Pemprov Siapkan Rp15 Miliar Benahi Jalan Rusak di Poros Sidrap-Soppeng
Minggu, 23 Jul 2023 19:50
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan anggaran Rp15 miliar untuk perbaikan Jalan Poros Sidrap-Soppeng yang rusak parah. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan anggaran Rp15 miliar untuk perbaikan Jalan Poros Sidrap-Soppeng yang rusak parah.
Hal itu dikatakan langsung oleh Kabid Pembangunan dan Preservasi Jalan Dinas, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DMBK) Provinsi Sulsel Irawan Dermayasamin Ibrahim, saat dikonfirmasi, Minggu (23/7/23).
"Untuk pengerjaan ruas Jalan Poros Sidrap-Soppeng ini kami menyiapkan anggaran kurang lebih 15 miliar untuk perbaikan jalan sepanjang 6 kilometer," kata Irawan.
Dikatakan, jalan poros Sidrap - Soppeng ini sebelumnya proses kontrak sehingga pengerjaannya terhenti. Pasca putus kontrak itu, pihaknya membutuhkan waktu untuk proses review dan pemeriksaan kembali.
"Butuh waktu juga usai putus kontrak itu, karena kita harus review lagi. Tapi, alhamdulillah awal Juli sudah dikontrak. Sudah ada pemenangnya. Saat ini persiapan pelaksanaan," tuturnya.
Irawan menuturkan, pengerjaan jalanan rusak yang baru-baru ini viral ditanami pohon pisang itu, akan di ratakan kembali dan lanjut diaspal. "Di service dulu, diratakan kembali jalan-jalan yang berlubang kemudian baru diaspal," terangnya.
Dia juga menanggapi terkait video viral di mana warga Sidrap menanam pohon pisang di sepanjang jalan rusak tersebut. "Kami sudah lihat videonya. Wajar warga melakukan hal itu. Karena kasian memang juga warga, jalanan tersebut sudah rusak parah," ungkapnya.
Kendati demikian, Irawan menegaskan saat ini pihak yang mengerjakan jalan poros ini sedang melakukan mobilisasi alat dan bahan. Ia juga menyampaikan kepada warga bahwa Pemprov Sulsel dalam hal ini sedang melakukan upaya percepatan pengerjaan jalan poros Sidrap-Soppeng.
Sebelumnya, warga menanam pohon pisang di sepanjang Jalan Poros Pangkajene-Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Minggu (23/7/23). Diketahui, Jalan Poros Pangkajene-Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe ini merupakan jalan Trans Sulawesi. Aksi warga yang menanam pohon pisang tersebut viral di media sosial.
Dari video tersebut, tampak ada puluhan pohon pisang yang ditanam di sepanjang jalanan yang rusak. Pohon pisang yang sengaja di tanam di sepanjang jalanan rusak ini sebagai bentuk kekecewaan masyarakat kepada Pemprov Sulsel karena tak kunjung memperbaiki jalanan tersebut.
Hal itu dikatakan langsung oleh Kabid Pembangunan dan Preservasi Jalan Dinas, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DMBK) Provinsi Sulsel Irawan Dermayasamin Ibrahim, saat dikonfirmasi, Minggu (23/7/23).
"Untuk pengerjaan ruas Jalan Poros Sidrap-Soppeng ini kami menyiapkan anggaran kurang lebih 15 miliar untuk perbaikan jalan sepanjang 6 kilometer," kata Irawan.
Dikatakan, jalan poros Sidrap - Soppeng ini sebelumnya proses kontrak sehingga pengerjaannya terhenti. Pasca putus kontrak itu, pihaknya membutuhkan waktu untuk proses review dan pemeriksaan kembali.
"Butuh waktu juga usai putus kontrak itu, karena kita harus review lagi. Tapi, alhamdulillah awal Juli sudah dikontrak. Sudah ada pemenangnya. Saat ini persiapan pelaksanaan," tuturnya.
Irawan menuturkan, pengerjaan jalanan rusak yang baru-baru ini viral ditanami pohon pisang itu, akan di ratakan kembali dan lanjut diaspal. "Di service dulu, diratakan kembali jalan-jalan yang berlubang kemudian baru diaspal," terangnya.
Dia juga menanggapi terkait video viral di mana warga Sidrap menanam pohon pisang di sepanjang jalan rusak tersebut. "Kami sudah lihat videonya. Wajar warga melakukan hal itu. Karena kasian memang juga warga, jalanan tersebut sudah rusak parah," ungkapnya.
Kendati demikian, Irawan menegaskan saat ini pihak yang mengerjakan jalan poros ini sedang melakukan mobilisasi alat dan bahan. Ia juga menyampaikan kepada warga bahwa Pemprov Sulsel dalam hal ini sedang melakukan upaya percepatan pengerjaan jalan poros Sidrap-Soppeng.
Sebelumnya, warga menanam pohon pisang di sepanjang Jalan Poros Pangkajene-Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Minggu (23/7/23). Diketahui, Jalan Poros Pangkajene-Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe ini merupakan jalan Trans Sulawesi. Aksi warga yang menanam pohon pisang tersebut viral di media sosial.
Dari video tersebut, tampak ada puluhan pohon pisang yang ditanam di sepanjang jalanan yang rusak. Pohon pisang yang sengaja di tanam di sepanjang jalanan rusak ini sebagai bentuk kekecewaan masyarakat kepada Pemprov Sulsel karena tak kunjung memperbaiki jalanan tersebut.
(TRI)
Berita Terkait
News
Selamatkan Lahan Pertanian di 24 Kabupaten Kota dengan Lakukan Pompanisasi
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, terus bergerak cepat menangani dampak kekeringan tanaman padi di sejumlah daerah menghadapi ancaman puncak musim kemarau yang diperparah fenomena iklim El Nino.
Kamis, 13 Agu 2026 17:09
News
Progres Pembangunan Stadion Sudiang Dekati 20 Persen, Pengerjaan Struktur Tribun Terus Dipacu
Pembangunan Stadion Sudiang di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, terus berjalan. Hingga pekan ini, progres pembangunan stadion telah mencapai sekitar 17 persen dan mendekati 20 persen.
Rabu, 12 Agu 2026 18:57
News
Program MYP Pemprov Sulsel Bikin Pembangunan Infrastruktur Kian Terarah
Program Multi Years Project (MYP) 2025-2027 yang digagas Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman - Fatmawati Rusdi dinilai mampu mengubah pola pembangunan infrastruktur menjadi lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Selasa, 11 Agu 2026 16:36
Sulsel
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel: Pramuka Cikal Bakal Indonesia Emas 2045
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bertindak sebagai Pembina Upacara pada Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Lapangan Bakunge, Desa Mappesangka
Senin, 10 Agu 2026 17:22
News
Gubernur Sulsel Lakukan Percepat Pompanisasi untuk Lahan Pertanian Hadapi Musim Kemarau
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan sejumlah langkah mitigasi menghadapi ancaman puncak musim kemarau yang diperparah fenomena iklim El Nino.
Sabtu, 08 Agu 2026 21:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
2
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
3
Sambut Kemerdekaan RI, SELMA Tebar Promo Diskon hingga 60 Persen
4
Pemkab dan DPRD Bantaeng Sepakati KUA-PPAS 2027
5
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
2
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
3
Sambut Kemerdekaan RI, SELMA Tebar Promo Diskon hingga 60 Persen
4
Pemkab dan DPRD Bantaeng Sepakati KUA-PPAS 2027
5
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar