Bupati Maros Lepas 626 Calon Jemaah Haji, 75% Kalangan Lansia
Sabtu, 18 Apr 2026 20:41
Bupati dan Wabup Maros, AS Chaidir Syam-Muetazim Mansyur seusai pelepasan jemaah haji di arena MTQ Sulsel. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Sebanyak 626 calon jemaah haji asal Kabupaten Maros resmi dilepas oleh Bupati Maros, AS Chaidir Syam, di Lapangan Pallantikang, Sabtu malam (18/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Maros AS Chaidir Syam mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik daerah selama menjalankan ibadah haji.
Dia mengatakan, tahun ini, jumlah calon jemaah haji mengalami kenaikan.
"Alhamdulillah, hari ini kita melepas jemaah haji Kabupaten Maros sebanyak 626 orang. Ini peningkatan yang hampir 100 persen dibandingkan tahun lalu,” ujarnya kepada awak media, saat ditemui di sela-sela pelepasan calon jemaah haji di Lapangan Pallangtikang.
Dia menjelaskan, dari total tersebut, terdapat satu kelompok terbang (kloter) penuh sebanyak 387 jemaah yang tergabung dalam kloter 14.
"Sementara sisanya tersebar di sejumlah kloter lain. Totalnya terbagi di sekitar 10 kloter. Untuk kloter penuh itu ada di kloter 14," jelasnya.
Menariknya, mayoritas jemaah haji Maros tahun ini didominasi oleh kelompok lanjut usia (lansia). Berdasarkan data yang disampaikan, sekitar 75 persen jemaah merupakan lansia.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin, menambahkan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, khususnya bagi jemaah lanjut usia (lansia).
"Untuk lansia, memang sudah ada mitigasi awal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Maros. Semua jemaah lansia mendapatkan perhatian khusus, baik dari sisi kesehatan maupun pendampingan selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah," ujarnya.
Dia menambahkan, para jemaah akan diberangkatkan secara bertahap sesuai dengan kelompok terbang (kloter) yang telah ditetapkan.
Jadwal keberangkatan juga telah disusun dengan mempertimbangkan kesiapan jemaah dan teknis penerbangan.
Selain itu, Ahmad Ihyadin mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kebersihan dan ketertiban, baik di asrama haji maupun selama berada di Tanah Suci.
Dia juga mengingatkan agar jemaah tidak membawa barang berlebihan dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan.
"Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengimbau seluruh jemaah untuk tetap menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Ini bagian dari mencerminkan akhlak yang baik selama berhaji," tambahnya.
Dalam sambutannya, Bupati Maros AS Chaidir Syam mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik daerah selama menjalankan ibadah haji.
Dia mengatakan, tahun ini, jumlah calon jemaah haji mengalami kenaikan.
"Alhamdulillah, hari ini kita melepas jemaah haji Kabupaten Maros sebanyak 626 orang. Ini peningkatan yang hampir 100 persen dibandingkan tahun lalu,” ujarnya kepada awak media, saat ditemui di sela-sela pelepasan calon jemaah haji di Lapangan Pallangtikang.
Dia menjelaskan, dari total tersebut, terdapat satu kelompok terbang (kloter) penuh sebanyak 387 jemaah yang tergabung dalam kloter 14.
"Sementara sisanya tersebar di sejumlah kloter lain. Totalnya terbagi di sekitar 10 kloter. Untuk kloter penuh itu ada di kloter 14," jelasnya.
Menariknya, mayoritas jemaah haji Maros tahun ini didominasi oleh kelompok lanjut usia (lansia). Berdasarkan data yang disampaikan, sekitar 75 persen jemaah merupakan lansia.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin, menambahkan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, khususnya bagi jemaah lanjut usia (lansia).
"Untuk lansia, memang sudah ada mitigasi awal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Maros. Semua jemaah lansia mendapatkan perhatian khusus, baik dari sisi kesehatan maupun pendampingan selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah," ujarnya.
Dia menambahkan, para jemaah akan diberangkatkan secara bertahap sesuai dengan kelompok terbang (kloter) yang telah ditetapkan.
Jadwal keberangkatan juga telah disusun dengan mempertimbangkan kesiapan jemaah dan teknis penerbangan.
Selain itu, Ahmad Ihyadin mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kebersihan dan ketertiban, baik di asrama haji maupun selama berada di Tanah Suci.
Dia juga mengingatkan agar jemaah tidak membawa barang berlebihan dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan.
"Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengimbau seluruh jemaah untuk tetap menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Ini bagian dari mencerminkan akhlak yang baik selama berhaji," tambahnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
626 Calon Jemaah Haji Maros Dilepas di Lapangan Pallantikang
Sebanyak 626 calon jemaah haji asal Kabupaten Maros resmi dilepas oleh Bupati Maros, AS Chaidir Syam, di Lapangan Pallantikang, Sabtu malam (18/4/2026).
Sabtu, 18 Apr 2026 20:38
Sulsel
WFH Diproyeksi Tekan Belanja Operasional Pemkab Maros hingga 20%
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mulai mengkaji penerapan pola kerja fleksibel melalui skema work from home (WFH) sebagai upaya efisiensi anggaran.
Jum'at, 17 Apr 2026 13:16
Ekbis
Hadir di Makassar, Bursa Sajadah Permudah Jamaah Haji Hindari Biaya Kelebihan Bagasi
Bursa Sajadah, pusat perlengkapan haji, umrah, dan oleh-oleh khas Timur Tengah terbesar di Indonesia, secara resmi mengumumkan pembukaan cabang terbarunya di Kota Makassar.
Jum'at, 17 Apr 2026 12:43
Sulsel
MTQ Sulsel XXXIV di Maros Masuk Babak Final
Ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Sulsel ke-XXXIV di Kabupaten Maros, saat ini sudah masuk ke babak final, setelah empat hari dilaksanakannya babak penyisihan di 8 cabang dan 25 golongan lomba.
Jum'at, 17 Apr 2026 10:26
Sulsel
Wabup Maros Tinjau Pemondokan Kafilah MTQ, Pastikan Aman dan Nyaman
Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, yang juga Ketua Panitia Pelaksana MTQ Sulawesi Selatan ke-XXXIV, mengunjungi sejumlah lokasi pemondokan kafilah yang tersebar di beberapa kecamatan.
Kamis, 16 Apr 2026 14:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Atlet hingga Orang Tuanya Tanda Tangani Petisi Penolakan Hibah GOR Sepak Takraw untuk Kejaksaan Selayar
2
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
3
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
4
Polipangkep Jadi Pionir Transformasi Pendidikan Vokasi di Indonesia
5
Kukuhkan Dua Guru Besar, Polipangkep Kini Miliki 8 Profesor
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Atlet hingga Orang Tuanya Tanda Tangani Petisi Penolakan Hibah GOR Sepak Takraw untuk Kejaksaan Selayar
2
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
3
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
4
Polipangkep Jadi Pionir Transformasi Pendidikan Vokasi di Indonesia
5
Kukuhkan Dua Guru Besar, Polipangkep Kini Miliki 8 Profesor