UniRank 2026 Catat Lonjakan UMI ke Peringkat 73 Nasional, Melompat 58 Peringkat
Senin, 30 Mar 2026 20:37
Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali menorehkan prestasi pada tahun 2026 melalui berbagai pemeringkatan internasional. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali menorehkan prestasi pada tahun 2026 melalui berbagai pemeringkatan internasional. Namun bagi UMI, capaian ini bukan sekadar angka, melainkan amanah yang harus dijaga dengan kerja yang lebih sungguh-sungguh.
Dalam tiga pemeringkatan utama dunia pendidikan tinggi tahun 2026, UMI mencatat posisi yang semakin kuat dan konsisten, Webometrics 2026: peringkat 66 nasional, peringkat 6 kawasan Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua, serta satu-satunya PTS di jajaran teratas kawasan timur
Selanjutnya, EduRank 2026, peringkat 114 nasional, 2.999 Asia, dan PTS terbaik di Makassar. UNIRANKS 2026: peringkat 73 nasional, naik dari 131 pada 2025 (lonjakan 58 peringkat).
Capaian ini menegaskan bahwa UMI tidak hanya bertahan, tetapi terus tumbuh sebagai kampus yang dipercaya, relevan, dan berdaya saing nasional.
Dalam pemeringkatan Webometrics 2026 kawasan timur Indonesia, UMI berada di antara kampus-kampus besar seperti, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Halu Oleo dan Universitas Tadulako.
UMI menempati peringkat ke-6 kawasan, sekaligus menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta (PTS) dalam jajaran tersebut. Ini menunjukkan bahwa UMI tidak hanya bersaing di level PTS, tetapi berdiri sejajar dengan PTN besar di Indonesia Timur.
Rektor UMI Prof Hambali Thalib menyampaikan bahwa capaian ini harus disikapi dengan kerendahan hati. “Lagi, UMI menorehkan prestasi. Tetapi bagi kami, ini bukan tentang hebatnya UMI. Ini adalah amanah dari masyarakat yang harus kami jaga,” kata dia.
Ia juga menyampaikan terima kasih yang mendalam. “Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat. Terima kasih kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan seluruh keluarga besar UMI yang telah bekerja dengan penuh dedikasi,” jelasnya.
Menurutnya, kekuatan utama UMI bukan hanya sistem, tetapi semangat kebersamaan (jamaah). “UMI tidak dibangun oleh satu orang, tetapi oleh kebersamaan. Dari situlah lahir kekuatan yang membuat UMI terus bergerak maju,” ungkap dia.
Ketua Pembina Yayasan UMI Prof Mansyur Ramly menegaskan bahwa capaian ini adalah konsekuensi dari nilai yang dijaga. “UMI tidak dibangun untuk sekadar menjadi besar, tetapi untuk memberi manfaat. Prestasi hari ini adalah buah dari nilai yang dijaga, bukan tujuan yang dikejar,” jelasnya.
Ia mengingatkan bahwa arah UMI harus tetap kokoh sebagai, kampus ilmu dan ibadah, kampus perjuangan dan pengabdian dan kampus yang membangun peradaban
Ketua Pengurus Yayasan Prof Masrurah Mokhtar menyampaikan bahwa capaian ini lahir dari sistem yang dibangun secara serius. “Ini bukan capaian yang datang tiba-tiba. Ini hasil dari kerja terencana, penguatan tata kelola, serta konsistensi dalam meningkatkan kualitas akademik dan layanan,” jelasnya.
Dirinya menegaskan bahwa UMI bergerak dalam satu arah yang jelas transformasi digital kampus, penguatan riset dan publikasi, peningkatan kualitas SDM, tata kelola yang transparan “UMI bergerak sebagai satu sistem, satu irama, satu tujuan,” ungkapnya.
Dalam tiga pemeringkatan utama dunia pendidikan tinggi tahun 2026, UMI mencatat posisi yang semakin kuat dan konsisten, Webometrics 2026: peringkat 66 nasional, peringkat 6 kawasan Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua, serta satu-satunya PTS di jajaran teratas kawasan timur
Selanjutnya, EduRank 2026, peringkat 114 nasional, 2.999 Asia, dan PTS terbaik di Makassar. UNIRANKS 2026: peringkat 73 nasional, naik dari 131 pada 2025 (lonjakan 58 peringkat).
Capaian ini menegaskan bahwa UMI tidak hanya bertahan, tetapi terus tumbuh sebagai kampus yang dipercaya, relevan, dan berdaya saing nasional.
Dalam pemeringkatan Webometrics 2026 kawasan timur Indonesia, UMI berada di antara kampus-kampus besar seperti, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Halu Oleo dan Universitas Tadulako.
UMI menempati peringkat ke-6 kawasan, sekaligus menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta (PTS) dalam jajaran tersebut. Ini menunjukkan bahwa UMI tidak hanya bersaing di level PTS, tetapi berdiri sejajar dengan PTN besar di Indonesia Timur.
Rektor UMI Prof Hambali Thalib menyampaikan bahwa capaian ini harus disikapi dengan kerendahan hati. “Lagi, UMI menorehkan prestasi. Tetapi bagi kami, ini bukan tentang hebatnya UMI. Ini adalah amanah dari masyarakat yang harus kami jaga,” kata dia.
Ia juga menyampaikan terima kasih yang mendalam. “Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat. Terima kasih kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan seluruh keluarga besar UMI yang telah bekerja dengan penuh dedikasi,” jelasnya.
Menurutnya, kekuatan utama UMI bukan hanya sistem, tetapi semangat kebersamaan (jamaah). “UMI tidak dibangun oleh satu orang, tetapi oleh kebersamaan. Dari situlah lahir kekuatan yang membuat UMI terus bergerak maju,” ungkap dia.
Ketua Pembina Yayasan UMI Prof Mansyur Ramly menegaskan bahwa capaian ini adalah konsekuensi dari nilai yang dijaga. “UMI tidak dibangun untuk sekadar menjadi besar, tetapi untuk memberi manfaat. Prestasi hari ini adalah buah dari nilai yang dijaga, bukan tujuan yang dikejar,” jelasnya.
Ia mengingatkan bahwa arah UMI harus tetap kokoh sebagai, kampus ilmu dan ibadah, kampus perjuangan dan pengabdian dan kampus yang membangun peradaban
Ketua Pengurus Yayasan Prof Masrurah Mokhtar menyampaikan bahwa capaian ini lahir dari sistem yang dibangun secara serius. “Ini bukan capaian yang datang tiba-tiba. Ini hasil dari kerja terencana, penguatan tata kelola, serta konsistensi dalam meningkatkan kualitas akademik dan layanan,” jelasnya.
Dirinya menegaskan bahwa UMI bergerak dalam satu arah yang jelas transformasi digital kampus, penguatan riset dan publikasi, peningkatan kualitas SDM, tata kelola yang transparan “UMI bergerak sebagai satu sistem, satu irama, satu tujuan,” ungkapnya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
UMI Jadi Tuan Rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional bagi Dosen
UMI Makassar menjadi tuan rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional yang diselenggarakan Bina Talenta Ditjen Risbang Kemdiktisaintek bekerja sama dengan LP2S UMI.
Rabu, 10 Jun 2026 18:39
News
Seleksi Calon Mahasiswa Tahfizh/Tahfizhah FK UMI Resmi Dibuka
Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr KH Muhammad Ishaq Samad, secara resmi membuka kegiatan Seleksi Calon Mahasiswa Tahfizh/Tahfizhah Fakultas Kedokteran UMI Tahun Akademik 2026/2027
Rabu, 10 Jun 2026 15:22
News
Sambut Milad ke-72, Yayasan Wakaf UMI Beri Bonus Gaji bagi Seluruh Dosen dan Staf
Dalam rangka Milad ke-72 Universitas Muslim Indonesia (UMI), Yayasan Wakaf UMI memberikan apresiasi berupa bonus sebesar satu kali gaji bulanan bagi seluruh dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UMI.
Selasa, 09 Jun 2026 15:34
News
BRIN Siapkan Fasilitas Iradiasi Pangan dan Teknologi Energi Alternatif
BRIN terus mengembangkan berbagai riset strategis untuk menjawab tantangan global, terutama perubahan iklim serta upaya mewujudkan kemandirian energi dan pangan nasional.
Senin, 08 Jun 2026 16:50
Sulsel
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
PPs UMI menggelar International Conference on Sustainable Development and Its Impact in Asian and Global Context di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (8/6/2026).
Senin, 08 Jun 2026 16:07
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gubernur Sulsel Cek Langsung Progres Pekerjaan Jalan Hertasning-Aroepala dan Poros Pattallassang
2
Dugaan Korupsi SPAM Rp8 M Jeneponto Belum Terungkap, Penyidik Lengkapi Bukti
3
LPS Ajak Mahasiswa Unhas Bangun Kesadaran Finansial Sejak Dini
4
Muprov Kadin Sulsel Diminta Ditunda, Pengurus Soroti Legalitas dan Administrasi
5
Wali Kota Makassar Ingatkan ASN Jangan Abaikan Tugas karena Piala Dunia 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gubernur Sulsel Cek Langsung Progres Pekerjaan Jalan Hertasning-Aroepala dan Poros Pattallassang
2
Dugaan Korupsi SPAM Rp8 M Jeneponto Belum Terungkap, Penyidik Lengkapi Bukti
3
LPS Ajak Mahasiswa Unhas Bangun Kesadaran Finansial Sejak Dini
4
Muprov Kadin Sulsel Diminta Ditunda, Pengurus Soroti Legalitas dan Administrasi
5
Wali Kota Makassar Ingatkan ASN Jangan Abaikan Tugas karena Piala Dunia 2026