Cegah Stunting, Srikandi & YBM PLN Bagikan Bantuan di Puskemas Rappokaling
Jum'at, 29 Sep 2023 09:49
Srikandi PLN UID Sulselrabar bersama dengan YBM PLN berkunjung ke Puskesmas Rappokalling untuk memberikan bantuan berupa sembako, dan susu bayi. Foto/Dok PLN
MAKASSAR - Srikandi PLN Unit Induk Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (UID Sulselrabar) bersama dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN berkunjung ke Puskesmas Rappokalling untuk memberikan bantuan berupa sembako, dan susu bayi. Sebanyak 30 orang penerima bantuan hadir saat itu, mulai dari ibu dengan balita stunting, dan ibu hamil.
Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan tinggi badan di bawah standar atau tinggi badan menurut usia kurang dari -2 standar deviasi (SD) kurva pertumbuhan WHO.
Berangkat dari kekhawatiran terhadap tumbuh kembang anak yang merupakan generasi penerus bangsa Indonesia, Srikandi PLN bersama YBM hadir untuk memberikan bantuan guna mencegah stunting pada anak terutama di 1.000 HPK (1.000 hari pertama kehidupan).
General Manager PLN UID Sulselrabar, Moch. Andy Adhcaminoerdin mengatakan Program Cekal Stunting yang dilakukan Srikandi PLN, bekerja sama dengan YBM PLN ini sejalan dengan misi Perusahaan untuk berkontribusi positif terhadap lingkungan.
“PLN terus melakukan kerjasama dengan berbagai pihak. Salah satunya melalui kerjasama yang digagas para Srikandi, serta YBM PLN dengan puskesmas-puskesmas dengan memberikan Paket Gizi Cekal Stunting untuk membantu mencegah stunting pada generasi penerus bangsa,” ujar Andy.
Ketua Srikandi PLN UID Sulselrabar, Rathy Sinta Utami yang ditemui pada saat penyerahan bantuan juga mengatakan bahwa pemberian bantuan Paket Gizi Cekal Stunting di Puskesmas Rappokalling ini sejalan dengan program Srikandi PLN di bidang kesejahteraan dan kesehatan.
“Srikandi PLN bertujuan untuk pemberdayaan perempuan dan salah satu programnya di bidang kesejahteraan dan kesehatan, yaitu meningkatkan kesehatan diri, keluarga dan lingkungan Indonesia. Harapannya dengan pemberian bantuan Paket Gizi Cekal Stunting dapat mencegah stunting kepada ibu hamil dan balita bisa membantu memperbaiki gizi Masyarakat, terutama anak-anak yang kelak menjadi penerus kita semua," ujarnya.
Rosnia, perwakilan Puskesmas Rappokalling yang juga hadir pada saat penyerahan mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh Srikandi PLN dan YBM PLN UID Sulselrabar.
“Terima kasih kami ucapkan mewakili pihak puskesmas Rappokalling, sekaligus masyarakat yang hadir pada hari ini (Rabu,27/9) untuk menerima bantuan. Semoga bantuan yang diberikan bisa meringankan beban masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil, serta balita penderita stunting,” ujar Rosnia.
Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan tinggi badan di bawah standar atau tinggi badan menurut usia kurang dari -2 standar deviasi (SD) kurva pertumbuhan WHO.
Berangkat dari kekhawatiran terhadap tumbuh kembang anak yang merupakan generasi penerus bangsa Indonesia, Srikandi PLN bersama YBM hadir untuk memberikan bantuan guna mencegah stunting pada anak terutama di 1.000 HPK (1.000 hari pertama kehidupan).
General Manager PLN UID Sulselrabar, Moch. Andy Adhcaminoerdin mengatakan Program Cekal Stunting yang dilakukan Srikandi PLN, bekerja sama dengan YBM PLN ini sejalan dengan misi Perusahaan untuk berkontribusi positif terhadap lingkungan.
“PLN terus melakukan kerjasama dengan berbagai pihak. Salah satunya melalui kerjasama yang digagas para Srikandi, serta YBM PLN dengan puskesmas-puskesmas dengan memberikan Paket Gizi Cekal Stunting untuk membantu mencegah stunting pada generasi penerus bangsa,” ujar Andy.
Ketua Srikandi PLN UID Sulselrabar, Rathy Sinta Utami yang ditemui pada saat penyerahan bantuan juga mengatakan bahwa pemberian bantuan Paket Gizi Cekal Stunting di Puskesmas Rappokalling ini sejalan dengan program Srikandi PLN di bidang kesejahteraan dan kesehatan.
“Srikandi PLN bertujuan untuk pemberdayaan perempuan dan salah satu programnya di bidang kesejahteraan dan kesehatan, yaitu meningkatkan kesehatan diri, keluarga dan lingkungan Indonesia. Harapannya dengan pemberian bantuan Paket Gizi Cekal Stunting dapat mencegah stunting kepada ibu hamil dan balita bisa membantu memperbaiki gizi Masyarakat, terutama anak-anak yang kelak menjadi penerus kita semua," ujarnya.
Rosnia, perwakilan Puskesmas Rappokalling yang juga hadir pada saat penyerahan mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh Srikandi PLN dan YBM PLN UID Sulselrabar.
“Terima kasih kami ucapkan mewakili pihak puskesmas Rappokalling, sekaligus masyarakat yang hadir pada hari ini (Rabu,27/9) untuk menerima bantuan. Semoga bantuan yang diberikan bisa meringankan beban masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil, serta balita penderita stunting,” ujar Rosnia.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Listrik PLN Pangkas Biaya Petani Bawang Enrekang hingga 60 Persen
Komitmen tersebut diwujudkan PT PLN (Persero) melalui program Electrifying Agriculture (EA) yang mendukung transformasi sektor pertanian menuju sistem budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Kamis, 11 Jun 2026 19:45
Sulsel
Pemkab Gowa Perkuat Layanan Kesehatan, Fokus Turunkan Stunting dan Kemiskinan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat layanan kesehatan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Rabu, 10 Jun 2026 16:42
Sulsel
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Parepare tidak hanya hadir sebagai tempat pengisian daya, tetapi juga berkembang menjadi ruang tunggu yang nyaman bagi pengguna.
Rabu, 10 Jun 2026 15:29
News
Listrik Hijau PLN Jadi Motor Penggerak Ketahanan Pangan di Sulsel
Hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 4.280 pelanggan telah memanfaatkan program tersebut dengan total daya terpasang mencapai 206.312 kiloVolt Ampere (kVA).
Senin, 08 Jun 2026 22:14
Ekbis
PLN UID Sulselrabar Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Electrifying Agriculture
Hingga Mei 2026, jumlah pelanggan Electrifying Agriculture di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat telah mencapai 4.280 pelanggan.
Senin, 08 Jun 2026 22:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hanura Sulsel Kukuhkan 4 Ketua DPC Kabupaten/kota Termasuk Selayar
2
Ada 12 Titik Demo di Makassar Hari Ini, Polda Sulsel Pastikan Keamanan Terkendali
3
Viral Kembali Berjualan, Bangunan Pedagang di Jalan Sunu Dibongkar Lagi
4
OJK Edukasi Nelayan & UMKM, Dorong Ekonomi Pesisir Berkelanjutan
5
CBR Series Melesat Kencang, AHRT Raih Tiga Podium di ARRC Motegi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hanura Sulsel Kukuhkan 4 Ketua DPC Kabupaten/kota Termasuk Selayar
2
Ada 12 Titik Demo di Makassar Hari Ini, Polda Sulsel Pastikan Keamanan Terkendali
3
Viral Kembali Berjualan, Bangunan Pedagang di Jalan Sunu Dibongkar Lagi
4
OJK Edukasi Nelayan & UMKM, Dorong Ekonomi Pesisir Berkelanjutan
5
CBR Series Melesat Kencang, AHRT Raih Tiga Podium di ARRC Motegi