Posko Angkutan Lebaran Bandara Sultan Hasanuddin Resmi Beroperasi
Jum'at, 13 Mar 2026 13:08
Suasana gelar pasukan posko arus mudik di Bandara Internasional Sultan Hasanuddun, Jumat (13/3/2026). Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Posko Angkutan Lebaran di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin resmi dibuka untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik Idulfitri 2026.
Posko tersebut akan beroperasi mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, mengatakan pembukaan posko dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan serta pelayanan kepada penumpang selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
Menurut Minggus, berdasarkan prediksi pihak bandara, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 28 Maret 2026.
"Selama periode posko ini kami memprediksi jumlah penumpang cukup tinggi. Untuk arus mudik rata-rata penumpang diperkirakan mencapai lebih dari 30 ribu orang per hari, sementara saat arus balik bisa mencapai sekitar 37 ribu penumpang per hari," ujarnya usai gelar pasukan posko arus mudik bandara, Jumat (13/3/2026).
Pada hari pertama pembukaan posko, jumlah penumpang tercatat sekitar 27 ribu orang.
Adapun rute penerbangan yang paling diminati penumpang adalah Jakarta, Surabaya, dan Kendari.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, sejumlah maskapai menambah frekuensi penerbangan selama periode Lebaran.
"Di antaranya penambahan dua penerbangan rute Makassar–Surabaya oleh AirAsia, serta tambahan frekuensi penerbangan Sriwijaya Air ke sejumlah kota seperti Ternate, Yogyakarta, dan Jakarta," bebernya.
Selain itu, pihak bandara menyiagakan sekitar 1.300 personel gabungan yang terdiri atas unsur internal bandara maupun pemangku kepentingan eksternal guna memastikan operasional penerbangan berjalan aman dan lancar.
"Total personel yang disiagakan selama periode angkutan Lebaran ini sekitar 1.300 orang, baik dari internal maupun eksternal," jelasnya.
Terkait potensi cuaca ekstrem, Minggus mengatakan setiap maskapai telah menyiapkan bandara alternatif dalam perencanaan penerbangan. Hal tersebut merupakan prosedur standar keselamatan penerbangan apabila terjadi kondisi cuaca yang tidak memungkinkan pesawat mendarat di bandara tujuan.
Salah seorang penumpang pesawat tujuan Yogyakarta, Vika, mengatakan dirinya memilih memanfaatkan waktu work from anywhere (WFA) untuk mudik lebih awal ke daerah asalnya. Hal itu dilakukan untuk menghindari kepadatan bandara saat arus mudik.
Dia menambahkan, untuk menghindari harga tiket pesawat yang mahal, ia sengaja membeli tiket jauh-jauh hari.
"Saya belu tiketnya itu sekitar dua pekan lalu. Dengan harga yang sedikit lebih murah dari hari biasa. Kalau hari biasa itu harganya Rp3,7 juta. Tiket ini saya beli seharga Rp3,5 juta, dengan rute dari Manokoari ke Jogja tapi transit di Makassar," tutupnya.
Posko tersebut akan beroperasi mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, mengatakan pembukaan posko dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan serta pelayanan kepada penumpang selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
Menurut Minggus, berdasarkan prediksi pihak bandara, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 28 Maret 2026.
"Selama periode posko ini kami memprediksi jumlah penumpang cukup tinggi. Untuk arus mudik rata-rata penumpang diperkirakan mencapai lebih dari 30 ribu orang per hari, sementara saat arus balik bisa mencapai sekitar 37 ribu penumpang per hari," ujarnya usai gelar pasukan posko arus mudik bandara, Jumat (13/3/2026).
Pada hari pertama pembukaan posko, jumlah penumpang tercatat sekitar 27 ribu orang.
Adapun rute penerbangan yang paling diminati penumpang adalah Jakarta, Surabaya, dan Kendari.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, sejumlah maskapai menambah frekuensi penerbangan selama periode Lebaran.
"Di antaranya penambahan dua penerbangan rute Makassar–Surabaya oleh AirAsia, serta tambahan frekuensi penerbangan Sriwijaya Air ke sejumlah kota seperti Ternate, Yogyakarta, dan Jakarta," bebernya.
Selain itu, pihak bandara menyiagakan sekitar 1.300 personel gabungan yang terdiri atas unsur internal bandara maupun pemangku kepentingan eksternal guna memastikan operasional penerbangan berjalan aman dan lancar.
"Total personel yang disiagakan selama periode angkutan Lebaran ini sekitar 1.300 orang, baik dari internal maupun eksternal," jelasnya.
Terkait potensi cuaca ekstrem, Minggus mengatakan setiap maskapai telah menyiapkan bandara alternatif dalam perencanaan penerbangan. Hal tersebut merupakan prosedur standar keselamatan penerbangan apabila terjadi kondisi cuaca yang tidak memungkinkan pesawat mendarat di bandara tujuan.
Salah seorang penumpang pesawat tujuan Yogyakarta, Vika, mengatakan dirinya memilih memanfaatkan waktu work from anywhere (WFA) untuk mudik lebih awal ke daerah asalnya. Hal itu dilakukan untuk menghindari kepadatan bandara saat arus mudik.
Dia menambahkan, untuk menghindari harga tiket pesawat yang mahal, ia sengaja membeli tiket jauh-jauh hari.
"Saya belu tiketnya itu sekitar dua pekan lalu. Dengan harga yang sedikit lebih murah dari hari biasa. Kalau hari biasa itu harganya Rp3,7 juta. Tiket ini saya beli seharga Rp3,5 juta, dengan rute dari Manokoari ke Jogja tapi transit di Makassar," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Dukung Perjalanan Mudik, Haka Auto Hadirkan Bengkel Siaga BYD di Makassar
Menyambut arus mudik Lebaran 2026, PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) selaku grup dealer resmi BYD Indonesia menghadirkan layanan Bengkel Siaga bagi pengguna kendaraan BYD di Kota Makassar
Jum'at, 13 Mar 2026 13:27
Sulsel
BMKG Prediksi Hujan Sedang Warnai Arus Mudik di Bandara Hasanuddin
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar selama periode arus mudik Lebaran.
Jum'at, 13 Mar 2026 09:42
News
Polda Sulsel Kerahkan 5.268 Personel Amankan Mudik Lebaran 2026
Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menyiapkan 5.268 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat 2026.
Jum'at, 13 Mar 2026 05:02
News
Penumpang Lebaran di Bandara Sultan Hasanuddin Diprediksi Tembus 557 Ribu
PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) menyatakan kesiapan menghadapi lonjakan penumpang pada periode Angkutan Lebaran 2026.
Kamis, 12 Mar 2026 21:27
News
Toyota Hybrid Jadi Andalan Mudik: Irit, Nyaman, dan Ramah Lingkungan
Ia mengaku mobil Toyota Yaris Cross Hybrid yang digunakannya terbukti irit bahan bakar meski dipakai menempuh perjalanan lintas daerah di Sulawesi Selatan.
Rabu, 11 Mar 2026 19:24
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkab Maros Percepat Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu
2
Mudik Hepi 2026: Telkomsel Berangkatkan 200 Pemudik dari Makassar
3
Pemkot Makassar Siapkan Rp86 Miliar THR, PPPK Paruh Waktu Ikut Dapat
4
Imigrasi Parepare Raih Penghargaan Pelayanan Publik dari Ombudsman
5
Pelabuhan Bira Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026, Lima Kapal Disiagakan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkab Maros Percepat Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu
2
Mudik Hepi 2026: Telkomsel Berangkatkan 200 Pemudik dari Makassar
3
Pemkot Makassar Siapkan Rp86 Miliar THR, PPPK Paruh Waktu Ikut Dapat
4
Imigrasi Parepare Raih Penghargaan Pelayanan Publik dari Ombudsman
5
Pelabuhan Bira Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026, Lima Kapal Disiagakan