Dirjen Imigrasi Dorong Pembenahan Layanan Usai Pelantikan Pejabat Baru
Rabu, 24 Jun 2026 14:54
Pelantikan dua pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi. Foto: Istimewa
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Hendarsam Marantoko, melantik dua pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi, yakni Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat, Syahrioma Delavino, dan Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Rakha Sukma Purnama, Senin (22/6/2026).
Pelantikan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan tata kelola layanan keimigrasian setelah dua pejabat yang sebelumnya menduduki posisi tersebut menjalani proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hendarsam mengatakan pelantikan ini merupakan langkah konkret dalam merespons hasil evaluasi internal sekaligus memperkuat integritas organisasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi bagian dari upaya pembenahan. Kami memastikan bahwa proses hukum yang berjalan menjadi momentum untuk memperkuat integritas dan tata kelola organisasi,” ujar Hendarsam.
Menurutnya, Direktorat Jenderal Imigrasi berkomitmen menjadikan setiap dinamika yang terjadi sebagai pijakan untuk melakukan perbaikan yang berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik.
Selain melakukan penguatan kepemimpinan, Ditjen Imigrasi juga menjalankan sejumlah langkah cepat (quick wins) sebagai tindak lanjut evaluasi internal. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah penyederhanaan proses bisnis layanan keimigrasian, khususnya dalam pengurusan izin tinggal, guna meningkatkan efisiensi dan kemudahan bagi masyarakat.
Berbagai langkah lainnya juga terus dilakukan, mulai dari penguatan pengawasan internal, percepatan tindak lanjut pengaduan masyarakat, peningkatan kontrol terhadap pelaksanaan tugas petugas di lapangan, hingga penguatan integritas aparatur.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat benar-benar merasakan perubahan. Pembenahan tidak boleh berhenti pada proses internal atau seremoni, tetapi harus tercermin dalam layanan yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel,” lanjutnya.
Pelantikan kali ini juga mencakup sejumlah pejabat lainnya, antara lain Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi di Banten, Kalimantan Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Bengkulu, dan Maluku, serta Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang.
Hendarsam menegaskan bahwa transformasi kepemimpinan merupakan upaya kolektif untuk membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas di seluruh jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi.
“Kepercayaan publik adalah hal utama yang harus kita jaga. Oleh karena itu, setiap pejabat yang dilantik hari ini memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pelayanan keimigrasian berjalan dengan baik, bersih, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Pelantikan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan tata kelola layanan keimigrasian setelah dua pejabat yang sebelumnya menduduki posisi tersebut menjalani proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hendarsam mengatakan pelantikan ini merupakan langkah konkret dalam merespons hasil evaluasi internal sekaligus memperkuat integritas organisasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi bagian dari upaya pembenahan. Kami memastikan bahwa proses hukum yang berjalan menjadi momentum untuk memperkuat integritas dan tata kelola organisasi,” ujar Hendarsam.
Menurutnya, Direktorat Jenderal Imigrasi berkomitmen menjadikan setiap dinamika yang terjadi sebagai pijakan untuk melakukan perbaikan yang berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik.
Selain melakukan penguatan kepemimpinan, Ditjen Imigrasi juga menjalankan sejumlah langkah cepat (quick wins) sebagai tindak lanjut evaluasi internal. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah penyederhanaan proses bisnis layanan keimigrasian, khususnya dalam pengurusan izin tinggal, guna meningkatkan efisiensi dan kemudahan bagi masyarakat.
Berbagai langkah lainnya juga terus dilakukan, mulai dari penguatan pengawasan internal, percepatan tindak lanjut pengaduan masyarakat, peningkatan kontrol terhadap pelaksanaan tugas petugas di lapangan, hingga penguatan integritas aparatur.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat benar-benar merasakan perubahan. Pembenahan tidak boleh berhenti pada proses internal atau seremoni, tetapi harus tercermin dalam layanan yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel,” lanjutnya.
Pelantikan kali ini juga mencakup sejumlah pejabat lainnya, antara lain Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi di Banten, Kalimantan Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Bengkulu, dan Maluku, serta Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang.
Hendarsam menegaskan bahwa transformasi kepemimpinan merupakan upaya kolektif untuk membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas di seluruh jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi.
“Kepercayaan publik adalah hal utama yang harus kita jaga. Oleh karena itu, setiap pejabat yang dilantik hari ini memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pelayanan keimigrasian berjalan dengan baik, bersih, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Tingkatkan Integritas dan Pelayanan Publik
Ditjen Imigrasi, Hendarsam Marantoko, meminta seluruh jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi menjalankan langkah konkret untuk memperkuat integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Rabu, 10 Jun 2026 09:00
News
Tanpa Antre di Saudi, Makkah Route Percepat Layanan Haji dari Makassar
Pelayanan jemaah haji melalui program Makkah Route di Embarkasi Makassar kembali mendapat apresiasi karena dinilai mempermudah proses keberangkatan.
Minggu, 03 Mei 2026 15:47
Sulsel
Sebanyak 15.804 Jemaah Haji Makassar Nikmati Layanan Makkah Route
Sebanyak 15.804 jemaah calon haji asal embarkasi Makassar akan menikmati layanan Makkah Route di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mulai 2026.
Minggu, 26 Apr 2026 14:02
News
13 Warga Indonesia Diduga Hendak Berhaji Pakai Visa Nonhaji
Direktorat Jenderal Imigrasi menunda keberangkatan 13 warga negara Indonesia (WNI) yang diduga akan menunaikan ibadah haji secara nonprosedural melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Selasa, 21 Apr 2026 14:59
Sulsel
Imigrasi Makassar Gagalkan WN RRT Ajukan Paspor RI dengan Identitas Palsu
Kantor Imigrasi Makassar berhasil menggagalkan upaya penipuan dokumen negara yang dilakukan oleh seorang warga negara asing (WNA) asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
Senin, 13 Apr 2026 14:30
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mengenang Keteladanan & Perjuangan Ajoeba Wartabone Lewat Bedah Buku
2
Wali Kota Makassar Akhirnya Lantik 369 Kepala Sekolah Definitif
3
DAFI School Makassar Tampilkan Karya Murid dalam Special Expo of Extracurricular 2026
4
IGS 2026 Jadi Peluang Pengrajin Makassar Bertemu Calon Mitra Ekspor
5
Mahasiswa IKBIM KIP UNM Dorong Pengembangan Potensi Desa Lassa-Lassa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mengenang Keteladanan & Perjuangan Ajoeba Wartabone Lewat Bedah Buku
2
Wali Kota Makassar Akhirnya Lantik 369 Kepala Sekolah Definitif
3
DAFI School Makassar Tampilkan Karya Murid dalam Special Expo of Extracurricular 2026
4
IGS 2026 Jadi Peluang Pengrajin Makassar Bertemu Calon Mitra Ekspor
5
Mahasiswa IKBIM KIP UNM Dorong Pengembangan Potensi Desa Lassa-Lassa