Bandara Sultan Hasanuddin Siapkan 7 Counter Makkah Route untuk CJH
Selasa, 21 Apr 2026 14:42
Counter Makassar Route yang kini tersedia di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menyatakan kesiapan penuh dalam melayani keberangkatan jemaah haji (CJH) 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Tahun ini menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya Bandara Sultan Hasanuddin menghadirkan layanan Makkah Route (Fast Track). Layanan ini memungkinkan proses keimigrasian Arab Saudi diselesaikan di Indonesia sehingga memangkas waktu tunggu setibanya di Tanah Suci.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, mengatakan seluruh persiapan telah rampung.
"Jadi, kesiapan untuk Angkasa Pura sendiri alhamdulillah, puji syukur berkat doa dari teman-teman, semua prosesnya sudah terpenuhi. Pada tahun 2026 ini, kita mendapatkan amanah untuk implementasi Makkah Route," ujar Ruly Artha saat ditemui awak media di Terminal Keberangkatan Bandara Sultan Hasanuddin, Selasa (21/4/2026).
Untuk mendukung layanan tersebut, manajemen menyiapkan tujuh counter khusus Makkah Route. Counter ini digunakan untuk mempercepat pemeriksaan dokumen keimigrasian Arab Saudi di area keberangkatan.
"Ini adalah bagian kemudahan bagi jemaah haji kita. Begitu sampai di Jeddah atau Madinah, mereka sudah tidak lagi melakukan pengecekan paspor. Seluruhnya terselesaikan di Indonesia. Jadi, jemaah bisa langsung menuju bus untuk beribadah dengan lebih nyaman," jelas Ruly.
Ia menjelaskan, sebelumnya layanan ini hanya tersedia di tiga bandara besar di Indonesia, yakni Surabaya, Jakarta, dan Solo. Tahun ini, Makassar resmi menjadi salah satu bandara penyelenggara.
Menurut Ruly, penunjukan tersebut didukung oleh kesiapan infrastruktur bandara yang memadai serta tingginya jumlah jemaah haji dari wilayah Indonesia Timur.
"Selain itu, trafik jemaah yang tinggi menjadi indikator utama pemberian izin layanan ini oleh pihak Saudi," jelasnya.
Di area holding, pengelola bandara juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti mushala dan toilet dengan area terpisah antara pria dan wanita. Melalui layanan ini, waktu tunggu jemaah ditargetkan hanya sekitar 30 menit sebelum proses pengecapan paspor oleh otoritas Arab Saudi.
Ruly juga menyoroti perhatian khusus terhadap jemaah lanjut usia yang mencapai sekitar 30 persen dari total jemaah. Seluruh petugas, mulai dari PPIH, maskapai, hingga ground handling, disiagakan untuk memberikan layanan tambahan.
"Adapun Makkah Route ini sebenarnya sudah terimplementasikan sebelumnya pada tiga bandara, yaitu Surabaya, Jakarta dan Solo. Tahun ini kita hadirkan di sini," tambahnya.
Sesuai jadwal, penerbangan perdana jemaah haji kloter pertama dijadwalkan berangkat pada Rabu dini hari, 22 April 2026, dengan rute langsung Makassar–Madinah.
Selain layanan imigrasi, aspek keamanan juga menjadi perhatian. Sebanyak 33 personel Airport Security disiagakan di Asrama Haji Makassar untuk melakukan pemeriksaan bagasi sejak awal.
"Kami memastikan seluruh aspek, mulai dari alur keberangkatan, fasilitas holding area, hingga dukungan personel sudah siap 100 persen. Koordinasi intensif juga terus kami lakukan bersama Kementerian Agama Sulsel dan pihak maskapai," tegas Ruly.
Manajemen bandara berharap sinergi seluruh pemangku kepentingan dapat memastikan operasional haji tahun ini berjalan aman, tertib, dan lancar hingga fase kepulangan.
Tahun ini menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya Bandara Sultan Hasanuddin menghadirkan layanan Makkah Route (Fast Track). Layanan ini memungkinkan proses keimigrasian Arab Saudi diselesaikan di Indonesia sehingga memangkas waktu tunggu setibanya di Tanah Suci.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, mengatakan seluruh persiapan telah rampung.
"Jadi, kesiapan untuk Angkasa Pura sendiri alhamdulillah, puji syukur berkat doa dari teman-teman, semua prosesnya sudah terpenuhi. Pada tahun 2026 ini, kita mendapatkan amanah untuk implementasi Makkah Route," ujar Ruly Artha saat ditemui awak media di Terminal Keberangkatan Bandara Sultan Hasanuddin, Selasa (21/4/2026).
Untuk mendukung layanan tersebut, manajemen menyiapkan tujuh counter khusus Makkah Route. Counter ini digunakan untuk mempercepat pemeriksaan dokumen keimigrasian Arab Saudi di area keberangkatan.
"Ini adalah bagian kemudahan bagi jemaah haji kita. Begitu sampai di Jeddah atau Madinah, mereka sudah tidak lagi melakukan pengecekan paspor. Seluruhnya terselesaikan di Indonesia. Jadi, jemaah bisa langsung menuju bus untuk beribadah dengan lebih nyaman," jelas Ruly.
Ia menjelaskan, sebelumnya layanan ini hanya tersedia di tiga bandara besar di Indonesia, yakni Surabaya, Jakarta, dan Solo. Tahun ini, Makassar resmi menjadi salah satu bandara penyelenggara.
Menurut Ruly, penunjukan tersebut didukung oleh kesiapan infrastruktur bandara yang memadai serta tingginya jumlah jemaah haji dari wilayah Indonesia Timur.
"Selain itu, trafik jemaah yang tinggi menjadi indikator utama pemberian izin layanan ini oleh pihak Saudi," jelasnya.
Di area holding, pengelola bandara juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti mushala dan toilet dengan area terpisah antara pria dan wanita. Melalui layanan ini, waktu tunggu jemaah ditargetkan hanya sekitar 30 menit sebelum proses pengecapan paspor oleh otoritas Arab Saudi.
Ruly juga menyoroti perhatian khusus terhadap jemaah lanjut usia yang mencapai sekitar 30 persen dari total jemaah. Seluruh petugas, mulai dari PPIH, maskapai, hingga ground handling, disiagakan untuk memberikan layanan tambahan.
"Adapun Makkah Route ini sebenarnya sudah terimplementasikan sebelumnya pada tiga bandara, yaitu Surabaya, Jakarta dan Solo. Tahun ini kita hadirkan di sini," tambahnya.
Sesuai jadwal, penerbangan perdana jemaah haji kloter pertama dijadwalkan berangkat pada Rabu dini hari, 22 April 2026, dengan rute langsung Makassar–Madinah.
Selain layanan imigrasi, aspek keamanan juga menjadi perhatian. Sebanyak 33 personel Airport Security disiagakan di Asrama Haji Makassar untuk melakukan pemeriksaan bagasi sejak awal.
"Kami memastikan seluruh aspek, mulai dari alur keberangkatan, fasilitas holding area, hingga dukungan personel sudah siap 100 persen. Koordinasi intensif juga terus kami lakukan bersama Kementerian Agama Sulsel dan pihak maskapai," tegas Ruly.
Manajemen bandara berharap sinergi seluruh pemangku kepentingan dapat memastikan operasional haji tahun ini berjalan aman, tertib, dan lancar hingga fase kepulangan.
(MAN)
Berita Terkait
News
Imigrasi Makassar Gagalkan Upaya Haji Nonprosedural
Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menunda keberangkatan lima warga negara Indonesia (WNI) yang diduga akan melaksanakan ibadah haji secara non-prosedural di Area Keberangkatan Internasional Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Jumat 22 Mei 2026.
Senin, 25 Mei 2026 08:24
Sulsel
Kemenhaj Sulsel Gelar Zikir dan Doa Bersama Sambut Puncak Haji Armuzna
Menyambut puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar zikir dan doa bersama.
Jum'at, 22 Mei 2026 13:18
Sulsel
Kloter 42 Dilepas, Jamaah Haji Bantaeng Terbang ke Mekkah 20 Mei 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng resmi melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Bantaeng musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Rabu, 20 Mei 2026 12:28
Sulsel
Bandara Sultan Hasanuddin Hadirkan Panggung Seni, Sanggar Daerah Bisa Tampil Gratis
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin bakal menyediakan panggung seni budaya bagi sanggar dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Selasa, 12 Mei 2026 14:07
News
Tanpa Antre di Saudi, Makkah Route Percepat Layanan Haji dari Makassar
Pelayanan jemaah haji melalui program Makkah Route di Embarkasi Makassar kembali mendapat apresiasi karena dinilai mempermudah proses keberangkatan.
Minggu, 03 Mei 2026 15:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Beri Beasiswa ke Tiongkok, INTI Dorong Cathlyn & Meivy Terus Berkarya-Raih Mimpi
2
Kejurnas Kempo Rektor Unhas Cup XVIII 2026 Bakal Diikuti 402 Peserta dari 13 Provinsi
3
Adira Expo Hadir di Takalar, Bantu Wujudkan Liburan & Kebutuhan Keluarga
4
Tangis Haru Iringi Wisuda 72 Santri SPIDI, Siap Menjadi Generasi Smart & Shalihah
5
PIP Makassar Hibahkan Aset 8.188 Meter Persegi untuk Pengembangan Stadion Untia
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Beri Beasiswa ke Tiongkok, INTI Dorong Cathlyn & Meivy Terus Berkarya-Raih Mimpi
2
Kejurnas Kempo Rektor Unhas Cup XVIII 2026 Bakal Diikuti 402 Peserta dari 13 Provinsi
3
Adira Expo Hadir di Takalar, Bantu Wujudkan Liburan & Kebutuhan Keluarga
4
Tangis Haru Iringi Wisuda 72 Santri SPIDI, Siap Menjadi Generasi Smart & Shalihah
5
PIP Makassar Hibahkan Aset 8.188 Meter Persegi untuk Pengembangan Stadion Untia