Taruna Ikrar Turun Langsung di Batam, BPOM Jaga Ketahanan Obat dan Pangan Jelang Idulfitri
Selasa, 17 Mar 2026 21:22
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kota Batam, Kepulauan Riau. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kota Batam, Kepulauan Riau, guna memastikan ketahanan obat dan makanan nasional tetap terjaga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam kunjungan tersebut, Taruna Ikrar meninjau langsung sarana produksi, distribusi, serta peredaran pangan di wilayah strategis perbatasan.
Pengawasan difokuskan pada aspek keamanan, mutu, izin edar, serta ketersediaan produk bagi masyarakat.
Hasil kegiatan ini turut dilaporkan kepada Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, sebagai bagian dari penguatan ketahanan nasional.
Taruna Ikrar menegaskan bahwa sektor obat dan makanan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan kesehatan masyarakat.
“Ketahanan obat dan makanan adalah bagian dari ketahanan nasional. Kami memastikan masyarakat memperoleh produk yang aman, bermutu, dan terjangkau, khususnya menjelang Idulfitri,” ujar Taruna Ikrar.
Taruna menambahkan, wilayah perbatasan seperti Batam menjadi perhatian khusus karena memiliki dinamika distribusi yang tinggi serta potensi masuknya produk ilegal, sehingga pengawasan diperkuat melalui sinergi lintas sektor.Selain sidak, Taruna Ikrar juga memimpin rapat konsolidasi bersama jajaran BPOM setempat untuk memastikan strategi pengawasan berjalan optimal dari hulu hingga hilir.
Dalam lawatan tersebut, Taruna Ikrar turut didampingi Staf Khusus BPOM RI, dr. Wachyudi Muchsin, S.Ked., S.H., M.Kes., C.Med., yang mendukung penguatan pendekatan teknis dan humanis di lapangan.
Kegiatan kunjungan ini juga berlangsung beriringan dengan agenda Menteri Pertahanan RI di Batam.
Kepala Balai POM Batam, Ully Mandasari, menyampaikan bahwa kunjungan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin ke Batam di antaranya meresmikan Masjid Bintang Amin Angkasa serta melakukan penanaman pohon sebagai bagian dari kegiatan sosial dan lingkungan.
Dalam kunjungannya ke Kantor BPOM Batam, Taruna Ikrar juga menunjukkan sisi humanis dengan berbagi tali kasih bersama para “pekerja senyap” seperti satpam, tukang kebun, sopir, dan petugas kebersihan.
“Negara hadir tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui perhatian kepada setiap elemen yang berkontribusi, termasuk mereka yang bekerja dalam diam,” ungkapnya.
Taruna Ikrar juga menegaskan bahwa selama bulan Ramadan dirinya aktif berkeliling ke berbagai wilayah di Indonesia untuk memastikan keamanan pangan serta ketersediaan obat tetap terjaga secara merata.
BPOM turut melakukan sampling dan pengujian cepat terhadap produk yang beredar. Hasil sementara menunjukkan mayoritas produk memenuhi ketentuan, meskipun terdapat beberapa pelanggaran administratif yang langsung ditindaklanjuti.Masyarakat diimbau untuk menerapkan prinsip “Cek KLIK” Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi produk.
Kegiatan ini merupakan bagian dari intensifikasi pengawasan nasional BPOM selama Ramadan dan menjelang Idulfitri 1447 H, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam kunjungan tersebut, Taruna Ikrar meninjau langsung sarana produksi, distribusi, serta peredaran pangan di wilayah strategis perbatasan.
Pengawasan difokuskan pada aspek keamanan, mutu, izin edar, serta ketersediaan produk bagi masyarakat.
Hasil kegiatan ini turut dilaporkan kepada Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, sebagai bagian dari penguatan ketahanan nasional.
Taruna Ikrar menegaskan bahwa sektor obat dan makanan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan kesehatan masyarakat.
“Ketahanan obat dan makanan adalah bagian dari ketahanan nasional. Kami memastikan masyarakat memperoleh produk yang aman, bermutu, dan terjangkau, khususnya menjelang Idulfitri,” ujar Taruna Ikrar.
Taruna menambahkan, wilayah perbatasan seperti Batam menjadi perhatian khusus karena memiliki dinamika distribusi yang tinggi serta potensi masuknya produk ilegal, sehingga pengawasan diperkuat melalui sinergi lintas sektor.Selain sidak, Taruna Ikrar juga memimpin rapat konsolidasi bersama jajaran BPOM setempat untuk memastikan strategi pengawasan berjalan optimal dari hulu hingga hilir.
Dalam lawatan tersebut, Taruna Ikrar turut didampingi Staf Khusus BPOM RI, dr. Wachyudi Muchsin, S.Ked., S.H., M.Kes., C.Med., yang mendukung penguatan pendekatan teknis dan humanis di lapangan.
Kegiatan kunjungan ini juga berlangsung beriringan dengan agenda Menteri Pertahanan RI di Batam.
Kepala Balai POM Batam, Ully Mandasari, menyampaikan bahwa kunjungan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin ke Batam di antaranya meresmikan Masjid Bintang Amin Angkasa serta melakukan penanaman pohon sebagai bagian dari kegiatan sosial dan lingkungan.
Dalam kunjungannya ke Kantor BPOM Batam, Taruna Ikrar juga menunjukkan sisi humanis dengan berbagi tali kasih bersama para “pekerja senyap” seperti satpam, tukang kebun, sopir, dan petugas kebersihan.
“Negara hadir tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui perhatian kepada setiap elemen yang berkontribusi, termasuk mereka yang bekerja dalam diam,” ungkapnya.
Taruna Ikrar juga menegaskan bahwa selama bulan Ramadan dirinya aktif berkeliling ke berbagai wilayah di Indonesia untuk memastikan keamanan pangan serta ketersediaan obat tetap terjaga secara merata.
BPOM turut melakukan sampling dan pengujian cepat terhadap produk yang beredar. Hasil sementara menunjukkan mayoritas produk memenuhi ketentuan, meskipun terdapat beberapa pelanggaran administratif yang langsung ditindaklanjuti.Masyarakat diimbau untuk menerapkan prinsip “Cek KLIK” Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi produk.
Kegiatan ini merupakan bagian dari intensifikasi pengawasan nasional BPOM selama Ramadan dan menjelang Idulfitri 1447 H, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
(UMI)
Berita Terkait
News
Pidato Ilmiah Taruna Ikrar di Harvard University, Memberi Dampak Dunia Global
Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, kembali mendapat undangan prestisius dari Schepens Eye Research Institute of Mass Eye and Ear Department of Ophthalmology at Harvard Medical School, 20 Staniford Street, Boston MA sebagai pembicara dalam forum akademik global pada 30–31 Maret 2026.
Selasa, 31 Mar 2026 07:42
News
Pengawasan Ramadan BPOM: 56.027 Produk Pangan Tak Layak Beredar di Pasaran
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 56.027 produk pangan olahan tidak memenuhi ketentuan selama intensifikasi pengawasan pangan Ramadan dan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah/2026.
Rabu, 11 Mar 2026 20:10
Sulsel
Bone Jadi Pusat Pengukuhan UPT BPOM se-Indonesia 2026
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar, meresmikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Loka Pengawas Obat dan Makanan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (6/3/2026).
Jum'at, 06 Mar 2026 21:25
News
Usia Perak BPOM Dimulai, Negara Hadir Lindungi Perempuan dan Kehidupan
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI resmi mengawali rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 melalui kegiatan kick off yang sarat nilai kemanusiaan.
Selasa, 23 Des 2025 12:37
News
BPOM Setujui Uji Klinis Fase I Vaksin TB Inhalasi, Harapan Baru Eliminasi TBC Indonesia
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Prof Taruna Ikrar menegaskan komitmen BPOM dalam mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Indonesia melalui persetujuan pelaksanaan Uji Klinis Fase I Vaksin TB Inhalasi.
Jum'at, 14 Nov 2025 13:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Putra Mantan Bupati Bone Raih Predikat Terbaik Komcad ASN Sulsel, Dapat Hadiah Umrah
4
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
5
Program MBG di Parepare Disebut Tak Lagi Berdampak ke Peternak Lokal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Putra Mantan Bupati Bone Raih Predikat Terbaik Komcad ASN Sulsel, Dapat Hadiah Umrah
4
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
5
Program MBG di Parepare Disebut Tak Lagi Berdampak ke Peternak Lokal