhnya.
Selama stok blangko kosong, Disdukcapil tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menerbitkan surat keterangan pengganti.
“Selama blangko kosong, kami berikan biodata sementara,” ujarnya.
Selain itu, Noralim menegaskan, program pelayanan jemput bola atau program tandu tetap berjalan meski terjadi kekosongan blangko.
"Masih tetap berjalan. Kemarin juga kami baru saja turun ke lapangan," katanya. Sementara itu, salah seorang warga Maros, Magfira mengaku datang ke kantor Disdukcapil untuk mengurus KTP yang hilang.
Dia berharap pencetakan e-KTP bisa segera normal kembali.
"Saya mau urus KTP karena hilang. Untuk sementara dapat surat keterangan, tapi tetap berharap KTP-nya bisa cepat dicetak karena dibutuhkan untuk urusan administrasi," ungkapnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
WFH Diproyeksi Tekan Belanja Operasional Pemkab Maros hingga 20%
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mulai mengkaji penerapan pola kerja fleksibel melalui skema work from home (WFH) sebagai upaya efisiensi anggaran.
Jum'at, 17 Apr 2026 13:16
Sulsel
MTQ Sulsel XXXIV di Maros Masuk Babak Final
Ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Sulsel ke-XXXIV di Kabupaten Maros, saat ini sudah masuk ke babak final, setelah empat hari dilaksanakannya babak penyisihan di 8 cabang dan 25 golongan lomba.
Jum'at, 17 Apr 2026 10:26
Sulsel
Wabup Maros Tinjau Pemondokan Kafilah MTQ, Pastikan Aman dan Nyaman
Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, yang juga Ketua Panitia Pelaksana MTQ Sulawesi Selatan ke-XXXIV, mengunjungi sejumlah lokasi pemondokan kafilah yang tersebar di beberapa kecamatan.
Kamis, 16 Apr 2026 14:56
Sulsel
40 Kelompok Ramaikan Cabang Syarhil Quran MTQ Sulsel di Maros
Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Sulawesi Selatan ke-XXXIV di Kabupaten Maros masih berlangsung pada tahap penyisihan.
Rabu, 15 Apr 2026 19:26
News
Beda dari Biasanya, Pelepasan Jemaah Haji Maros Digabung dengan Penutupan MTQ
Pemerintah Kabupaten Maros akan melepas ratusan calon jemaah haji tahun 2026 dengan konsep berbeda. Pelepasan direncanakan digelar bersamaan dengan penutupan MTQ XXXIV Sulsel.
Selasa, 14 Apr 2026 16:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Modus Kerja Sama Pengiriman, 14 Warga Makassar Ditipu Rp616 Juta
2
WFH Diproyeksi Tekan Belanja Operasional Pemkab Maros hingga 20%
3
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
4
Hadir di Makassar, Bursa Sajadah Permudah Jamaah Haji Hindari Biaya Kelebihan Bagasi
5
Sinergi Timpora Gowa Diperkuat, Imigrasi Makassar Jaga Iklim Wisata dan Investasi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Modus Kerja Sama Pengiriman, 14 Warga Makassar Ditipu Rp616 Juta
2
WFH Diproyeksi Tekan Belanja Operasional Pemkab Maros hingga 20%
3
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
4
Hadir di Makassar, Bursa Sajadah Permudah Jamaah Haji Hindari Biaya Kelebihan Bagasi
5
Sinergi Timpora Gowa Diperkuat, Imigrasi Makassar Jaga Iklim Wisata dan Investasi