Beda dari Biasanya, Pelepasan Jemaah Haji Maros Digabung dengan Penutupan MTQ
Selasa, 14 Apr 2026 16:34
Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur bersama Kepala Kanwil Kemenhaj Maros, Ahmad Ihyadin. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros akan melepas ratusan calon jemaah haji tahun 2026 dengan konsep berbeda. Pelepasan direncanakan digelar bersamaan dengan penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, mengungkapkan jumlah jemaah haji asal Maros tahun ini mencapai 626 orang, terdiri atas 409 perempuan dan 217 laki-laki.
"Total jemaah kita tahun ini 626 orang, yang akan terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter). Ada satu kloter yang utuh berisi sekitar 380-an jemaah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 30 April 2026. Sementara itu, keberangkatan perdana direncanakan pada 1 Mei 2026.
Menurut Muetazim, konsep pelepasan jemaah tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Jika biasanya digelar dalam satu acara khusus, kali ini pelepasan disisipkan dalam rangkaian penutupan MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Maros.
"Tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan, hanya saja karena ada momentum MTQ, maka pelepasan kita gabungkan dalam acara penutupan," jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Maros telah berkoordinasi dengan panitia pelaksana MTQ untuk menyiapkan fasilitas yang memadai bagi jemaah, mengingat mayoritas calon haji berusia lanjut.
“Rata-rata jemaah kita sekitar 70 persen berusia di atas 65 tahun. Jadi kami pastikan kenyamanan dan tempat yang layak saat prosesi pelepasan nanti,” tambahnya.
Pemkab Maros berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini berjalan lancar serta para jemaah diberikan kesehatan hingga kembali ke tanah air.
Sementara itu, kloter terakhir atau kloter 43 diperkirakan berangkat sekitar 20 Mei 2026, atau enam hari sebelum penutupan penerimaan jemaah haji di Mekkah.
Muetazim menegaskan kembali bahwa prosesi pelepasan jemaah haji tahun ini akan digabung dengan penutupan MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros.
“Pelepasan tahun ini kita selipkan di penutupan MTQ,” jelasnya.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahamad Ihyadin, mengatakan seluruh jemaah haji akan menerima uang saku (living cost) sebesar 750 riyal atau sekitar Rp3 juta lebih pada musim haji 2026.
Ia menambahkan, mayoritas jemaah haji Maros didominasi oleh lanjut usia, dengan sekitar 75 persen berusia 65 tahun ke atas. Karena itu, perhatian khusus diberikan, terutama dalam pelayanan dan pengawasan selama proses keberangkatan hingga di Tanah Suci.
“Untuk lansia sudah disiapkan petugas dan fasilitas khusus, termasuk kursi roda,” katanya.
Ahamad juga menyampaikan bahwa perlengkapan jemaah, seperti koper, masih dalam proses pengiriman dari Kantor Wilayah.
Ia mengingatkan jemaah untuk bersiap menghadapi suhu panas ekstrem di Arab Saudi yang diperkirakan mencapai 40 hingga 45 derajat Celsius. Sebagai langkah antisipasi, jemaah diminta menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih serta menggunakan pelindung diri seperti masker dan kacamata.
Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, mengungkapkan jumlah jemaah haji asal Maros tahun ini mencapai 626 orang, terdiri atas 409 perempuan dan 217 laki-laki.
"Total jemaah kita tahun ini 626 orang, yang akan terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter). Ada satu kloter yang utuh berisi sekitar 380-an jemaah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 30 April 2026. Sementara itu, keberangkatan perdana direncanakan pada 1 Mei 2026.
Menurut Muetazim, konsep pelepasan jemaah tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Jika biasanya digelar dalam satu acara khusus, kali ini pelepasan disisipkan dalam rangkaian penutupan MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Maros.
"Tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan, hanya saja karena ada momentum MTQ, maka pelepasan kita gabungkan dalam acara penutupan," jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Maros telah berkoordinasi dengan panitia pelaksana MTQ untuk menyiapkan fasilitas yang memadai bagi jemaah, mengingat mayoritas calon haji berusia lanjut.
“Rata-rata jemaah kita sekitar 70 persen berusia di atas 65 tahun. Jadi kami pastikan kenyamanan dan tempat yang layak saat prosesi pelepasan nanti,” tambahnya.
Pemkab Maros berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini berjalan lancar serta para jemaah diberikan kesehatan hingga kembali ke tanah air.
Sementara itu, kloter terakhir atau kloter 43 diperkirakan berangkat sekitar 20 Mei 2026, atau enam hari sebelum penutupan penerimaan jemaah haji di Mekkah.
Muetazim menegaskan kembali bahwa prosesi pelepasan jemaah haji tahun ini akan digabung dengan penutupan MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros.
“Pelepasan tahun ini kita selipkan di penutupan MTQ,” jelasnya.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahamad Ihyadin, mengatakan seluruh jemaah haji akan menerima uang saku (living cost) sebesar 750 riyal atau sekitar Rp3 juta lebih pada musim haji 2026.
Ia menambahkan, mayoritas jemaah haji Maros didominasi oleh lanjut usia, dengan sekitar 75 persen berusia 65 tahun ke atas. Karena itu, perhatian khusus diberikan, terutama dalam pelayanan dan pengawasan selama proses keberangkatan hingga di Tanah Suci.
“Untuk lansia sudah disiapkan petugas dan fasilitas khusus, termasuk kursi roda,” katanya.
Ahamad juga menyampaikan bahwa perlengkapan jemaah, seperti koper, masih dalam proses pengiriman dari Kantor Wilayah.
Ia mengingatkan jemaah untuk bersiap menghadapi suhu panas ekstrem di Arab Saudi yang diperkirakan mencapai 40 hingga 45 derajat Celsius. Sebagai langkah antisipasi, jemaah diminta menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih serta menggunakan pelindung diri seperti masker dan kacamata.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
350 Kantong Daging Kurban Bantuan Presiden RI Dibagikan ke Warga Camba
Sebanyak 350 kantong daging kurban dari sapi bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dibagikan kepada masyarakat di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros.
Kamis, 28 Mei 2026 15:57
News
Imigrasi Makassar Gagalkan Upaya Haji Nonprosedural
Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menunda keberangkatan lima warga negara Indonesia (WNI) yang diduga akan melaksanakan ibadah haji secara non-prosedural di Area Keberangkatan Internasional Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Jumat 22 Mei 2026.
Senin, 25 Mei 2026 08:24
Sulsel
Kemenhaj Sulsel Gelar Zikir dan Doa Bersama Sambut Puncak Haji Armuzna
Menyambut puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar zikir dan doa bersama.
Jum'at, 22 Mei 2026 13:18
Sulsel
Kloter 42 Dilepas, Jamaah Haji Bantaeng Terbang ke Mekkah 20 Mei 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng resmi melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Bantaeng musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Rabu, 20 Mei 2026 12:28
Sulsel
Bupati Maros Gagas Gerakan Donasi Buku, Targetkan 1.000 Judul untuk Sekolah
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menggagas gerakan donasi buku yang melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Maros dalam rangka memperingati Hari Buku, Senin (18/5/2026).
Senin, 18 Mei 2026 10:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PTOS-M Jadi Senjata Digital PTP Nonpetikemas Gerakkan Logistik-Tumbuhkan Ekonomi
2
Tarif Parkir MHM 2026 Dipatok Flat, Motor Rp3.000 dan Mobil Rp5.000
3
RSUD Syekh Yusuf Gowa Kebakaran, Sejumlah Pasien Dipindahkan ke Lokasi Aman
4
Tiket Gratis hingga Cashback Jutaan Ramaikan BookCabin Travel Fair di Makassar
5
Veda Ega Pratama Lolos Q2 Moto3 Mugello, Catatan Waktu Kalahkan Pemuncak Klasemen
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PTOS-M Jadi Senjata Digital PTP Nonpetikemas Gerakkan Logistik-Tumbuhkan Ekonomi
2
Tarif Parkir MHM 2026 Dipatok Flat, Motor Rp3.000 dan Mobil Rp5.000
3
RSUD Syekh Yusuf Gowa Kebakaran, Sejumlah Pasien Dipindahkan ke Lokasi Aman
4
Tiket Gratis hingga Cashback Jutaan Ramaikan BookCabin Travel Fair di Makassar
5
Veda Ega Pratama Lolos Q2 Moto3 Mugello, Catatan Waktu Kalahkan Pemuncak Klasemen