Ringankan Beban Masyarakat Akibat El Nino, Mendag Akan Salurkan Bantuan
Kamis, 27 Jul 2023 15:12
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat menghadiri kongres ASEAN di Hotel Gammara, Kamis (27/7/2023). Foto: SINDO Makassar/Gusti Ridani
MAKASSAR - Fenomena El Nino diperkirakan akan melanda Indonesia. Puncak skala moderate fenomena alam ini diprediksi terjadi pada Agustus dan September.
Oleh karena itu, semua pihak diminta bersiap-siap menghadapi risiko kekeringan yang luas di berbagai wilayah. Adapun dampaknya dapat berpengaruh pada ketersediaan bahan makanan.
Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan mengatakan, saat ini beberapa harga komoditas berada pada titik mengkhawatirkan. Hal ini disebabkan mengeringkannya sungai-sungai di Indonesia.
"Sebelumnya saya sudah janji beli beras 1 juta ton dari India, tapi sekarang tidak boleh. Karena mereka juga belum terpenuhi kebutuhannya (akibat El Nino)," terangnya usai menghadiri kongres ASEAN di Hotel Gammara, Kamis (27/7/2023).
Akan tetapi, kata dia, ketersediaan beras dalam negeri masih stabil untuk saat ini. Adapun untuk komoditas lain selain ayam dan telur harganya relatif stabil.
"Mulai Oktober-Desember kita akan luncurkan Rp8 triliun bantuan ke masyarakat," pungkasnya.
Untuk saat ini pihaknya tidak akan melakukan impor untuk memenuhi kebutuhan RI, kecuali komoditas yang tidak ditanam dalam negeri seperti gandum.
"Yang kita impor seperti gandum kita kan tidak bisa tanam, kedelai, yang kita bisa padi, jagung, garam itu tidak akan kita impor, kecuali untuk industri kita impor," jelasnya.
Ia pun berjanji untuk memberikan subsidi untuk masyarakat yang terdampak El Nino di Indonesia. Selain karena El Nino, menurutnya meroketnya harga ayam dan telur juga disebabkan harga yang terlalu murah saat lebaran Idul Adha.
"Soal ayam dan telur nanti pakannya kita subsidi, kalau naik lagi, ongkosnya kita tanggung agar cepat turun," tutur Ketua Umum PAN itu.
Oleh karena itu, semua pihak diminta bersiap-siap menghadapi risiko kekeringan yang luas di berbagai wilayah. Adapun dampaknya dapat berpengaruh pada ketersediaan bahan makanan.
Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan mengatakan, saat ini beberapa harga komoditas berada pada titik mengkhawatirkan. Hal ini disebabkan mengeringkannya sungai-sungai di Indonesia.
"Sebelumnya saya sudah janji beli beras 1 juta ton dari India, tapi sekarang tidak boleh. Karena mereka juga belum terpenuhi kebutuhannya (akibat El Nino)," terangnya usai menghadiri kongres ASEAN di Hotel Gammara, Kamis (27/7/2023).
Akan tetapi, kata dia, ketersediaan beras dalam negeri masih stabil untuk saat ini. Adapun untuk komoditas lain selain ayam dan telur harganya relatif stabil.
"Mulai Oktober-Desember kita akan luncurkan Rp8 triliun bantuan ke masyarakat," pungkasnya.
Untuk saat ini pihaknya tidak akan melakukan impor untuk memenuhi kebutuhan RI, kecuali komoditas yang tidak ditanam dalam negeri seperti gandum.
"Yang kita impor seperti gandum kita kan tidak bisa tanam, kedelai, yang kita bisa padi, jagung, garam itu tidak akan kita impor, kecuali untuk industri kita impor," jelasnya.
Ia pun berjanji untuk memberikan subsidi untuk masyarakat yang terdampak El Nino di Indonesia. Selain karena El Nino, menurutnya meroketnya harga ayam dan telur juga disebabkan harga yang terlalu murah saat lebaran Idul Adha.
"Soal ayam dan telur nanti pakannya kita subsidi, kalau naik lagi, ongkosnya kita tanggung agar cepat turun," tutur Ketua Umum PAN itu.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Irigasi dan Tata Tanam Hadapi Ancaman El Nino
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mendorong kolaborasi antar daerah dalam menghadapi perubahan iklim, khususnya ancaman El Nino yang berdampak pada sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Jum'at, 08 Mei 2026 11:23
News
BPBD Gowa Siapkan Langkah Antisipasi Dampak Lanjutan El Nino
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menghadapi fenomena El Nino yang berpotensi terjadi tahun ini.
Minggu, 03 Mei 2026 10:51
News
Kekeringan Ekstrem Mengintai, Pemkab Bantaeng Siapkan Langkah Strategis
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Antisipasi Dampak El Nino Godzilla terhadap Produksi dan Komoditas Pertanian yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Jumat (24/4/2026).
Jum'at, 24 Apr 2026 21:10
News
Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor dan Dana BTT Antisipasi El Nino 2026
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperkuat kesiapan infrastruktur air bersih untuk mengantisipasi fenomena cuaca ekstrem yang disebut “Godzilla El Nino”.
Rabu, 15 Apr 2026 20:04
News
El Nino Mengancam, Mentan Amran Klaim Cadangan Pangan Aman
Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga di tengah ancaman El Nino ekstrem yang diperkirakan terjadi pada April hingga Oktober 2026.
Kamis, 26 Mar 2026 21:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Produktivitas Padi di Toraja Utara Naik 63% Berkat Pemupukan Berimbang Pupuk Indonesia
2
FEB UMI Gandeng Pegadaian Tingkatkan Literasi Investasi Digital Mahasiswa
3
Karantina Sulsel Ajak Stakeholder Pelabuhan Makassar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
4
Hapus Tato Gratis Hadir di Sulbar, Sasar Warga Binaan Lapas Polman
5
Jemaah Haji Kloter 14 Tiba, Bupati dan Wabup Maros Jemput Langsung di Bandara
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Produktivitas Padi di Toraja Utara Naik 63% Berkat Pemupukan Berimbang Pupuk Indonesia
2
FEB UMI Gandeng Pegadaian Tingkatkan Literasi Investasi Digital Mahasiswa
3
Karantina Sulsel Ajak Stakeholder Pelabuhan Makassar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
4
Hapus Tato Gratis Hadir di Sulbar, Sasar Warga Binaan Lapas Polman
5
Jemaah Haji Kloter 14 Tiba, Bupati dan Wabup Maros Jemput Langsung di Bandara