UMI Perkuat Ketahanan Mental Orang Tua ABK Lewat Skrining, Pendampingan, dan Aplikasi Digital

Rabu, 05 Agu 2026 14:31
UMI Perkuat Ketahanan Mental Orang Tua ABK Lewat Skrining, Pendampingan, dan Aplikasi Digital
UMI terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Pengabdian kepada Masyarakat. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk "Penguatan Ketahanan Psikososial dan Literasi Kesehatan Mental Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) melalui Skrining, Edukasi, Pendampingan, dan Aplikasi Terintegrasi Kesehatan Mental bersama Forum Keluarga Spesial Indonesia (Forkesi) Makassar."

Program yang berlangsung pada Mei–Agustus 2026 ini bertujuan meningkatkan ketahanan psikososial dan literasi kesehatan mental orang tua ABK, melalui pendekatan berbasis edukasi, deteksi dini, pendampingan, dan inovasi digital.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan edukasi kesehatan mental, skrining menggunakan instrumen SRQ-29 dan mini ICD-10 terhadap 30 orang tua ABK, serta pendampingan lanjutan oleh dokter spesialis jiwa bagi peserta yang memerlukan tindak lanjut.

Hasil kegiatan menunjukkan 14 peserta teridentifikasi mengalami gangguan kesehatan mental, sementara edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan pengetahuan peserta hingga 20,3%, dengan 93,9% peserta mengalami peningkatan skor setelah mengikuti kegiatan.

Program ini juga menghasilkan inovasi berupa aplikasi dan website "Sahabat Pena" sebagai media skrining dan edukasi kesehatan mental yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh Forkesi Makassar. Selain itu, berbagai aset pendukung kegiatan telah diserahterimakan kepada mitra sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan program.

Kegiatan dipimpin oleh dr Rezky Putri Indarwati Abdullah, bersama Dr Ramdan Satra, dan dr Muhammad Alim Jaya. Tim berharap program ini dapat menjadi model pemberdayaan berbasis teknologi dalam mendukung kesehatan mental keluarga anak berkebutuhan khusus sekaligus memperluas akses layanan kesehatan mental di masyarakat.
(GUS)
Berita Terkait
Tim PKM Fakultas Ilmu Pendidikan UNM Berdayakan Pemuda Minasa Baji
Sulsel
Tim PKM Fakultas Ilmu Pendidikan UNM Berdayakan Pemuda Minasa Baji
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menjalankan program pemberdayaan pemuda di Desa Minasa Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar.
Minggu, 30 Agu 2026 21:40
Tim UNIMUDA Sorong–UNIPA Bantu Atasi Air Sumur Keruh yang Ancam Keberlanjutan UMKM
News
Tim UNIMUDA Sorong–UNIPA Bantu Atasi Air Sumur Keruh yang Ancam Keberlanjutan UMKM
Dosen Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong berkolaborasi dengan Universitas Papua (UNIPA) menerapkan teknologi penyaring air (Water Cleaner Technology) di dua UMKM unggulan Kabupaten Sorong
Jum'at, 21 Agu 2026 20:15
FIKK UNM Latih Siswa SMP Negeri 11 Makassar Terapkan School Active Break untuk Kurangi Risiko Sedentari
News
FIKK UNM Latih Siswa SMP Negeri 11 Makassar Terapkan School Active Break untuk Kurangi Risiko Sedentari
Program Studi Promosi Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMP Negeri 11 Makassar, melalui pelatihan Peregangan Dinamis Gerakan School Active Break di Sekolah sebagai Mitigasi Risiko Sedentari Siswa.
Kamis, 20 Agu 2026 18:15
Dari Biji Kedelai Jadi Peluang Usaha: Upaya UMI Gerakkan Ekonomi Desa Leang-leang
News
Dari Biji Kedelai Jadi Peluang Usaha: Upaya UMI Gerakkan Ekonomi Desa Leang-leang
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Kamis (16/7/2026).
Senin, 17 Agu 2026 09:14
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
News
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, tantangan membangun budaya membaca pada anak semakin kompleks.
Senin, 10 Agu 2026 20:27
Berita Terbaru