Kloter Pertama Debarkasi Makassar Tiba di Tanah Air, Satu Jemaah Haji Wafat
Rabu, 05 Jul 2023 15:10
Rombonga Jemaah Haji Kloter pertama Debarkasi Makassar saat tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Rabu, (05/07/2023). Foto: Najmi S Limonu
MAROS - Rombongan jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama Debarkasi Makassar mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin pada, Rabu, (05/07/2023) pukul 10.55 wita. Salah satu jemaah haji kloter ini meninggal di Arab Saudi.
Mereka bertolak dari Arab Saudi melalui Bandara King Abdulaziz, Jeddah pada hari Selasa (4/7) dengan menggunakan pesawat Garuda GA 1201.
Ketua Kloter pertama, Juhria mengatakan, secara umum seluruh kondisi jemaah haji terbilang baik dan sehat selama menjalankan ibadah haji. Meski begitu ada salah seorang jemaah haji yang pulang dalam kondisi terinfus.
Juhria mengatakan, jemaah haji yang sakit tersebut atas nama Andi. Dia didiagnosa mengalami sakit tipes.
"Yang bersangkutan sudah dirawat di rumah sakit di Arab Saudi. Tapi dia diizinkan kembali ke tanah air. Makanya dia tetap diinfus selama dalam pesawat," ujarnya.
Meski pulang dengan jumlah 392 jemaah, namun kata Juhria salah satu Jemaah yang tergabung di kloter pertama wafat di Arab Saudi sesaat setelah pelaksanaan tahallul dilakukan.
"Ada jemaah haji di kloter kami yang meninggal, atas nama Nurmi B Dwi Yasin. Dia meninggal dunia di Mina setelah proses Tahallul selesai. Dia tidak sakit dan tidak juga menjalani perawatan di rumah sakit. Mungkin ibu itu kelelahan," jelasnya.
Sementara itu General Manager Angkasa Pura Bandara ainternasional Sultan Hasanuddin, Wahyudi mengatakan, manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin telah mempersiapkan fasilitas infrastruktur, prosedur operasional dan layanan serta personil bandara untuk membantu kelancaran proses debarkasi Haji.
"Alhamdulillah hari ini jemaah haji tiba di Bandara Sultan Hasanuddin sesuai dengan jadwal. Debarkasi Haji ini dijadwalkan akan berlangsung mulai hari ini sampai 3 Agustus 2023 dengan total 41 kloter yang akan difasilitasi. Semoga kegiatan Debarkasi lancar hingga selesai kegiatan," ujar Wahyudi.
Wahyudi menambahkan, pengelola bandara selalu siap mendukung serta memastikan operasional bandara tetap berjalan lancar sesuai dengan standar pelayanan yang mengutamakan prinsip Safety, Security, and Compliance.
Mereka bertolak dari Arab Saudi melalui Bandara King Abdulaziz, Jeddah pada hari Selasa (4/7) dengan menggunakan pesawat Garuda GA 1201.
Ketua Kloter pertama, Juhria mengatakan, secara umum seluruh kondisi jemaah haji terbilang baik dan sehat selama menjalankan ibadah haji. Meski begitu ada salah seorang jemaah haji yang pulang dalam kondisi terinfus.
Juhria mengatakan, jemaah haji yang sakit tersebut atas nama Andi. Dia didiagnosa mengalami sakit tipes.
"Yang bersangkutan sudah dirawat di rumah sakit di Arab Saudi. Tapi dia diizinkan kembali ke tanah air. Makanya dia tetap diinfus selama dalam pesawat," ujarnya.
Meski pulang dengan jumlah 392 jemaah, namun kata Juhria salah satu Jemaah yang tergabung di kloter pertama wafat di Arab Saudi sesaat setelah pelaksanaan tahallul dilakukan.
"Ada jemaah haji di kloter kami yang meninggal, atas nama Nurmi B Dwi Yasin. Dia meninggal dunia di Mina setelah proses Tahallul selesai. Dia tidak sakit dan tidak juga menjalani perawatan di rumah sakit. Mungkin ibu itu kelelahan," jelasnya.
Sementara itu General Manager Angkasa Pura Bandara ainternasional Sultan Hasanuddin, Wahyudi mengatakan, manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin telah mempersiapkan fasilitas infrastruktur, prosedur operasional dan layanan serta personil bandara untuk membantu kelancaran proses debarkasi Haji.
"Alhamdulillah hari ini jemaah haji tiba di Bandara Sultan Hasanuddin sesuai dengan jadwal. Debarkasi Haji ini dijadwalkan akan berlangsung mulai hari ini sampai 3 Agustus 2023 dengan total 41 kloter yang akan difasilitasi. Semoga kegiatan Debarkasi lancar hingga selesai kegiatan," ujar Wahyudi.
Wahyudi menambahkan, pengelola bandara selalu siap mendukung serta memastikan operasional bandara tetap berjalan lancar sesuai dengan standar pelayanan yang mengutamakan prinsip Safety, Security, and Compliance.
(GUS)
Berita Terkait
News
Bandara Sultan Hasanuddin Layani 603.091 Penumpang Selama Nataru 2025/2026
PT Angkasa Pura Indonesia resmi menutup Posko Angkutan Udara Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Senin (5/1/2026).
Senin, 05 Jan 2026 11:41
News
Arus Penumpang Nataru di Bandara Sultan Hasanuddin Menurun
Pergerakan arus lalu lintas udara di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin hingga 21 Desember, mengalami penurunan, bila dibandingkan tahun lalu.
Senin, 22 Des 2025 14:01
Sulsel
Bandara Sultan Hasanuddin Prediksi Puncak Arus Nataru 21 Desember
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin memprediksi puncak arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) akan terjadi pada 21 Desember 2025.
Kamis, 18 Des 2025 16:42
News
Nataru, Jumlah Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Diprediksi 612.536 Orang
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin kembali membuka posko Natal 2025 dan tahun baru 2026 (Nataru 2025/2026). Posko ini resmi dibuka sejak hari ini hingga 4 Januari 2026 mendatang.
Senin, 15 Des 2025 15:55
Sulsel
Angkasa Pura Indonesia Tanam 600 Pohon di Area Bandara Sultan Hasanuddin
PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mengadakan kegiatan penanaman pohon di Area Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Senin (13/10/2025).
Senin, 13 Okt 2025 18:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Muchlis Misbah Usul Penambahan Alokasi Bantuan Kain Kafan
2
Baru Sepekan 2026, Pengadilan Agama Maros Sudah Terima 43 Perkara
3
Jelang Musda Golkar DPD I, Kosgoro 57 Sulsel Percepat Cari Ketua Definitif
4
Kapolda Sulsel Tinjau Pembenahan Infrastruktur di Polres Jeneponto
5
DPRD Sulsel Tindaklanjuti Aduan Non-ASN dan Guru Terkait PPPK Paruh Waktu
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Muchlis Misbah Usul Penambahan Alokasi Bantuan Kain Kafan
2
Baru Sepekan 2026, Pengadilan Agama Maros Sudah Terima 43 Perkara
3
Jelang Musda Golkar DPD I, Kosgoro 57 Sulsel Percepat Cari Ketua Definitif
4
Kapolda Sulsel Tinjau Pembenahan Infrastruktur di Polres Jeneponto
5
DPRD Sulsel Tindaklanjuti Aduan Non-ASN dan Guru Terkait PPPK Paruh Waktu