Kolaborasi Beasiswa Kalla & LLDIKTI IX Perkuat Akses Pendidikan Tinggi di Sulawesi

Senin, 20 Jul 2026 20:26
Kolaborasi Beasiswa Kalla & LLDIKTI IX Perkuat Akses Pendidikan Tinggi di Sulawesi
Sosialisasi Kebijakan Program KIP Kuliah dan Beasiswa Kalla Tahun 2026 di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tri Dharma Nusantara, Jalan Kumala II No. 51, Makassar pada akhir Juni 2026. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu terus diperkuat melalui kolaborasi antara Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX dan Beasiswa Kalla. Kerja sama ini tidak hanya memperluas jangkauan informasi mengenai program beasiswa, tetapi juga mendorong tata kelola penyaluran bantuan pendidikan yang lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Ketua Tim Kerja Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah IX, Sitti Rahmawati, mengatakan pembiayaan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan berbagai pihak. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi langkah strategis agar semakin banyak mahasiswa berpotensi yang terkendala kondisi ekonomi tetap dapat menyelesaikan pendidikan tinggi.

"Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi langkah penting dalam memperluas kesempatan mahasiswa untuk mengakses pendidikan tinggi. Kami berharap perguruan tinggi dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada mahasiswa," ujarnya.

Sebagai bagian dari penguatan kolaborasi tersebut, LLDIKTI Wilayah IX bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla sebelumnya menggelar Sosialisasi Kebijakan Program KIP Kuliah dan Beasiswa Kalla Tahun 2026 di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tri Dharma Nusantara, Makassar, pada akhir Juni 2026.

Kegiatan yang diikuti perwakilan perguruan tinggi swasta di bawah naungan LLDIKTI Wilayah IX itu bertujuan menyamakan persepsi terkait pengelolaan program beasiswa, meningkatkan akuntabilitas, serta memperkuat tertib administrasi dalam penyaluran bantuan pendidikan, baik yang bersumber dari pemerintah maupun pihak swasta.

Pada kesempatan tersebut, Program Manager Educare LAZ Hadji Kalla, Sitti Nurkaya Basri, memaparkan kebijakan serta mekanisme pelaksanaan Beasiswa Kalla Tahun 2026. Ia menjelaskan bahwa program tersebut tidak hanya memberikan dukungan biaya pendidikan, tetapi juga berfokus pada pengembangan kompetensi, karakter, dan kepedulian sosial para penerima.

"Beasiswa Kalla merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Kami ingin memastikan mahasiswa penerima tidak hanya memperoleh bantuan biaya pendidikan, tetapi juga mendapatkan pembinaan, penguatan kapasitas, serta pengalaman yang dapat mendukung pengembangan diri mereka," katanya.

Menurut Aya, sapaan akrab Sitti Nurkaya Basri, perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai mitra dalam menjaring mahasiswa yang memenuhi kriteria program. Karena itu, sosialisasi menjadi langkah penting untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai tujuan, mekanisme, hingga proses seleksi dan pendampingan penerima beasiswa.

"Perguruan tinggi merupakan mitra strategis dalam menjangkau mahasiswa yang membutuhkan. Kami berharap terdapat kesamaan pemahaman mengenai tujuan, mekanisme, dan kriteria program sehingga penyalurannya semakin tepat sasaran," tambahnya.

Pendaftaran Beasiswa Kalla Tahun 2026 dibuka dalam dua gelombang. Tahap pertama berlangsung pada 25 Mei hingga 5 Juli 2026, sedangkan tahap kedua dibuka mulai 15 Juli hingga 31 Agustus 2026. Informasi dan formulir pendaftaran dapat diakses melalui tautan bit.ly/CobaBeasiswaKalla2026.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru