OJK Lantik Pejabat Baru untuk Perkuat Kepemimpinan & Kinerja Organisasi
Rabu, 05 Agu 2026 10:52
OJK melantik dua pejabat baru setingkat Deputi Komisioner dan Kepala Departemen sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, serta mendorong peningkatan kinerja. Foto/Istimewa
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melantik dua pejabat baru setingkat Deputi Komisioner dan Kepala Departemen sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, menjaga kesinambungan organisasi, serta mendorong peningkatan kinerja dalam menghadapi dinamika sektor jasa keuangan yang terus berkembang.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Hernawan Bekti Sasongko di Jakarta, Senin (3/8). Langkah tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pengembangan karier dan talenta insan OJK.
Dalam sambutannya, Hernawan menegaskan bahwa OJK harus menjadi organisasi yang responsif terhadap kebutuhan para pemangku kepentingan dan adaptif menghadapi perubahan lingkungan strategis, terutama dalam implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).
"Organisasi harus responsif dalam menjalankan perannya untuk memenuhi tuntutan para pemangku kepentingan, khususnya dalam rangka implementasi UU P2SK, serta mampu beradaptasi dengan dinamika perekonomian dan sektor jasa keuangan yang terus berkembang," ujar Hernawan.
Ia mengatakan, pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum bagi seluruh insan OJK untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kapasitas, dan mengoptimalkan kinerja sehingga mampu memberikan kontribusi yang semakin besar dalam menjalankan amanat negara dan melayani masyarakat.
Menurut Hernawan, suksesi kepemimpinan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi agar tetap mampu menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya secara optimal. Kepemimpinan yang kuat juga diharapkan dapat mendukung stabilitas sistem keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Ia juga berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme, serta mengedepankan semangat pengabdian dalam setiap pelaksanaan tugas.
Pejabat yang dilantik yaitu:
1. Rizal Ramadhani sebagai Deputi Komisioner Hukum dan Penyidikan.
2. Ahmad Rifqi sebagai Kepala Departemen Manajemen dan Pengembangan Otoritas Jasa Keuangan Daerah.
Melalui penguatan organisasi ini, OJK menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan dalam menjalankan fungsi pengaturan, pengawasan, dan pelindungan konsumen di sektor jasa keuangan, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Hernawan Bekti Sasongko di Jakarta, Senin (3/8). Langkah tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pengembangan karier dan talenta insan OJK.
Dalam sambutannya, Hernawan menegaskan bahwa OJK harus menjadi organisasi yang responsif terhadap kebutuhan para pemangku kepentingan dan adaptif menghadapi perubahan lingkungan strategis, terutama dalam implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).
"Organisasi harus responsif dalam menjalankan perannya untuk memenuhi tuntutan para pemangku kepentingan, khususnya dalam rangka implementasi UU P2SK, serta mampu beradaptasi dengan dinamika perekonomian dan sektor jasa keuangan yang terus berkembang," ujar Hernawan.
Ia mengatakan, pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum bagi seluruh insan OJK untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kapasitas, dan mengoptimalkan kinerja sehingga mampu memberikan kontribusi yang semakin besar dalam menjalankan amanat negara dan melayani masyarakat.
Menurut Hernawan, suksesi kepemimpinan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi agar tetap mampu menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya secara optimal. Kepemimpinan yang kuat juga diharapkan dapat mendukung stabilitas sistem keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Ia juga berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme, serta mengedepankan semangat pengabdian dalam setiap pelaksanaan tugas.
Pejabat yang dilantik yaitu:
1. Rizal Ramadhani sebagai Deputi Komisioner Hukum dan Penyidikan.
2. Ahmad Rifqi sebagai Kepala Departemen Manajemen dan Pengembangan Otoritas Jasa Keuangan Daerah.
Melalui penguatan organisasi ini, OJK menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan dalam menjalankan fungsi pengaturan, pengawasan, dan pelindungan konsumen di sektor jasa keuangan, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Kredit Perbankan Sulsel Tumbuh 5,27 Persen, Tembus Rp176,3 Triliun
Kinerja industri perbankan di Sulsel hingga Juni 2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. OJK mencatat penyaluran kredit mencapai Rp176,30 triliun, atau tumbuh 5,27 persen secara tahunan.
Selasa, 04 Agu 2026 12:13
News
OJK Sulselbar Bekali Keluarga TNI AU Kelola Keuangan Secara Bijak
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus memperkuat literasi keuangan masyarakat melalui edukasi yang menyasar personel TNI AU beserta keluarganya.
Senin, 03 Agu 2026 08:57
Ekbis
OJK Dorong UMKM Indonesia Timur Naik Kelas Lewat Digitalisasi Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia Timur melalui digitalisasi sektor keuangan.
Selasa, 28 Jul 2026 22:29
Ekbis
Satgas PASTI Hentikan Operasi Snapboost, Diduga Jalankan Skema Investasi Ilegal
Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menghentikan operasional Snapboost yang diduga menjalankan praktik penipuan berkedok platform monetisasi media sosial.
Selasa, 28 Jul 2026 16:29
Ekbis
OJK Dorong Akselerasi Startup Digital untuk Dukung Ekonomi Nasional
OJK memperkuat pengembangan perusahaan rintisan (startup) melalui program akselerasi guna mendorong lahirnya inovasi sektor jasa keuangan yang tepercaya.
Kamis, 23 Jul 2026 20:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Panaskan Mesin Politik di Rakorda, DM: Satukan Perjuangan Menangkan Gerindra di Pemilu 2029
2
Ubah Kebiasaan Warga Jadi Tantangan Program Pemilahan Sampah di Kelurahan Kapasa
3
5 Bupati Dikukuhkan, Gerindra Kini Punya 10 Kader Sebagai Kepala Daerah di Sulsel
4
Semangat Kemerdekaan Hidup di Tawa Anak-anak BTN Minasa Upa
5
Sikap Muzakkir Aqil Soal Peluangnya Maju di Musda Demokrat Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Panaskan Mesin Politik di Rakorda, DM: Satukan Perjuangan Menangkan Gerindra di Pemilu 2029
2
Ubah Kebiasaan Warga Jadi Tantangan Program Pemilahan Sampah di Kelurahan Kapasa
3
5 Bupati Dikukuhkan, Gerindra Kini Punya 10 Kader Sebagai Kepala Daerah di Sulsel
4
Semangat Kemerdekaan Hidup di Tawa Anak-anak BTN Minasa Upa
5
Sikap Muzakkir Aqil Soal Peluangnya Maju di Musda Demokrat Sulsel