Asmo Sulsel & FIFGroup Bantu Petani Terdampak Kekeringan di Sidrap

Minggu, 09 Agu 2026 14:17
Asmo Sulsel & FIFGroup Bantu Petani Terdampak Kekeringan di Sidrap
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) bersama FIFGroup menyalurkan bantuan kepada Kelompok Tani Massappa 3 yang terdampak kekeringan di Sidrap. Foto/Istimewa
Comment
Share
SIDRAP - Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawah. Kondisi tersebut diperparah oleh keterbatasan gas yang dibutuhkan untuk mengoperasikan mesin pompa air.

Melihat kondisi itu, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) bersama FIFGroup menyalurkan bantuan kepada Kelompok Tani Massappa 3 pada Sabtu (8/8/2026). Bantuan tersebut berupa 10 tabung gas 3 kilogram, 10 karung pupuk dengan berat masing-masing 50 kilogram, serta 100 meter selang air.

Kelompok Tani Massappa 3 memiliki sekitar 30 anggota dengan lahan persawahan seluas 25–30 hektare. Bantuan diserahkan kepada Ketua Kelompok Tani Massappa 3, Wahidin, oleh tim Asmo Sulsel yang terdiri dari Area Sales Supervisor Wilayah Sidrap Davine Muliauwan, Corporate Communication Asmo Sulsel Benedicta Caroline, dan Kepala Dealer Astra Motor Sidrap Rizal Herlambang. Mereka turut mewakili manajemen Astra Motor Sulawesi Selatan.

Gas yang disalurkan akan digunakan sebagai bahan bakar mesin pompa air untuk membantu mengairi persawahan. Sementara pupuk dan selang air dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan operasional pertanian kelompok tani.

Ketua Kelompok Tani Massappa 3, Wahidin, mengatakan kekeringan membuat kebutuhan gas untuk mengoperasikan pompa air meningkat. Sumber air masih tersedia, tetapi lokasinya cukup jauh sehingga petani harus mengandalkan sumber air bawah tanah.

"Kalau tidak mengalami kekeringan, untuk satu hektare biasanya membutuhkan sekitar dua sampai tiga tabung gas. Sekarang karena sumber air lebih sulit didapat, enam tabung gas untuk satu hektare saja terkadang belum cukup. Ditambah lagi, harga gas subsidi saat ini bisa mencapai sekitar Rp50 ribu per tabung," ujar Wahidin.

Menurut Wahidin, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi petani untuk mempertahankan produksi padi di tengah minimnya curah hujan.

Kontribusi sosial ini merupakan bagian dari komitmen Astra Motor untuk memberikan manfaat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah. Program tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan Astra Motor Sustainability Initiatives 2030 yang dijalankan melalui empat pilar kontribusi sosial, yakni AM Health di bidang kesehatan, AM Smart di bidang pendidikan, AM Greeners di bidang lingkungan, dan AM Growth di bidang kewirausahaan.

Dalam kegiatan di Sidrap, dukungan difokuskan pada pilar AM Growth, khususnya untuk membantu produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian.

Region Head Astra Motor Sulawesi Selatan Jeffry Mei Gamastra mengatakan, kontribusi sosial Astra Motor akan terus diarahkan pada persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

"Kami ingin kontribusi sosial yang dilakukan Astra Motor dapat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang relevan dengan kondisi di lapangan. Melalui pilar AM Growth, kami berharap dukungan kepada sektor pertanian seperti ini dapat membantu masyarakat mempertahankan produktivitas dan kesejahteraan mereka, sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan dampak positif yang berkelanjutan," ujar Jeffry.

Bersama FIFGroup, Asmo Sulsel berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban Kelompok Tani Massappa 3 dalam menghadapi kekeringan sekaligus membantu petani mempertahankan aktivitas pertanian dan produktivitas lahan mereka.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru