HMI Jeneponto Desak Kejati Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pasar Lassang
Selasa, 07 Apr 2026 16:56
Aksi unjuk rasa HMI Jeneponto di depan Kantor Kejati Sulsel. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jeneponto menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Selasa (7/4/2026). Aksi ini menyoroti penanganan dugaan korupsi pembangunan Pasar Lassang-Lassang yang dinilai belum menunjukkan kejelasan.
Dalam aksinya, massa menyampaikan kritik terhadap aparat penegak hukum yang dianggap lamban dalam menuntaskan perkara tersebut.
Melalui pernyataan sikapnya, HMI Cabang Jeneponto menegaskan bahwa Putusan Pengadilan Tipikor PN Makassar Nomor 65/Pid.Sus-TPK/2020/PN Mks bukan sekadar arsip hukum yang dapat diabaikan. Mereka menyebut putusan tersebut sebagai “perintah hukum” yang lahir dari proses pembuktian di persidangan dan wajib ditindaklanjuti.
Sorotan juga diarahkan kepada Polda Sulawesi Selatan yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret dalam penanganan perkara. HMI menilai proses hukum saat ini cenderung stagnan, tidak progresif, dan berpotensi mandek.
“Ini bukan lagi soal lambat atau cepat, tapi soal keberanian menegakkan hukum tanpa tebang pilih,” tegas Jenderal Advokasi HMI Cabang Jeneponto, Sulaeman.
Melalui aksi tersebut, HMI mendesak Kejati Sulsel untuk segera menuntaskan kasus dugaan korupsi Pasar Lassang-Lassang. Mereka menilai langkah ini penting untuk memecah kebuntuan dan memastikan seluruh fakta hukum tidak berhenti di atas kertas.
Pengunjuk rasa juga menyatakan dukungan kepada Kejati Sulsel untuk memimpin proses hukum, dengan catatan penanganan dilakukan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada penuntasan perkara.
HMI Cabang Jeneponto turut mengingatkan dampak serius apabila penegakan hukum diabaikan.
“Jika hukum diabaikan, publik berhak curiga. Jika kepercayaan publik runtuh, maka yang hancur bukan hanya kasus ini—tapi wibawa institusi hukum itu sendiri,” lanjut Sulaeman.
Dalam aksi tersebut, massa membentangkan spanduk bertuliskan “Usut Tuntas Kasus Korupsi Pasar Lassang-Lassang Jeneponto”. Mereka menegaskan aksi ini merupakan bentuk kontrol publik yang sah dan konstitusional.
"Dengan tegas, dan tanpa kompromi, Perintah hukum tidak boleh diabaikan dan Keadilan tidak boleh ditunda Penegakan hukum tidak boleh tebang pilih," tegas Ketua Umum HMI Cabang Jeneponto, Gunawan.
"Kami menunggu apakah aparat akan bertindak tegas, atau justru membiarkan kepercayaan masyarakat terus terkikis," tambahnya.
Dalam aksinya, massa menyampaikan kritik terhadap aparat penegak hukum yang dianggap lamban dalam menuntaskan perkara tersebut.
Melalui pernyataan sikapnya, HMI Cabang Jeneponto menegaskan bahwa Putusan Pengadilan Tipikor PN Makassar Nomor 65/Pid.Sus-TPK/2020/PN Mks bukan sekadar arsip hukum yang dapat diabaikan. Mereka menyebut putusan tersebut sebagai “perintah hukum” yang lahir dari proses pembuktian di persidangan dan wajib ditindaklanjuti.
Sorotan juga diarahkan kepada Polda Sulawesi Selatan yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret dalam penanganan perkara. HMI menilai proses hukum saat ini cenderung stagnan, tidak progresif, dan berpotensi mandek.
“Ini bukan lagi soal lambat atau cepat, tapi soal keberanian menegakkan hukum tanpa tebang pilih,” tegas Jenderal Advokasi HMI Cabang Jeneponto, Sulaeman.
Melalui aksi tersebut, HMI mendesak Kejati Sulsel untuk segera menuntaskan kasus dugaan korupsi Pasar Lassang-Lassang. Mereka menilai langkah ini penting untuk memecah kebuntuan dan memastikan seluruh fakta hukum tidak berhenti di atas kertas.
Pengunjuk rasa juga menyatakan dukungan kepada Kejati Sulsel untuk memimpin proses hukum, dengan catatan penanganan dilakukan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada penuntasan perkara.
HMI Cabang Jeneponto turut mengingatkan dampak serius apabila penegakan hukum diabaikan.
“Jika hukum diabaikan, publik berhak curiga. Jika kepercayaan publik runtuh, maka yang hancur bukan hanya kasus ini—tapi wibawa institusi hukum itu sendiri,” lanjut Sulaeman.
Dalam aksi tersebut, massa membentangkan spanduk bertuliskan “Usut Tuntas Kasus Korupsi Pasar Lassang-Lassang Jeneponto”. Mereka menegaskan aksi ini merupakan bentuk kontrol publik yang sah dan konstitusional.
"Dengan tegas, dan tanpa kompromi, Perintah hukum tidak boleh diabaikan dan Keadilan tidak boleh ditunda Penegakan hukum tidak boleh tebang pilih," tegas Ketua Umum HMI Cabang Jeneponto, Gunawan.
"Kami menunggu apakah aparat akan bertindak tegas, atau justru membiarkan kepercayaan masyarakat terus terkikis," tambahnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sports
KONI Minta Kejaksaan Dampingi Pengelolaan Dana Hibah Porprov Sulsel
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan terus mematangkan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulsel yang akan digelar di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo pada 7–14 November 2026.
Senin, 12 Okt 2026 10:13
News
Sinergi Pertamina - Kejati Sulsel Jaga Kelancaran Layanan Energi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan memperkuat koordinasi kelembagaan untuk mendukung kelancaran operasional dan pelayanan energi kepada masyarakat.
Kamis, 08 Okt 2026 20:47
News
Husniah Talenrang Tersangka, Kabupaten Gowa Bakal Dipimpin Plt Bupati
Pemprov Sulsel memastikan keberlangsungan pemerintahan Kabupaten Gowa tetap mengacu pada regulasi setelah Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang tersangka dugaan korupsi pengurusan PBG.
Sabtu, 26 Sep 2026 08:10
News
Sitti Husniah Talenrang jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PBG
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipikor Polri dalam perkara dugaan korupsi pengurusan PBG dan perizinan lainnya di Kabupaten Gowa.
Jum'at, 25 Sep 2026 16:54
Sulsel
Anaknya Diseret-seret, Dua Saksi Kasus Korupsi PBG di Gowa Merasa Diintimidasi Polisi
Dua saksi kasus korupsi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di wilayah Gowa mengaku diintimidasi oleh Penyidik Polresta Gowa.
Rabu, 09 Sep 2026 14:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bakal Calon Ketua Perebutkan 27 Suara di Musda Demokrat Sulsel 2026
2
FIFGROUP Maros Edukasi Pelajar tentang Literasi Keuangan dan Jamsos
3
Penerbangan Kuala Lumpur-Madinah Dibatalkan, 53 Jemaah Umrah Terdampak
4
Bawaslu Selayar Temukan 3 Orang Meninggal yang Masuk Daftar Pemilih di Putabangun
5
Serap Langsung Aspirasi, Wabup Gowa Ingin Safari Subuh Forkopimda Rutin Digelar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bakal Calon Ketua Perebutkan 27 Suara di Musda Demokrat Sulsel 2026
2
FIFGROUP Maros Edukasi Pelajar tentang Literasi Keuangan dan Jamsos
3
Penerbangan Kuala Lumpur-Madinah Dibatalkan, 53 Jemaah Umrah Terdampak
4
Bawaslu Selayar Temukan 3 Orang Meninggal yang Masuk Daftar Pemilih di Putabangun
5
Serap Langsung Aspirasi, Wabup Gowa Ingin Safari Subuh Forkopimda Rutin Digelar