Lewati Tahap Backfeeding, PLTMG Luwuk 40 MW Siap Beroperasi 2024
Jum'at, 01 Mar 2024 06:54
PT PLN UIP Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tengah berhasil melewati tahapan backfeeding pada Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Luwuk 40 MW. Foto/Dok PLN
BANGGAI - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tengah berhasil melewati tahapan backfeeding pada Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Luwuk 40 MW yang berlokasi di Desa Nonong, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah pada Selasa (27/2).
Pelaksanaan backfeeding ini merupakan salah satu milestone dalam pembangunan PLTMG, dimana pada tahapan ini dilakukan proses pekerjaan elektrikal yang menghubungkan sistem kelistrikan 20 kV Luwuk ke peralatan pembangkit sebelum pelaksanaan pengujian (commisioning). Tahapan ini juga dilakukan sebelum menghubungkan pembangkit ke sistem 150 kV Luwuk.
General Manager UIP Sulawesi, Josua Simanungkalit, menyampaikan keberhasilan pekerjaan ini tak luput dari dukungan dan sinergi dari berbagai pihak terkait. "Tentunya proses pekerjaan ini tidak akan berjalan lancar tanpa dukungan dan sinergi dari semua pihak yang terlibat, baik pihak internal maupun eksternal PLN. Harapannya penyelesaian pekerjaan pembangunan PLTMG Luwuk di tahapan selanjutnya dapat berjalan dengan baik," ungkapnya.
Ia menambahkan pembangkit yang direncanakan beroperasi secara komersial (COD) pada April 2024 diharapkan dapat memberikan berbagai manfaat di antaranya turut mendorong pertumbuhan perekonomian di Provinsi Sulawesi Tengah khususnya Kabupaten Banggai.
"Berbagai manfaat dari penyelesaian PLMTG Luwuk sudah dinantikan, salah satunya pembangkit ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi tengah, selain itu beroperasinya PLTMG ini akan menggantikan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang saat ini masih digunakan untuk menopang kebutuhan sistem kelistrikan di Kabupaten Banggai sehingga turut berkontribusi dalam upaya transisi energi PLN melalui pengurangan emisi,” ujarnya.
Manager Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tengah, Renar Parama Aryoputro, menjelaskan PLTMG yang memiliki kapasitas 40 MW ini memiliki jumlah mesin sebanyak 5 (lima) unit dengan masing-masing kapasitas sebesar 9 MW.
"Tidak hanya PLTMG Luwuk, saat ini PLN juga sedang mempersiapkan infrastruktur ketenagalistrikan di antaranya Gardu Induk (GI) 150kV Luwuk dengan kapasitas 60 MVA dan GI 150kV Toili dengan kapasitas 30 MVA serta jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV Luwuk - Toili sepanjang 148 KMS yang nantinya akan mengevakuasi daya dari PLTMG untuk disalurkan bagi kebutuhan listrik masyarakat dan industri," tutup Renar.
Pelaksanaan backfeeding ini merupakan salah satu milestone dalam pembangunan PLTMG, dimana pada tahapan ini dilakukan proses pekerjaan elektrikal yang menghubungkan sistem kelistrikan 20 kV Luwuk ke peralatan pembangkit sebelum pelaksanaan pengujian (commisioning). Tahapan ini juga dilakukan sebelum menghubungkan pembangkit ke sistem 150 kV Luwuk.
General Manager UIP Sulawesi, Josua Simanungkalit, menyampaikan keberhasilan pekerjaan ini tak luput dari dukungan dan sinergi dari berbagai pihak terkait. "Tentunya proses pekerjaan ini tidak akan berjalan lancar tanpa dukungan dan sinergi dari semua pihak yang terlibat, baik pihak internal maupun eksternal PLN. Harapannya penyelesaian pekerjaan pembangunan PLTMG Luwuk di tahapan selanjutnya dapat berjalan dengan baik," ungkapnya.
Ia menambahkan pembangkit yang direncanakan beroperasi secara komersial (COD) pada April 2024 diharapkan dapat memberikan berbagai manfaat di antaranya turut mendorong pertumbuhan perekonomian di Provinsi Sulawesi Tengah khususnya Kabupaten Banggai.
"Berbagai manfaat dari penyelesaian PLMTG Luwuk sudah dinantikan, salah satunya pembangkit ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi tengah, selain itu beroperasinya PLTMG ini akan menggantikan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang saat ini masih digunakan untuk menopang kebutuhan sistem kelistrikan di Kabupaten Banggai sehingga turut berkontribusi dalam upaya transisi energi PLN melalui pengurangan emisi,” ujarnya.
Manager Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tengah, Renar Parama Aryoputro, menjelaskan PLTMG yang memiliki kapasitas 40 MW ini memiliki jumlah mesin sebanyak 5 (lima) unit dengan masing-masing kapasitas sebesar 9 MW.
"Tidak hanya PLTMG Luwuk, saat ini PLN juga sedang mempersiapkan infrastruktur ketenagalistrikan di antaranya Gardu Induk (GI) 150kV Luwuk dengan kapasitas 60 MVA dan GI 150kV Toili dengan kapasitas 30 MVA serta jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV Luwuk - Toili sepanjang 148 KMS yang nantinya akan mengevakuasi daya dari PLTMG untuk disalurkan bagi kebutuhan listrik masyarakat dan industri," tutup Renar.
(TRI)
Berita Terkait
News
Dukung Investasi dan Industri, PLN Percepat Proyek Kelistrikan di Sultra
Pembangunan infrastruktur kelistrikan di Sulawesi Tenggara terus dipacu untuk memperkuat keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung pertumbuhan industri di wilayah tersebut.
Kamis, 14 Mei 2026 09:57
News
PLN Kebut Proyek SUTT Palu 3–Tambu, Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026
Upaya percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Sulawesi Tengah terus dilakukan. Salah satunya melalui peninjauan langsung proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV PLTU Palu 3–Tambu.
Rabu, 06 Mei 2026 19:20
News
PLN dan Pemprov Sulteng Tancap Gas Percepat Infrastruktur Listrik
Upaya memperkuat sistem kelistrikan di Sulawesi Tengah kian dipacu melalui kolaborasi erat antara PLN UIP Sulawesi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Minggu, 03 Mei 2026 19:48
News
PLN Kantongi KKPR, Proyek PLTA Pokko Siap Masuk Tahap Konstruksi
Langkah pengembangan energi terbarukan di Sulawesi Selatan semakin konkret setelah PLN UIP Sulawesi mengantongi dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Pokko.
Minggu, 03 Mei 2026 17:14
News
Kejar Zero Accident, PLN Intensifkan Penerapan SMP dan SMK3 di Sultra
Penerapan SMP dan SMK3 dilakukan secara menyeluruh, mulai dari identifikasi risiko, perlindungan aset strategis, hingga upaya pencegahan kecelakaan kerja guna mencapai target Zero Accident.
Jum'at, 01 Mei 2026 13:35
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
3
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
4
Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 Bakal Diselidiki Polisi
5
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
3
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
4
Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 Bakal Diselidiki Polisi
5
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi