GMTD Dorong Ekonomi Warga Lewat Program Jumat Berbagi
Jum'at, 10 Apr 2026 16:31
Lewat program Corporate Social Responsibility (CSR) “Jumat Berbagi”, GMTD tidak hanya hadir sebagai pemberi bantuan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi lokal di kawasan Tanjung Bunga. Foto/IST
MAKASSAR - Komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat terus diperkuat PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) melalui inisiatif sosial yang berdampak langsung. Lewat program Corporate Social Responsibility (CSR) “Jumat Berbagi”, perusahaan tidak hanya hadir sebagai pemberi bantuan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi lokal di kawasan Tanjung Bunga.
Program ini dirancang untuk menciptakan manfaat ganda, dengan menghubungkan kegiatan sosial dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam pelaksanaan terbarunya, GMTD menyalurkan ratusan paket makanan kepada masyarakat prasejahtera, mulai dari pekerja harian, pengemudi bentor, hingga warga sekitar.
Menariknya, seluruh paket yang dibagikan merupakan hasil produksi pelaku UMKM setempat. Pendekatan ini menjadikan “Jumat Berbagi” tidak sekadar kegiatan filantropi, melainkan juga upaya nyata dalam mendorong perputaran ekonomi di tingkat komunitas.
Kegiatan ini turut melibatkan jajaran manajemen dan karyawan GMTD yang turun langsung ke lapangan. Kehadiran mereka tidak hanya mempererat hubungan dengan masyarakat, tetapi juga memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.
Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, menegaskan bahwa pendekatan CSR perusahaan kini diarahkan untuk menciptakan dampak ganda yang berkelanjutan.
“GMTD tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi bagaimana setiap program sosial mampu menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan UMKM lokal, kami ingin memastikan bahwa setiap intervensi sosial juga berkontribusi pada penguatan ekonomi komunitas,” ujar Jemmy.
Ia menambahkan, keberlanjutan kawasan tidak dapat dilepaskan dari kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. “Kami memandang masyarakat sebagai mitra strategis dalam pertumbuhan kawasan. Karena itu, kehadiran GMTD harus dirasakan secara nyata, baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Jumat Berbagi menjadi salah satu instrumen untuk menjaga kesinambungan tersebut,” tambahnya.
Sebagai program rutin, “Jumat Berbagi” dijalankan secara konsisten sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan. Setiap inisiatif CSR yang dilakukan juga dirancang selaras dengan prinsip keberlanjutan serta memiliki dampak yang terukur.
Ke depan, GMTD berencana memperluas cakupan program CSR ke berbagai sektor, termasuk sosial, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Langkah ini sejalan dengan kerangka strategis grup “Lippo Untuk Indonesia PASTI” (Pintar, Asri, Sejahtera, Tangguh, Independen) dalam mendorong pembangunan masyarakat yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing.
Program ini dirancang untuk menciptakan manfaat ganda, dengan menghubungkan kegiatan sosial dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam pelaksanaan terbarunya, GMTD menyalurkan ratusan paket makanan kepada masyarakat prasejahtera, mulai dari pekerja harian, pengemudi bentor, hingga warga sekitar.
Menariknya, seluruh paket yang dibagikan merupakan hasil produksi pelaku UMKM setempat. Pendekatan ini menjadikan “Jumat Berbagi” tidak sekadar kegiatan filantropi, melainkan juga upaya nyata dalam mendorong perputaran ekonomi di tingkat komunitas.
Kegiatan ini turut melibatkan jajaran manajemen dan karyawan GMTD yang turun langsung ke lapangan. Kehadiran mereka tidak hanya mempererat hubungan dengan masyarakat, tetapi juga memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.
Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, menegaskan bahwa pendekatan CSR perusahaan kini diarahkan untuk menciptakan dampak ganda yang berkelanjutan.
“GMTD tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi bagaimana setiap program sosial mampu menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan UMKM lokal, kami ingin memastikan bahwa setiap intervensi sosial juga berkontribusi pada penguatan ekonomi komunitas,” ujar Jemmy.
Ia menambahkan, keberlanjutan kawasan tidak dapat dilepaskan dari kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. “Kami memandang masyarakat sebagai mitra strategis dalam pertumbuhan kawasan. Karena itu, kehadiran GMTD harus dirasakan secara nyata, baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Jumat Berbagi menjadi salah satu instrumen untuk menjaga kesinambungan tersebut,” tambahnya.
Sebagai program rutin, “Jumat Berbagi” dijalankan secara konsisten sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan. Setiap inisiatif CSR yang dilakukan juga dirancang selaras dengan prinsip keberlanjutan serta memiliki dampak yang terukur.
Ke depan, GMTD berencana memperluas cakupan program CSR ke berbagai sektor, termasuk sosial, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Langkah ini sejalan dengan kerangka strategis grup “Lippo Untuk Indonesia PASTI” (Pintar, Asri, Sejahtera, Tangguh, Independen) dalam mendorong pembangunan masyarakat yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Baruga Market Jadi Ruang Kolaborasi UMKM dan Warga Bukit Baruga
Bukit Baruga terus memperluas ruang kolaborasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Baruga Market.
Selasa, 22 Sep 2026 11:47
Ekbis
PLN Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Sinjai Lewat Pelatihan Digital dan Peternakan
PLN UID Sulselrabar menggabungkan dua pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui Digital Skill Bootcamp dan pengembangan sentra peternakan NUMA Farm.
Jum'at, 18 Sep 2026 16:09
Ekbis
NIPAH PARK Gelar Makassar Coffee Fest 2026, Dukung Industri Kopi Lokal
Penyelenggaraan Makassar Coffee Fest 2026 merupakan bagian dari upaya NIPAH PARK mendukung kegiatan UMKM sekaligus memperkuat ekosistem industri kopi di daerah.
Rabu, 16 Sep 2026 19:21
News
Menteri UMKM Ancam Tindak Petugas Bank yang Nekat Minta Agunan KUR
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, menegaskan bahwa program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon Rp1 juta hingga Rp100 juta tidak boleh dimintai agunan.
Rabu, 16 Sep 2026 00:38
Makassar City
Unhas Dorong Kementerian UMKM Biayai Sertifikasi BPOM dan Halal
Unhas mendorong Kementerian UMKM mengalihkan fokus anggaran untuk membiayai perizinan strategis bagi pelaku usaha mikro, khususnya sertifikasi BPOM serta uji laboratorium halal.
Selasa, 15 Sep 2026 20:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Putri Sulung Mantan Rektor UNM Sampaikan Pesan Khusus untuk Prof Hasmyati
2
IPCM Perluas Peta Bisnis Maritim, Bidik Kawasan Industri hingga Indonesia Timur
3
PJM Tingkatkan SDM Pandu, Perkuat Keselamatan dan Keandalan Pelayaran
4
Gandeng Tiga Bank, Perumahan Subsidi Alexandria City Moncongloe Gelar Akad Massal 250 User
5
FSIKP UMI Gelar Kick-Off BIPA untuk Mahasiswa Internasional
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Putri Sulung Mantan Rektor UNM Sampaikan Pesan Khusus untuk Prof Hasmyati
2
IPCM Perluas Peta Bisnis Maritim, Bidik Kawasan Industri hingga Indonesia Timur
3
PJM Tingkatkan SDM Pandu, Perkuat Keselamatan dan Keandalan Pelayaran
4
Gandeng Tiga Bank, Perumahan Subsidi Alexandria City Moncongloe Gelar Akad Massal 250 User
5
FSIKP UMI Gelar Kick-Off BIPA untuk Mahasiswa Internasional