Wali Kota Appi Ungkap 3 Kriteria Utama yang Harus Dimiliki Pimpinan Baznas
Jum'at, 05 Jun 2026 09:56
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Pimpinan Baznas RI, Saidah Sakwan memegangi amplop berisi nama 10 nama calom pimpinan Baznas Kota Makassar, kemarin. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar periode 2026-2031 memasuki tahap verifikasi faktual. Dari seluruh peserta yang mengikuti proses penjaringan, kini tersisa 10 kandidat yang akan bersaing memperebutkan lima kursi pimpinan.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan proses seleksi yang transparan dan akuntabel menjadi syarat penting untuk menghasilkan pimpinan Baznas yang memiliki integritas, kompetensi, dan komitmen dalam mengelola zakat bagi kepentingan masyarakat.
Menurut Munafri, Baznas memiliki peran strategis dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat dan membantu pemerintah mengurangi kemiskinan melalui pengelolaan dana zakat yang profesional dan tepat sasaran.
“Banyak pekerjaan yang selama ini dilakukan bersama dan manfaatnya masih sangat dirasakan oleh masyarakat hingga saat ini,” ujar Munafri, kemarin.
Ia menegaskan proses seleksi dilakukan untuk mendapatkan figur terbaik. Namun, peserta yang tidak terpilih nantinya bukan berarti tidak memiliki kapasitas atau kualitas yang baik.
“Pengabdian kepada masyarakat bisa dilakukan melalui banyak cara dan banyak ruang,” katanya.
Appi, sapaan Munafri, menilai Baznas tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pengelola zakat, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat kehidupan sosial masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan kemanusiaan.
Ia menyebut terdapat tiga kriteria utama yang harus dimiliki calon pimpinan Baznas. Pertama, memahami syariat Islam dan tata kelola zakat. Kedua, mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah. Ketiga, memiliki integritas dan amanah dalam mengelola dana umat.
Munafri juga memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan terbuka dan sesuai mekanisme yang berlaku. Proses penjaringan dilakukan oleh tim seleksi independen sebelum dilanjutkan ke tahap penilaian oleh Baznas RI.
“Lalu kita hasilkan 10 besar, kemudian diseleksi lagi oleh Komisioner Baznas Pusat. Jadi menurut saya, kurang transparan apa lagi,” pungkas Munafri.
Sementara itu, Pimpinan Baznas RI Saidah Sakwan mengatakan verifikasi faktual merupakan bagian dari proses konstitusional untuk menjaring amil negara yang kompeten, profesional, dan memahami tata kelola zakat sesuai syariat serta regulasi.
Ia menegaskan pimpinan Baznas yang terpilih nantinya harus mampu menjalankan fungsi negara dalam pengelolaan zakat sekaligus mendukung kebijakan pemerintah untuk melayani masyarakat.
Ia menjelaskan Baznas RI menerapkan prinsip 3A dalam tata kelola zakat, yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
Menurutnya, seluruh kandidat yang masuk 10 besar memiliki kualitas yang baik. Verifikasi faktual dilakukan untuk memastikan siapa yang paling siap menjalankan amanah tersebut.
Saidah berharap proses seleksi mampu melahirkan pimpinan Baznas Kota Makassar yang kredibel, profesional, dan mampu memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan proses seleksi yang transparan dan akuntabel menjadi syarat penting untuk menghasilkan pimpinan Baznas yang memiliki integritas, kompetensi, dan komitmen dalam mengelola zakat bagi kepentingan masyarakat.
Menurut Munafri, Baznas memiliki peran strategis dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat dan membantu pemerintah mengurangi kemiskinan melalui pengelolaan dana zakat yang profesional dan tepat sasaran.
“Banyak pekerjaan yang selama ini dilakukan bersama dan manfaatnya masih sangat dirasakan oleh masyarakat hingga saat ini,” ujar Munafri, kemarin.
Ia menegaskan proses seleksi dilakukan untuk mendapatkan figur terbaik. Namun, peserta yang tidak terpilih nantinya bukan berarti tidak memiliki kapasitas atau kualitas yang baik.
“Pengabdian kepada masyarakat bisa dilakukan melalui banyak cara dan banyak ruang,” katanya.
Appi, sapaan Munafri, menilai Baznas tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pengelola zakat, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat kehidupan sosial masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan kemanusiaan.
Ia menyebut terdapat tiga kriteria utama yang harus dimiliki calon pimpinan Baznas. Pertama, memahami syariat Islam dan tata kelola zakat. Kedua, mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah. Ketiga, memiliki integritas dan amanah dalam mengelola dana umat.
Munafri juga memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan terbuka dan sesuai mekanisme yang berlaku. Proses penjaringan dilakukan oleh tim seleksi independen sebelum dilanjutkan ke tahap penilaian oleh Baznas RI.
“Lalu kita hasilkan 10 besar, kemudian diseleksi lagi oleh Komisioner Baznas Pusat. Jadi menurut saya, kurang transparan apa lagi,” pungkas Munafri.
Sementara itu, Pimpinan Baznas RI Saidah Sakwan mengatakan verifikasi faktual merupakan bagian dari proses konstitusional untuk menjaring amil negara yang kompeten, profesional, dan memahami tata kelola zakat sesuai syariat serta regulasi.
Ia menegaskan pimpinan Baznas yang terpilih nantinya harus mampu menjalankan fungsi negara dalam pengelolaan zakat sekaligus mendukung kebijakan pemerintah untuk melayani masyarakat.
Ia menjelaskan Baznas RI menerapkan prinsip 3A dalam tata kelola zakat, yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
Menurutnya, seluruh kandidat yang masuk 10 besar memiliki kualitas yang baik. Verifikasi faktual dilakukan untuk memastikan siapa yang paling siap menjalankan amanah tersebut.
Saidah berharap proses seleksi mampu melahirkan pimpinan Baznas Kota Makassar yang kredibel, profesional, dan mampu memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Ekonomi Makassar Melaju 7,04 Persen, DPRD Puji Kepemimpinan Munafri
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Makassar memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 22:13
Makassar City
Revitalisasi Pedestrian Kajaolalido-Thamrin, Pemkot Makassar Bahas Penanganan Pohon
Keberadaan pohon eksisting menjadi salah satu persoalan yang harus ditangani dalam proyek revitalisasi pedestrian di Jalan Kajaolalido dan Jalan MH Thamrin, Kota Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 00:52
News
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Upaya Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam mendorong transformasi digitalisasi layanan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan transaksi keuangan daerah mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Kamis, 24 Sep 2026 23:02
Sulsel
SiLPA Bertambah Rp219 Miliar, Pemkot Makassar Lakukan Penyesuaian
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Kota Makassar bertambah sekitar Rp219 miliar setelah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kamis, 24 Sep 2026 06:08
Makassar City
Pemkot Makassar–Pertamina Matangkan Aturan Klasterisasi SPBU dan Jam Operasional Solar
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama PT Pertamina Patra Niaga terus mematangkan langkah strategis guna mengurai dan mencegah kemacetan akibat antrean panjang kendaraan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di berbagai SPBU.
Rabu, 23 Sep 2026 19:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
2
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
2
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan