GMTD Bekali Kader Posyandu, Dorong Layanan Kesehatan Berkualitas di Makassar
Sabtu, 27 Jun 2026 19:45
GMTD memperkuat kapasitas kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat melalui Workshop Kader Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Maccini Sombala. Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) memperkuat kapasitas kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat melalui Workshop Kader Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Maccini Sombala. Kegiatan yang digelar di Madrid Hall, Akkarena, Jumat (26/6), merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) GMTD melalui pilar Tangguh dalam inisiatif grup Lippo Untuk Indonesia PASTI (Pintar, Asri, Sejahtera, Tangguh, dan Independen).
Sebanyak 80 kader dari 16 Posyandu mengikuti pelatihan bertema "Kompetensi Kader Posyandu dalam Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat". Workshop ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mendukung transformasi layanan kesehatan primer, khususnya pada enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan, mulai dari pelayanan ibu hamil, bayi, balita, usia sekolah dan remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.
Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, mengatakan pembangunan kawasan yang berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur, tetapi juga kualitas masyarakat yang tumbuh di dalamnya.
"Kami percaya pembangunan yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Puskesmas Maccini Sombala, kami berharap para kader Posyandu semakin siap menjadi mitra strategis dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih berkualitas bagi masyarakat," ujarnya.
Menurut Jemmy, workshop tersebut juga menjadi wadah bagi para kader untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring, serta memperkuat kolaborasi dalam mendukung program kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Maccini Sombala.
Kepala Puskesmas Maccini Sombala, drg. St. Hamsia, menilai peningkatan kapasitas kader merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat.
"Kader Posyandu berperan sebagai penghubung antara tenaga kesehatan dan masyarakat. Dukungan dunia usaha seperti GMTD menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas," katanya.
Workshop menghadirkan dua narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Makassar. Namchar Kautshar membawakan materi "Kader Kompeten untuk Kualitas Layanan Posyandu", yang menitikberatkan pada peningkatan kompetensi kader dalam pelayanan promotif dan preventif. Sementara itu, Nuraeni menyampaikan materi "Keterampilan Pendampingan Ibu Hamil dan Menyusui", meliputi edukasi gizi, pemberian ASI eksklusif, pemantauan kesehatan ibu dan bayi, serta pencegahan stunting sejak masa kehamilan.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang memberi ruang bagi para kader untuk berbagi pengalaman lapangan sekaligus membahas solusi atas berbagai tantangan pelayanan kesehatan di lingkungan masing-masing.
Sebagai bentuk dukungan terhadap operasional Posyandu, GMTD juga menyerahkan masing-masing 16 unit timbangan bayi dan 16 unit timbangan dewasa kepada seluruh Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Maccini Sombala.
Melalui program ini, GMTD berharap kader Posyandu semakin berperan sebagai agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta pengendalian penyakit di tingkat komunitas.
Bagi GMTD, kolaborasi dengan pemerintah, institusi kesehatan, dan masyarakat merupakan bagian dari komitmen membangun kawasan yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga memiliki kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. Perusahaan meyakini investasi pada kesehatan masyarakat merupakan fondasi bagi terciptanya komunitas yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.
Sebanyak 80 kader dari 16 Posyandu mengikuti pelatihan bertema "Kompetensi Kader Posyandu dalam Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat". Workshop ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mendukung transformasi layanan kesehatan primer, khususnya pada enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan, mulai dari pelayanan ibu hamil, bayi, balita, usia sekolah dan remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.
Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, mengatakan pembangunan kawasan yang berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur, tetapi juga kualitas masyarakat yang tumbuh di dalamnya.
"Kami percaya pembangunan yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Puskesmas Maccini Sombala, kami berharap para kader Posyandu semakin siap menjadi mitra strategis dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih berkualitas bagi masyarakat," ujarnya.
Menurut Jemmy, workshop tersebut juga menjadi wadah bagi para kader untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring, serta memperkuat kolaborasi dalam mendukung program kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Maccini Sombala.
Kepala Puskesmas Maccini Sombala, drg. St. Hamsia, menilai peningkatan kapasitas kader merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat.
"Kader Posyandu berperan sebagai penghubung antara tenaga kesehatan dan masyarakat. Dukungan dunia usaha seperti GMTD menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas," katanya.
Workshop menghadirkan dua narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Makassar. Namchar Kautshar membawakan materi "Kader Kompeten untuk Kualitas Layanan Posyandu", yang menitikberatkan pada peningkatan kompetensi kader dalam pelayanan promotif dan preventif. Sementara itu, Nuraeni menyampaikan materi "Keterampilan Pendampingan Ibu Hamil dan Menyusui", meliputi edukasi gizi, pemberian ASI eksklusif, pemantauan kesehatan ibu dan bayi, serta pencegahan stunting sejak masa kehamilan.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang memberi ruang bagi para kader untuk berbagi pengalaman lapangan sekaligus membahas solusi atas berbagai tantangan pelayanan kesehatan di lingkungan masing-masing.
Sebagai bentuk dukungan terhadap operasional Posyandu, GMTD juga menyerahkan masing-masing 16 unit timbangan bayi dan 16 unit timbangan dewasa kepada seluruh Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Maccini Sombala.
Melalui program ini, GMTD berharap kader Posyandu semakin berperan sebagai agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta pengendalian penyakit di tingkat komunitas.
Bagi GMTD, kolaborasi dengan pemerintah, institusi kesehatan, dan masyarakat merupakan bagian dari komitmen membangun kawasan yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga memiliki kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. Perusahaan meyakini investasi pada kesehatan masyarakat merupakan fondasi bagi terciptanya komunitas yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
News
LAZ Hadji Kalla Gelar Sunat Gratis di Buton Tengah, Jangkau 188 Anak
Sebanyak 188 anak mengikuti program sunat gratis dari LAZ Hadji Kalla yang dilaksanakan di Desa Kamama Mekar, Kecamatan Gu, pada Sabtu (20/6/2026).
Rabu, 24 Jun 2026 18:47
Ekbis
The Hive Frontier & Treetops Disambut Antusias, GMTD Catat Minat Pembeli Tinggi
PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) kembali memperluas portofolio propertinya dengan meluncurkan dua produk terbaru, The Hive Frontier dan Treetops, dalam acara yang digelar di CXC Tanjung Bunga.
Senin, 22 Jun 2026 18:09
News
GMTD Salurkan Hewan Kurban ke Lima Masjid di Kawasan Tanjung Bunga
Pada tahun ini, GMTD menyerahkan lima ekor kambing kepada Masjid Nurul Iman, Masjid Jami’ Baiturrahman, Masjid Al Bilal, Masjid Nur Ilham, dan Masjid Nurul Insyaf.
Senin, 25 Mei 2026 19:48
Makassar City
GMTD Serahkan PSU Senilai Rp455 Miliar ke Pemkot Makassar
PSU yang diserahkan GMTD kepada Pemkot Makassar memiliki nilai mencapai Rp455 miliar dengan luas total 123.666 meter persegi atau sekitar 12,3 hektare.
Sabtu, 23 Mei 2026 20:22
News
Sambut Hari Hipertensi Sedunia, GMTD Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Menyambut peringatan Hari Hipertensi Sedunia yang diperingati setiap 17 Mei, GMTD menggelar kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis di Main Hall Mall GTC.
Rabu, 13 Mei 2026 21:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PLN Icon Plus Bidik Perluasan Pelanggan Iconnet Lewat Semesta Berpesta di Makassar
2
Usung Fitur Lebih Lengkap, Hyundai Gowa Perkenalkan New CRETA di Makassar
3
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
4
Mutasi Besar Polda Sulsel, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti
5
New Honda BeAT Makin Stylish, AHM Tambah Warna & Desain Baru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PLN Icon Plus Bidik Perluasan Pelanggan Iconnet Lewat Semesta Berpesta di Makassar
2
Usung Fitur Lebih Lengkap, Hyundai Gowa Perkenalkan New CRETA di Makassar
3
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
4
Mutasi Besar Polda Sulsel, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti
5
New Honda BeAT Makin Stylish, AHM Tambah Warna & Desain Baru