Peringati HUT RI ke-81, Pemkot Makassar Luncurkan 3 Fitur Layanan Publik di Lontara+

Senin, 17 Agu 2026 13:13
Peringati HUT RI ke-81, Pemkot Makassar Luncurkan 3 Fitur Layanan Publik di Lontara+
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat ditemui di Lapangan Karebosi, Senin (17/8/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Comment
Share
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot Makassar) melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan partisipatif kepada masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan dalam peluncuran tiga fitur aplikasi terbaru yang terintegrasi di dalam platform Lontara+ dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Karebosi, Kecamatan Ujung Pandang.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kehadiran fitur-fitur ini bukan sekadar hadiah seremonial, melainkan bentuk pemenuhan hak warga atas kemudahan akses layanan pemerintahan.

"Ini bukan hadiah, melainkan hak yang dimiliki oleh warga Kota Makassar untuk mendapatkan kemudahan-kemudahan terhadap akses yang diberikan," tegasnya, Senin (17/8/2026).

Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menyampaikan ada tiga fitur tersebut, di antaranya layanan PBB, Admindu (Administarsi Kependudukan), dan Makassar Move.

"Mulai dari proses pembayaran PBB yang selama ini dianggap berbelit-belit, kami membuat sebuah terobosan untuk masuk ke dalam Lontara+ dengan memberikan fitur-fitur yang lebih menarik dan juga hadiah-hadiah," terangnya.

Melalui fitur baru Admindu di aplikasi Lontara+, lanjut dia, warga Makassar dapat mengurus berbagai keperluan administrasi secara digital.

"Untuk proses kependudukan. Mungkin selama ini masyarakat harus datang ke kantor Disdukcapil atau ada yang tidak punya waktu dalam proses urusan kelahiran dan sebagainya. Nah, inilah tempat kita melakukan berbagai perubahan dan perbaikan sehingga fitur ini benar-benar bisa bermanfaat dan lebih mudah," lanjut Appi.

Kemudian fitur Makassar Move, kata dia, warga Makassar yang rutin beraktivitas fisik dapat melaporkan langsung berbagai persoalan infrastruktur atau fasilitas publik yang mereka temui di jalanan.

"Makassar Move ini adalah sebuah kegiatan di mana masyarakat Kota Makassar yang datang melakukan kegiatan sehat setiap hari, baik itu berjalan, jogging, berlari, maupun naik sepeda. Bisa melaporkan hal-hal yang mereka lihat di jalanan untuk dilakukan upaya perbaikan," katanya kepada awak media.

Wali Kota menyebut peluncuran inovasi tersebut sebagai wadah interaksi dan komunikasi aktif antara pemerintah dan masyarakat guna membangun kebersamaan yang lebih kuat.

"Ini yang kita maksudkan sebagai ruang interaksi dan ruang komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat untuk membangun sebuah kebersamaan yang lebih baik. Sehingga hal-hal yang luput dari perhatian pemerintah bisa cepat diakses melalui layanan fitur digital yang dimiliki oleh Pemerintah Kota," sebutnya.

Selain peluncuran inovasi digital, rangkaian upacara HUT RI ke-81 di Makassar juga diwarnai oleh kekaguman terhadap atraksi pasukan pengibar bendera. Salah satu yang paling disorot adalah formasi penyu unik yang ditampilkan oleh anggota Paskibraka.

"Menurut saya formasi yang dilakukan adalah sebuah penampilan yang memang membutuhkan konsentrasi tinggi. Saya sangat salut melihat anak-anak ini, mereka sangat luar biasa," ucapnya saat memberikan tanggapan.

Munafri juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kedisiplinan serta mental baja yang ditunjukkan oleh para putra-putri pilihan tersebut.

"Latihan setiap hari, mempersiapkan fisik dan mental, dan tidak semua anak-anak memiliki kesempatan yang sama. Maka dari itu, apresiasi yang setinggi-tingginya dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh Paskibraka beserta seluruh tim yang telah bekerja dengan sangat baik pada hari ini. So proud of them (bangga dengan mereka)," sambung Appi.

Tidak hanya itu, Appi menyampaikan bahwa esensi utama mengisi kemerdekaan adalah mewujudkan kesejahteraan serta terus berinovasi demi mempermudah akses warga terhadap layanan publik.

"Pemerintah harus terus berfungsi sebagai pelayan masyarakat, memiliki cita-cita untuk menyejahterakan masyarakat yang ada di Kota Makassar ini, serta terus membangun inovasi untuk memberikan kemudahan-kemudahan kepada warga dalam mendapatkan pelayanan-pelayanan yang terbaik," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru