Pastikan Karyawan Perempuan Nyaman Bekerja, Huabao Bentuk Satgas PPKS
Kamis, 14 Mar 2024 15:02

PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) membentuk Satgas PPKS di kawasan industri Huabao, bertempat di rungan pertemuan PT BTIIG, belum lama ini. Foto/Istimewa
MOROWALI - PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) atau yang lebih dikenal Huabao Indonesia berkomitmen memberikan perlindungan dan kenyamanan maksimal kepada karyawan dalam bekerja.
Komitmen tersebut dituangkan dengan dibentuknya Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di kawasan industri Huabao, bertempat di rungan pertemuan PT BTIIG, belum lama ini.
"Ini menunjukkan komitmen dan keseriusan perusahaan dalam melindungi dan memberikan kenyamanan kepada perempuan dalam bekerja," kata External Relations Manager Indonesia Huabao Industrial Park, Cipto Rustianto, dalam keterangan pers yang diterima SINDO Makassar, Kamis (14/3/2024).
Menurut Cipto, pihaknya memberikan dukungan penuh dengan pembentukan Satgas PPKS, serta meminimalisir dan mencegah adanya tindakan kekerasan seksual di lingkungan kerja.
Hal senada di ungkapkan Manager HRD Huabao Indonesia, Catur Caesaria Hadinugraha. Menurut dia, pembentukan Satgas PPKS merupakan suatu kewajiban perusahaan. Hal itu sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang tertuang dalam Kepmenaker No 88 tahun 2023 tentang Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Tempat Kerja.
“Satgas ini tidak hanya dipandang sebagai kewajiban hukum, tetapi juga sebagai instrumen penting untuk menciptakan kawasan kerja yang nyaman dan aman bagi kita semua," ujar Catur.
Lebih jauh, Catur menjelaslan Satgas PPKS diharapkan akan menjadi wadah yang efektif untuk mencegah dan menangani kekerasan seksual di lingkungan kerja.
"Kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan dukungan penuh kepada setiap individu di dalam perusahaan," tuturnya.
Komitmen tersebut dituangkan dengan dibentuknya Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di kawasan industri Huabao, bertempat di rungan pertemuan PT BTIIG, belum lama ini.
"Ini menunjukkan komitmen dan keseriusan perusahaan dalam melindungi dan memberikan kenyamanan kepada perempuan dalam bekerja," kata External Relations Manager Indonesia Huabao Industrial Park, Cipto Rustianto, dalam keterangan pers yang diterima SINDO Makassar, Kamis (14/3/2024).
Menurut Cipto, pihaknya memberikan dukungan penuh dengan pembentukan Satgas PPKS, serta meminimalisir dan mencegah adanya tindakan kekerasan seksual di lingkungan kerja.
Hal senada di ungkapkan Manager HRD Huabao Indonesia, Catur Caesaria Hadinugraha. Menurut dia, pembentukan Satgas PPKS merupakan suatu kewajiban perusahaan. Hal itu sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang tertuang dalam Kepmenaker No 88 tahun 2023 tentang Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Tempat Kerja.
“Satgas ini tidak hanya dipandang sebagai kewajiban hukum, tetapi juga sebagai instrumen penting untuk menciptakan kawasan kerja yang nyaman dan aman bagi kita semua," ujar Catur.
Lebih jauh, Catur menjelaslan Satgas PPKS diharapkan akan menjadi wadah yang efektif untuk mencegah dan menangani kekerasan seksual di lingkungan kerja.
"Kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan dukungan penuh kepada setiap individu di dalam perusahaan," tuturnya.
(TRI)
Berita Terkait

News
Imlek 2025, Huabao Gelar Festival Musim Semi hingga Bagikan 13 Ribuan Kado ke Karyawan
Momen Tahun Baru Imlek 2025 dimanfaatkan oleh Huabao Indonesia untuk memberi apresiasi kepada karyawan dan terus memperkuat budaya kerja positif.
Rabu, 05 Feb 2025 10:35

News
Huabao Resmikan Dua Masjid di Kawasan Smelter untuk Karyawan Muslim
External Manager Huabao Indonesia, Cipto Rustianto, menjelaskan pihaknya menghadirkan masjid perkantoran sebagai fasilitas ibadah bagi karyawan Muslim.
Selasa, 07 Jan 2025 16:51

News
Huabao Dukung Perayaan Natal lewat Donasi ke Dua Gereja di Morowali
PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) juga memberikan donasi ke dua gereja yang berada di sekitar kawasan industri lingkup Morowali.
Kamis, 19 Des 2024 16:25

News
Kasus Kekerasan Seksual di Sulawesi Selatan Masih Tinggi
Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan menimpa anak dan perempuan masih sangat tinggi. Hal ini terungkap pada sesi acara Ngobrol Keummatan dan Kebangsaan Al-Markaz yang digelar, Minggu, (08/12/2024).
Minggu, 08 Des 2024 17:01

News
Zhenshi Dorong Ekonomi Morowali, Sepakat Perpanjang Runway Bandara Lewat CSR
Zhenshi Holding Group bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Indonesia menandatangani kesepakatan untuk memperpanjang landasan pacu Bandara Morowali.
Jum'at, 15 Nov 2024 13:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan