Tinjau Kawasan Geopark, Tim Asesor Nikmati Jajanan di UMKM Bantimurung
Selasa, 28 Jul 2026 16:16
Dua asesor UNESCO Global Geopark (UGGp), Soojae Lee dari Korea Selatan dan Xiaoping Qiu dari China, menikmati jajanan gorengan. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Dua asesor UNESCO Global Geopark (UGGp), Soojae Lee dari Korea Selatan dan Xiaoping Qiu dari China, menikmati jajanan gorengan yang disajikan di salah satu UMKM di Taman Wisata alam Bantimurung.
Keduanya terlihat kagum dan menikmati sajian ubi goreng yang dibelinya. Menariknya, kedua asesor berinisiatif membayar sendiri makanan yang dicicipinya. Mereka menolak menerima makanan secara cuma-cuma sebagai bentuk penghargaan terhadap produk yang dijual pelaku UMKM.
Sebelum ke Taman Wisata Alam Bantimurung mereka memulai rangkaian asesmen revalidasi UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep di Kabupaten Maros, Selasa, 28 Juli 2026.
Kunjungan hari pertama diawali di SDN 2 Maros sekitar pukul 08.10 Wita.
Lokasi tersebut dipilih untuk memperkenalkan konsep Geopark kepada pelajar sejak usia dini sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian kawasan Geopark.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi Sekretariat Geopark Maros-Pangkep untuk melihat pameran serta berbagai informasi mengenai geosite yang menjadi bagian dari kawasan UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep.
Dari sekretariat, tim asesor melanjutkan kunjungan ke Hutan Karaenta, namun kunjungan ke Karaenta dilakukan secara terbatas dengan hanya melibatkan empat rombongan karena pertimbangan teknis.
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke Taman Prasejarah Leang-Leang. Dari lokasi tersebut, rombongan menuju Dermaga 1 Rammang-rammang.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Maros, Suwardi Sawedi, mengatakan, secara umum respons kedua asesor terhadap geosite yang dikunjungi sangat positif.
Menurutnya, para asesor menilai lokasi-lokasi yang disiapkan telah memenuhi unsur yang dibutuhkan dalam proses revalidasi UNESCO Global Geopark.
"Respons mereka sangat baik dan antusias. Mereka melihat site-site yang kita siapkan sudah sesuai dengan ketentuan untuk masuk dalam penilaian revalidasi," ujarnya.
Meski demikian, kata Suwardi, asesor juga memberikan sejumlah masukan.
Salah satunya terkait pelayanan kepada wisatawan sejak memasuki pintu masuk kawasan wisata Bantimurung.
Menurutnya, asesor berharap kesan pertama yang diterima wisatawan benar-benar mencerminkan keramahan dan kualitas pelayanan destinasi.
"Selain itu, seluruh pengunjung juga diharapkan mendapatkan pelayanan terbaik selama berada di kawasan wisata sehingga memperoleh pengalaman berkunjung yang memuaskan," jelasnya.
Rangkaian kunjungan asesor di Kabupaten Maros berlangsung selama satu hari dan ditutup dengan gala dinner di Rammang-Rammang.
Pada Rabu, 29 Juli 2026, rombongan dijadwalkan mengunjungi kawasan Salenrang, termasuk sentra Roti Salenrang, sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api dan diserahkan kepada tim Geopark di Kabupaten Pangkep untuk melanjutkan proses asesmen.
Tim asesor UNESCO Global Geopark dijadwalkan melakukan asesmen revalidasi di Kabupaten Maros dan Pangkep hingga 29 Juli 2026.
Keduanya terlihat kagum dan menikmati sajian ubi goreng yang dibelinya. Menariknya, kedua asesor berinisiatif membayar sendiri makanan yang dicicipinya. Mereka menolak menerima makanan secara cuma-cuma sebagai bentuk penghargaan terhadap produk yang dijual pelaku UMKM.
Sebelum ke Taman Wisata Alam Bantimurung mereka memulai rangkaian asesmen revalidasi UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep di Kabupaten Maros, Selasa, 28 Juli 2026.
Kunjungan hari pertama diawali di SDN 2 Maros sekitar pukul 08.10 Wita.
Lokasi tersebut dipilih untuk memperkenalkan konsep Geopark kepada pelajar sejak usia dini sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian kawasan Geopark.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi Sekretariat Geopark Maros-Pangkep untuk melihat pameran serta berbagai informasi mengenai geosite yang menjadi bagian dari kawasan UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep.
Dari sekretariat, tim asesor melanjutkan kunjungan ke Hutan Karaenta, namun kunjungan ke Karaenta dilakukan secara terbatas dengan hanya melibatkan empat rombongan karena pertimbangan teknis.
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke Taman Prasejarah Leang-Leang. Dari lokasi tersebut, rombongan menuju Dermaga 1 Rammang-rammang.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Maros, Suwardi Sawedi, mengatakan, secara umum respons kedua asesor terhadap geosite yang dikunjungi sangat positif.
Menurutnya, para asesor menilai lokasi-lokasi yang disiapkan telah memenuhi unsur yang dibutuhkan dalam proses revalidasi UNESCO Global Geopark.
"Respons mereka sangat baik dan antusias. Mereka melihat site-site yang kita siapkan sudah sesuai dengan ketentuan untuk masuk dalam penilaian revalidasi," ujarnya.
Meski demikian, kata Suwardi, asesor juga memberikan sejumlah masukan.
Salah satunya terkait pelayanan kepada wisatawan sejak memasuki pintu masuk kawasan wisata Bantimurung.
Menurutnya, asesor berharap kesan pertama yang diterima wisatawan benar-benar mencerminkan keramahan dan kualitas pelayanan destinasi.
"Selain itu, seluruh pengunjung juga diharapkan mendapatkan pelayanan terbaik selama berada di kawasan wisata sehingga memperoleh pengalaman berkunjung yang memuaskan," jelasnya.
Rangkaian kunjungan asesor di Kabupaten Maros berlangsung selama satu hari dan ditutup dengan gala dinner di Rammang-Rammang.
Pada Rabu, 29 Juli 2026, rombongan dijadwalkan mengunjungi kawasan Salenrang, termasuk sentra Roti Salenrang, sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api dan diserahkan kepada tim Geopark di Kabupaten Pangkep untuk melanjutkan proses asesmen.
Tim asesor UNESCO Global Geopark dijadwalkan melakukan asesmen revalidasi di Kabupaten Maros dan Pangkep hingga 29 Juli 2026.
(MAN)
Berita Terkait
News
Persiapan Revalidasi Geopark Maros-Pangkep Capai 75 Persen
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros terus mematangkan persiapan menjelang revalidasi UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Juli 2026.
Rabu, 22 Jul 2026 14:22
News
Fasilitas Rusak, Status Geopark Maros Pangkep Terancam Degradasi
Status Geopark Maros Pangkep sebagai UNESCO Global Geopark terancam terdegradasi menyusul banyaknya kerusakan fasilitas di sejumlah site.
Selasa, 05 Mei 2026 15:17
Sulsel
Jelang Revalidasi UNESCO Global Geopark, Wamenparekraf Tinjau Leang-Leang
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati atau yang akrab disapa Ni Luh Puspa, melakukan kunjungan kerja ke kawasan prasejarah Leang-Leang, Kabupaten Maros, Rabu (24/9/2025).
Rabu, 24 Sep 2025 14:52
Sulsel
Angkasa Pura Sebut Status Unesco Global Geopark Tak Dongkrak Kunjungan Wisatawan
Keberadaan Unesco Global Geopark Maros-Pangkep dinilai tak mampu mendongkrak jumlah penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Kamis, 26 Des 2024 19:13
Sulsel
Telkomsel Jaga Bumi: Bersihkan Kawasan Geopark hingga Program Daur Ulang di Maros
Telkomsel bersama Relawan Terra, komunitas dan masyarakat melakukan kegiatan pembersihan sampah Sungai Pute di kawasan UNESCO Global Park Rammang-Rammang di Maros. Foto/Istimewa
Minggu, 25 Agu 2024 15:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Perusahaan Energi Asal Kanada Tertarik Berinvestasi di Gowa
2
Tersangka Kasus Pencurian Kartu ATM yang Rugikan Korban Rp47,6 Juta Ditahan
3
Pemkot Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Cukup Gunakan Dua Ember
4
DPRD dan Pemkab Bantaeng Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
5
Ratusan Peserta Ramaikan Turnamen Domino Daya Motor Palopo di Luwu Timur
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Perusahaan Energi Asal Kanada Tertarik Berinvestasi di Gowa
2
Tersangka Kasus Pencurian Kartu ATM yang Rugikan Korban Rp47,6 Juta Ditahan
3
Pemkot Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Cukup Gunakan Dua Ember
4
DPRD dan Pemkab Bantaeng Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
5
Ratusan Peserta Ramaikan Turnamen Domino Daya Motor Palopo di Luwu Timur