Hari Kedua Konferensi BATIC Fokus Bahas Pengembangan Infrastruktur Web3
Sabtu, 09 Sep 2023 14:59
Peserta BATIC 2023 tampak antusias mengikuti rangkaian konferensi hari ke-2 yang berfokus pada tema Membangun Infrastruktur Web3 di Kawasan Indo-Pasifik. Foto/Dok Telkom
BALI - Peserta Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2023 tampak antusias mengikuti rangkaian konferensi hari ke-2 yang berfokus pada tema 'Membangun Infrastruktur Web3 di Kawasan Indo-Pasifik'.
Sesi konferensi hari ke-2 yang diselenggarakan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya, Telin, menghadirkan serangkaian pembicara yang membahas tren masa depan Web3 dan teknologi-teknologi lain yang berdampak pada kebutuhan konektivitas yang terus berkembang di kawasan Indo-Pasifik.
Senior Managing Director dari Delta Partners, Vincent Stevens, menjadi moderator di sesi konferensi dan memberikan penjelasan terkait bagaimana Web3 dapat membentuk ulang struktur konektivitas, memastikan web yang lebih inklusif, aman, dan terdesentralisasi untuk masa depan.
Direktur Digital Business TelkomGroup, Muhamad Fajrin Rasyid, dalam paparannya menjelaskan peran Web3 dalam mendorong transformasi digital di Indo-Pasifik serta inovasi Telkom di ranah Web3 dan teknologi blockchain. “Web3 dapat meningkatkan ekonomi digital dengan cara menawarkan biaya yang lebih rendah, keamanan, dan pengalaman yang unik serta berbeda,”ujar Fajrin.
Lebih lanjut Fajrin mengatakan beberapa teknologi Web3 yang dapat dielaborasi lebih lanjut untuk memberdayakan ekonomi digital dan mempercepat transformasi digital di Kawasan Indo-Pasifik, antara lain Decentralized Finance (DeFi), Decentralized Identity (DiD), dan Supply Chain Transparency.
“Telkom sendiri juga telah mengembangkan beberapa inovasi di ranah Web3 dan teknologi blockchain berupa pengembangan platform sertifikasi Halal, platform wakaf dan platform penukaran poin loyalitas (loyalty-point exchange). Ketiga platform tersebut dikembangkan menggunakan basis teknologi blockchain,” tambahnya.
Sementara itu, Chief AI Strategist Microsoft, Manprit Singh, menjelaskan bagaimana AI generatif merevolusi cara bisnis telekomunikasi beroperasi, mulai dari meningkatkan optimalisasi jaringan hingga memungkinkan pengalaman pelanggan yang dipersonalisasi. Manprit memaparkan lebih lanjut tentang kekuatan transformatif AI generatif dan potensinya untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan daya saing dalam sektor telekomunikasi.
BATIC hari ke-2 turut menghadirkan Direktur & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah yang berbagi perspektif mengenai persiapan dan keterlibatan Indosat Ooredoo Hutchison dengan ekosistem Web3 dan bagaimana teknologi mutakhir ini dapat membuka peluang baru untuk pertumbuhan berkelanjutan di wilayah.
Sesi selanjutnya diskusi panel yang menghadirkan Vice President dan Head of Market Development Mastercard Indonesia, Abdul Hamid Farid, Founder & CEO, Satoshi Twenty One, Web3 Hub Bali, Melissa Kurtcan, Chief Technology Officer, Console Connect - PCCW Global, Paul Gampe, dan CTO, Platform Department, China Mobile International, Steven GAO.
Konferensi ditutup dengan sesi presentasi dari Vice President of Global Network Infrastructure, Akamai Technologies, Gavin Tait dan sesi diskusi panel oleh CEO, Voice & Mobile Data, iBasis, Edwin Van Ierland, VP of Sales Region Middle East & Africa, Sparkle and Managing Director, Sparkle Singapore, Leonardo Cerciello, Vice President of Sales, Vox Solutions, Pavel Salatiuk, dan Associate Vice President, Tech Mahindra, Prashant Singh Parihar.
Tak hanya sesi konferensi, BATIC 2023 menyelenggarakan berbagai jenis sesi dan kegiatan yang dirancang khusus untuk memfasilitasi partisipasi aktif dan pertukaran informasi yang efektif, termasuk sesi meeting dan networking.
Selain itu terdapat pula eksibisi atau pameran dari para partner yang melakukan showcase produk dan inovasi terbaru. Untuk memudahkan peserta yang hadir, terdapat platform digital BATIC App yang memungkinkan setiap peserta dapat terkoneksi dengan peserta lain yang relevan dengan kebutuhannya serta untuk meningkatkan efisiensi pertemuan dan diskusi.
Sesi konferensi hari ke-2 yang diselenggarakan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya, Telin, menghadirkan serangkaian pembicara yang membahas tren masa depan Web3 dan teknologi-teknologi lain yang berdampak pada kebutuhan konektivitas yang terus berkembang di kawasan Indo-Pasifik.
Senior Managing Director dari Delta Partners, Vincent Stevens, menjadi moderator di sesi konferensi dan memberikan penjelasan terkait bagaimana Web3 dapat membentuk ulang struktur konektivitas, memastikan web yang lebih inklusif, aman, dan terdesentralisasi untuk masa depan.
Direktur Digital Business TelkomGroup, Muhamad Fajrin Rasyid, dalam paparannya menjelaskan peran Web3 dalam mendorong transformasi digital di Indo-Pasifik serta inovasi Telkom di ranah Web3 dan teknologi blockchain. “Web3 dapat meningkatkan ekonomi digital dengan cara menawarkan biaya yang lebih rendah, keamanan, dan pengalaman yang unik serta berbeda,”ujar Fajrin.
Lebih lanjut Fajrin mengatakan beberapa teknologi Web3 yang dapat dielaborasi lebih lanjut untuk memberdayakan ekonomi digital dan mempercepat transformasi digital di Kawasan Indo-Pasifik, antara lain Decentralized Finance (DeFi), Decentralized Identity (DiD), dan Supply Chain Transparency.
“Telkom sendiri juga telah mengembangkan beberapa inovasi di ranah Web3 dan teknologi blockchain berupa pengembangan platform sertifikasi Halal, platform wakaf dan platform penukaran poin loyalitas (loyalty-point exchange). Ketiga platform tersebut dikembangkan menggunakan basis teknologi blockchain,” tambahnya.
Sementara itu, Chief AI Strategist Microsoft, Manprit Singh, menjelaskan bagaimana AI generatif merevolusi cara bisnis telekomunikasi beroperasi, mulai dari meningkatkan optimalisasi jaringan hingga memungkinkan pengalaman pelanggan yang dipersonalisasi. Manprit memaparkan lebih lanjut tentang kekuatan transformatif AI generatif dan potensinya untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan daya saing dalam sektor telekomunikasi.
BATIC hari ke-2 turut menghadirkan Direktur & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah yang berbagi perspektif mengenai persiapan dan keterlibatan Indosat Ooredoo Hutchison dengan ekosistem Web3 dan bagaimana teknologi mutakhir ini dapat membuka peluang baru untuk pertumbuhan berkelanjutan di wilayah.
Sesi selanjutnya diskusi panel yang menghadirkan Vice President dan Head of Market Development Mastercard Indonesia, Abdul Hamid Farid, Founder & CEO, Satoshi Twenty One, Web3 Hub Bali, Melissa Kurtcan, Chief Technology Officer, Console Connect - PCCW Global, Paul Gampe, dan CTO, Platform Department, China Mobile International, Steven GAO.
Konferensi ditutup dengan sesi presentasi dari Vice President of Global Network Infrastructure, Akamai Technologies, Gavin Tait dan sesi diskusi panel oleh CEO, Voice & Mobile Data, iBasis, Edwin Van Ierland, VP of Sales Region Middle East & Africa, Sparkle and Managing Director, Sparkle Singapore, Leonardo Cerciello, Vice President of Sales, Vox Solutions, Pavel Salatiuk, dan Associate Vice President, Tech Mahindra, Prashant Singh Parihar.
Tak hanya sesi konferensi, BATIC 2023 menyelenggarakan berbagai jenis sesi dan kegiatan yang dirancang khusus untuk memfasilitasi partisipasi aktif dan pertukaran informasi yang efektif, termasuk sesi meeting dan networking.
Selain itu terdapat pula eksibisi atau pameran dari para partner yang melakukan showcase produk dan inovasi terbaru. Untuk memudahkan peserta yang hadir, terdapat platform digital BATIC App yang memungkinkan setiap peserta dapat terkoneksi dengan peserta lain yang relevan dengan kebutuhannya serta untuk meningkatkan efisiensi pertemuan dan diskusi.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Telkom Raih Lestari Award 2026 Lewat Strategi Pengembangan Talenta Berkelanjutan
Lestari Award merupakan ajang apresiasi bagi perusahaan dan organisasi yang menjalankan praktik keberlanjutan serta berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Selasa, 28 Jul 2026 19:30
News
TelkomGroup, BW Digital & NDP Perkuat Gerbang Digital Indonesia Lewat Kabel Laut NCC
PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), bersama BW Digital dan didukung Nongsa Digital Park (NDP), berhasil melakukan pendaratan kabel bawah laut NCC di Nongsa Digital Park, Batam, Senin (20/7).
Selasa, 21 Jul 2026 18:00
Ekbis
Telkom Gelorakan Transformasi Digital Nasional di HUT ke-61
Telkom memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-61 dengan menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Siner61 Transformasi di kawasan The Telkom Hub, Jakarta, Senin (6/7).
Selasa, 07 Jul 2026 18:13
Ekbis
Telkom Rampungkan Streamlining 10 Anak Usaha, Kebut Transformasi ke Strategic Holding
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menuntaskan penyederhanaan (streamlining) terhadap 10 entitas anak usaha pada semester pertama 2026.
Selasa, 07 Jul 2026 10:45
Ekbis
RUPST Telkom: Dividen Jumbo Disetujui, Jajaran Direksi Dipertahankan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp21,9 triliun kepada pemegang saham. Keputusan itu disetujui dalam RUPST.
Selasa, 09 Jun 2026 16:52
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Vale Terus Bertumbuh lewat Kinerja Operasional & Keuangan yang Solid
2
WR IV UMI Sampaikan Taushiyah kepada Ratusan Peserta Pencerahan Qalbu UMI
3
PKS Minta Pemkot Makassar Tunda Penerapan Wajib Pilah Sampah, Perjelas Tupoksi RT/RW
4
Pemkab Selayar Gandeng Polipangkep Kembangkan Komoditas Kelapa
5
Konflik Laoli di Luwu Timur Diduga "Dipelihara" Oknum agar Tetap Panas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Vale Terus Bertumbuh lewat Kinerja Operasional & Keuangan yang Solid
2
WR IV UMI Sampaikan Taushiyah kepada Ratusan Peserta Pencerahan Qalbu UMI
3
PKS Minta Pemkot Makassar Tunda Penerapan Wajib Pilah Sampah, Perjelas Tupoksi RT/RW
4
Pemkab Selayar Gandeng Polipangkep Kembangkan Komoditas Kelapa
5
Konflik Laoli di Luwu Timur Diduga "Dipelihara" Oknum agar Tetap Panas