DPRD Makassar Soroti Pengelolaan Limbah RS Paramount, Agendakan Pemanggilan
Jum'at, 13 Mar 2026 05:11
Komisi C DPRD Makassar bersama tim gabungan melakukan sidak di RSIA Paramount dan salah satu gerai Prima Mart milik PT Primafood Internasional, Kamis (12/3/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - DPRD Kota Makassar menemukan sejumlah persoalan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua lokasi berbeda, yakni Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount serta salah satu gerai Prima Mart milik PT Primafood Internasional, Kamis (12/3/2026).
Sidak dilakukan Komisi C DPRD Makassar sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat. Temuan yang menjadi sorotan antara lain dugaan masalah pengelolaan limbah rumah sakit hingga legalitas aktivitas penjualan ritel di gerai Prima Mart.
Ketua Komisi C DPRD Makassar, Azwar Rasmin, menjelaskan bahwa sidak ke gerai PT Primafood dilakukan setelah adanya pengaduan masyarakat terkait aktivitas pengolahan daging di lokasi tersebut.
Menurut Azwar, PT Primafood memiliki sekitar 40 gerai yang tersebar di Kota Makassar. Namun, sidak kali ini difokuskan pada salah satu unit yang menjalankan aktivitas pemotongan dan pengepakan daging ayam beku.
"Kita lihat Amdal-nya tadi serta tempatnya, apakah memang memenuhi persyaratan-persyaratan, tetapi nanti kita akan panggil. Tadi di Hertasning ada, Prima Mart namanya, kan dia Primafood holding-nya, di sana Prima Mart," jelasnya kepada wartawan.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menyoroti dugaan ketidaksesuaian antara izin usaha yang dimiliki dengan aktivitas yang berlangsung di lokasi. Berdasarkan temuan di lapangan, tempat yang semestinya berfungsi sebagai lokasi pemotongan ayam tersebut juga beroperasi seperti toko ritel.
Azwar mengatakan, gerai tersebut terlihat menjual berbagai kebutuhan masyarakat, sebagaimana layaknya gerai swalayan.
"Itu yang kita pertanyakan izin mart-nya, karena dia kan hanya pemotongan ayam tapi sudah ada saya lihat penjualan berbagai produk juga seperti pada umumnya. Makanya tadi PTSP bilang belum ada izin jualannya itu," kata Azwar.
Selain itu, Komisi C DPRD Makassar juga meninjau operasional RSIA Paramount. Peninjauan dilakukan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pengelolaan limbah medis di rumah sakit tersebut.
Azwar menyebut pihaknya menerima aduan mengenai dugaan persoalan pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) serta sistem pembuangan limbah cair.
Ia juga menyoroti kondisi akses masuk ke area rumah sakit yang dinilai cukup berisiko.
"Di mana rolling jalannya dari tempat masuknya itu sangat tinggi dan cukup membahayakan. Tadi saya coba dengan mobil saya pun sempat mundur mobil saya. Makanya kita lihat surat-suratnya, Insyaallah rencana panggil juga secepatnya mungkin," ungkapnya.
Sidak tersebut turut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar. Dalam peninjauan yang dilakukan pada dini hari, rombongan menemukan indikasi persoalan pada sistem pembuangan limbah.
Azwar menyebutkan bahwa aroma limbah tercium cukup kuat saat sidak berlangsung.
"Tadi malah sedang dibersihkan, saya kurang tahu pas sementara ada dibersihkan karena ada kunjungan atau bagaimana," bebernya saat ditemui di kantor Perumnas Regional VII, Jalan Hertasning.
Ia menegaskan, hasil sidak ini akan dilaporkan kepada pimpinan DPRD Kota Makassar. Jika mendapat persetujuan, pihaknya akan memanggil pengelola RSIA Paramount dan PT Primafood Internasional dalam rapat dengar pendapat (RDP).
"Kita fokus itu saja, apalagi ini kan Ramadan, jadi kita fokus saja, nanti kalau berkembang mungkin kita lihat. Kalau pimpinan sudah memberi jalan untuk RDP, kita RDP-kan secepatnya, tergantung pimpinan," pungkasnya.
Sidak dilakukan Komisi C DPRD Makassar sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat. Temuan yang menjadi sorotan antara lain dugaan masalah pengelolaan limbah rumah sakit hingga legalitas aktivitas penjualan ritel di gerai Prima Mart.
Ketua Komisi C DPRD Makassar, Azwar Rasmin, menjelaskan bahwa sidak ke gerai PT Primafood dilakukan setelah adanya pengaduan masyarakat terkait aktivitas pengolahan daging di lokasi tersebut.
Menurut Azwar, PT Primafood memiliki sekitar 40 gerai yang tersebar di Kota Makassar. Namun, sidak kali ini difokuskan pada salah satu unit yang menjalankan aktivitas pemotongan dan pengepakan daging ayam beku.
"Kita lihat Amdal-nya tadi serta tempatnya, apakah memang memenuhi persyaratan-persyaratan, tetapi nanti kita akan panggil. Tadi di Hertasning ada, Prima Mart namanya, kan dia Primafood holding-nya, di sana Prima Mart," jelasnya kepada wartawan.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menyoroti dugaan ketidaksesuaian antara izin usaha yang dimiliki dengan aktivitas yang berlangsung di lokasi. Berdasarkan temuan di lapangan, tempat yang semestinya berfungsi sebagai lokasi pemotongan ayam tersebut juga beroperasi seperti toko ritel.
Azwar mengatakan, gerai tersebut terlihat menjual berbagai kebutuhan masyarakat, sebagaimana layaknya gerai swalayan.
"Itu yang kita pertanyakan izin mart-nya, karena dia kan hanya pemotongan ayam tapi sudah ada saya lihat penjualan berbagai produk juga seperti pada umumnya. Makanya tadi PTSP bilang belum ada izin jualannya itu," kata Azwar.
Selain itu, Komisi C DPRD Makassar juga meninjau operasional RSIA Paramount. Peninjauan dilakukan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pengelolaan limbah medis di rumah sakit tersebut.
Azwar menyebut pihaknya menerima aduan mengenai dugaan persoalan pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) serta sistem pembuangan limbah cair.
Ia juga menyoroti kondisi akses masuk ke area rumah sakit yang dinilai cukup berisiko.
"Di mana rolling jalannya dari tempat masuknya itu sangat tinggi dan cukup membahayakan. Tadi saya coba dengan mobil saya pun sempat mundur mobil saya. Makanya kita lihat surat-suratnya, Insyaallah rencana panggil juga secepatnya mungkin," ungkapnya.
Sidak tersebut turut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar. Dalam peninjauan yang dilakukan pada dini hari, rombongan menemukan indikasi persoalan pada sistem pembuangan limbah.
Azwar menyebutkan bahwa aroma limbah tercium cukup kuat saat sidak berlangsung.
"Tadi malah sedang dibersihkan, saya kurang tahu pas sementara ada dibersihkan karena ada kunjungan atau bagaimana," bebernya saat ditemui di kantor Perumnas Regional VII, Jalan Hertasning.
Ia menegaskan, hasil sidak ini akan dilaporkan kepada pimpinan DPRD Kota Makassar. Jika mendapat persetujuan, pihaknya akan memanggil pengelola RSIA Paramount dan PT Primafood Internasional dalam rapat dengar pendapat (RDP).
"Kita fokus itu saja, apalagi ini kan Ramadan, jadi kita fokus saja, nanti kalau berkembang mungkin kita lihat. Kalau pimpinan sudah memberi jalan untuk RDP, kita RDP-kan secepatnya, tergantung pimpinan," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
DPRD Makassar Rekomendasikan Pencabutan Izin RSIA Paramount
Komisi D DPRD Kota Makassar merampungkan rekomendasi penutupan operasional Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount.
Jum'at, 18 Sep 2026 19:45
News
Keluarga Bayi Desak RSIA Paramount Ditutup Permanen Usai RDP DPRD Makassar
Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan kelalaian di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount yang menyebabkan meninggalnya bayi Al Fared Zareen Putra Ilhamsyah, Kamis (17/9/2026).
Jum'at, 18 Sep 2026 00:42
Makassar City
Komisi B Puji Langkah PDAM Makassar Perkuat Distribusi Air di Tengah Kemarau
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum bersama Plt Direktur Keuangan Perumda Air Minum Kota Makassar menghadiri rapat kerja dengan Komisi B DPRD Kota Makassar di Kantor DPRD Kota Makassar, Jalan AP Pettarani, Senin (14/9/2026).
Senin, 14 Sep 2026 17:59
News
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum
Keluarga bayi Al Fared Zareen Putra Ilhamsyah bersiap menempuh jalur hukum terkait dugaan kelalaian pelayanan medis di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount Makassar.
Sabtu, 12 Sep 2026 05:36
Makassar City
DPRD Makassar Bahas Polemik Anggaran Seragam Gratis
Komisi A dan Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan untuk membahas dugaan penyimpangan anggaran program pengadaan seragam sekolah gratis tahun anggaran 2025, Rabu (9/9/2026).
Kamis, 10 Sep 2026 06:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan