PNM Edukasi 2.700 Siswa SMK se-Indonesia tentang Kewirausahaan dan Dunia Kerja
Minggu, 24 Mei 2026 10:01
PT PNM menghadirkan program Pekan Nasional Mengajar bertajuk “Berkelana: Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan & Dampak Keberlanjutan”. Foto: Istimewa
JAKARTA - Siswa/i SMK memiliki posisi yang unik dalam dunia pendidikan. Mereka dipersiapkan untuk lebih cepat mengenal dunia kerja, beradaptasi dengan industri, hingga memiliki keterampilan yang aplikatif. Namun di lapangan, tantangan yang mereka hadapi juga tidak sedikit.
Banyak siswa SMK harus berhadapan dengan cepatnya perubahan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, hingga tuntutan untuk memiliki kemampuan di luar keterampilan teknis. Dunia kerja hari ini tidak hanya mencari lulusan yang bisa bekerja, tetapi juga yang mampu berkomunikasi, beradaptasi, berpikir kreatif, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.
Di sisi lain, tidak semua siswa memiliki kesempatan untuk mengenal dunia profesional secara langsung. Bagi sebagian siswa, terutama di daerah, akses terhadap wawasan industri, motivasi karier, maupun pengalaman praktis masih cukup terbatas. Akibatnya, ada jarak antara apa yang dipelajari di sekolah dengan gambaran nyata dunia kerja.
Karena itu, kolaborasi antara dunia pendidikan dan perusahaan menjadi semakin penting. Kehadiran program PNM Mengajar menjadi salah satu bentuk intervensi yang relevan untuk membantu menjembatani kebutuhan tersebut. Melalui Pekan Nasional Mengajar bertajuk “Berkelana: Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan & Dampak Keberlanjutan”, PNM menghadirkan perwakilan terbaiknya untuk berbagi pengalaman, wawasan, dan perspektif kepada para siswa yang juga sebagai rangkaian kegiatan HUT PNM ke-27.
Sebanyak 2.700 siswa/i SMK di seluruh Indonesia telah mendapatkan pencerahan dan pemahaman yang lebih dekat tentang bagaimana dunia entrepreneurship berkembang saat ini. Mulai dari pentingnya pola pikir kewirausahaan di era digital, literasi kesehatan mental, hingga kesadaran terhadap isu keberlanjutan.
Salah satu pengurus sekolah SMKN 7 Makassar, Adrianti selaku Wakil Kepala Sekolah mengapresiasi perhatian PNM dalam memperhatikan masa depan anak-anak didiknya.
“Materi PNM Mengajar kali ini benar-benar bikin mata terbuka! BERKELANA (Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan, dan Dampak Keberlanjutan) mengajarkan kepada anak-anak untuk menjadi generasi yang tidak hanya sukses secara finansial, tapi juga sehat secara raga dan bijak menjaga lingkungan. Yuk, mulai dari diri sendiri!,” ujar Adrianti.
Pada akhirnya, tantangan siswa SMK hari ini bukan hanya soal mencari pekerjaan, tetapi bagaimana mempersiapkan diri untuk terus berkembang di tengah perubahan zaman. Dan di situlah kolaborasi antara sekolah dan dunia usaha memiliki peran yang semakin strategis.
Banyak siswa SMK harus berhadapan dengan cepatnya perubahan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, hingga tuntutan untuk memiliki kemampuan di luar keterampilan teknis. Dunia kerja hari ini tidak hanya mencari lulusan yang bisa bekerja, tetapi juga yang mampu berkomunikasi, beradaptasi, berpikir kreatif, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.
Di sisi lain, tidak semua siswa memiliki kesempatan untuk mengenal dunia profesional secara langsung. Bagi sebagian siswa, terutama di daerah, akses terhadap wawasan industri, motivasi karier, maupun pengalaman praktis masih cukup terbatas. Akibatnya, ada jarak antara apa yang dipelajari di sekolah dengan gambaran nyata dunia kerja.
Karena itu, kolaborasi antara dunia pendidikan dan perusahaan menjadi semakin penting. Kehadiran program PNM Mengajar menjadi salah satu bentuk intervensi yang relevan untuk membantu menjembatani kebutuhan tersebut. Melalui Pekan Nasional Mengajar bertajuk “Berkelana: Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan & Dampak Keberlanjutan”, PNM menghadirkan perwakilan terbaiknya untuk berbagi pengalaman, wawasan, dan perspektif kepada para siswa yang juga sebagai rangkaian kegiatan HUT PNM ke-27.
Sebanyak 2.700 siswa/i SMK di seluruh Indonesia telah mendapatkan pencerahan dan pemahaman yang lebih dekat tentang bagaimana dunia entrepreneurship berkembang saat ini. Mulai dari pentingnya pola pikir kewirausahaan di era digital, literasi kesehatan mental, hingga kesadaran terhadap isu keberlanjutan.
Salah satu pengurus sekolah SMKN 7 Makassar, Adrianti selaku Wakil Kepala Sekolah mengapresiasi perhatian PNM dalam memperhatikan masa depan anak-anak didiknya.
“Materi PNM Mengajar kali ini benar-benar bikin mata terbuka! BERKELANA (Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan, dan Dampak Keberlanjutan) mengajarkan kepada anak-anak untuk menjadi generasi yang tidak hanya sukses secara finansial, tapi juga sehat secara raga dan bijak menjaga lingkungan. Yuk, mulai dari diri sendiri!,” ujar Adrianti.
Pada akhirnya, tantangan siswa SMK hari ini bukan hanya soal mencari pekerjaan, tetapi bagaimana mempersiapkan diri untuk terus berkembang di tengah perubahan zaman. Dan di situlah kolaborasi antara sekolah dan dunia usaha memiliki peran yang semakin strategis.
(MAN)
Berita Terkait
News
Responsif Tangani Keluhan Nasabah, PNM Dinilai Bertanggung Jawab
Permodalan Nasional Madani (PNM) dinilai sangat respons terhadap keluhan para nasabahnya. Termasuk dugaan ketidaksesuaian data nasabah.
Rabu, 19 Agu 2026 21:33
News
Komitmen PNM Tuntaskan Kasus Dugaan Pembiayaan Bermasalah di Wonomulyo Polman
Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Sulawesi Barat menemui manajemen PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Jum'at, 14 Agu 2026 09:13
Sulbar
Bukan Hanya Membantu Ibunya Berusaha, PNM Juga Menjaga Mimpi Anak Menggapai Cita-cita
Keterbatasan ekonomi masih menjadi salah satu penghalang anak-anak Indonesia dalam melanjutkan pendidikan. Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS Tahun 2025, terdapat 2.922.607 anak usia 7–18 tahun yang tidak bersekolah.
Minggu, 02 Agu 2026 19:08
Sulsel
Bersama PNM, Ainun Ubah Cara Pandang Warga Kampung Tentang Perempuan
Namanya Nuraenun. Namun di Bulukumba, Sulawesi Selatan, ia lebih dikenal sebagai Ainun, Account Officer PNM Mekaar yang setiap hari mendampingi para pengusaha ultra mikro.
Kamis, 16 Jul 2026 18:16
Ekbis
Fennawaty Buktikan Modal PNM Mekaar 3 Juta Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Bagi Sekitar
Mimpi itu mulai menemukan jalannya pada 2025, ketika ia mendapatkan akses pembiayaan dari PNM Mekaar senilai Rp3.000.000 tanpa agunan dan hidupnya pun berubah.
Jum'at, 10 Jul 2026 16:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026
2
BKKBN Sulsel Kolaborasi LAZ Hadji Kalla Bedah Rumah Keluarga Resiko Stunting
3
Setelah Yordania, Film Solata Kembali Berkiprah di Festival Film Cekoslowakia
4
Dua Bulan Berproses, Kasus Pencurian Kartu Kredit Belum Diungkap Polisi
5
Polres Maros Ungkap Kasus Pencurian Rumah, Pelaku Ditangkap di Sulawesi Tengah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026
2
BKKBN Sulsel Kolaborasi LAZ Hadji Kalla Bedah Rumah Keluarga Resiko Stunting
3
Setelah Yordania, Film Solata Kembali Berkiprah di Festival Film Cekoslowakia
4
Dua Bulan Berproses, Kasus Pencurian Kartu Kredit Belum Diungkap Polisi
5
Polres Maros Ungkap Kasus Pencurian Rumah, Pelaku Ditangkap di Sulawesi Tengah