PSBM Jadi Spirit Kemajuan Ekonomi Sulsel dan Nasional
Senin, 22 Apr 2024 05:35

Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXIV, diharap bisa menghasilkan dampak positif untuk perekonomian di Sulsel, termasuk menjadi spirit kemajuan ekonomi nasional. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXIV, diharap bisa menghasilkan dampak positif untuk perekonomian di Sulsel, termasuk menjadi spirit kemajuan ekonomi nasional.
Penjabat Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Muhammad Arsjad mengatakan, kehadiran para saudagar ini menjadi spirit dalam membangun dan memajukan ekonomi Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan sesuai dengan tema yang diusung dalam pertemuan tahun ini yakni, 'Peran Saudagar Bugis Makassar Membangun Spirit Perekonomian Nasional'.
Andi Arsjad pun mengajak para saudagar untuk dapat membantu memajukan perekonomian Sulawesi Selatan dengan fokus terhadap sektor-sektor yang menjadi keunggulan daerah ini.
Ia pun kembali menyampaikan kepada para peserta PSBM terkait dengan kondisi perekonomian di Sulawesi Selatan pada 2023, dimana tingkat perekonomian Sulsel dengan angka 4,51 persen berada di bawah angka ekonomi nasional yang mencapai 5,05 persen.
"Maka ini adalah forum yang baik ini adalah forum yang sangat strategis bagi kita semua, hadir pentahelix disini, pemerintah hadir, swasta hadir, perguruan tinggi hadir dan ini adalah suatu kekuatan besar yang kita miliki," ungkapnya, saat menghadiri Pembukaan dan Halal Bi Halal (HBH) Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXIV, yang digelar di Hotel Four Point Sheraton, Makassar, Minggu, (21/04/2024).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut inisiator PSBM Jusuf Kalla, Aksa Mahmud, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Wakil Ketua MPR RI Amir Uskara, Anggota DPR RI Muhammad Aras, Wali Kota Makassar Muhammad Ramdhan Pomanto, sejumlah pejabat dan pengusaha asal Sulawesi Selatan.
Dalam kegiatan itu, Andi Arsjad menyampaikan kebanggaannya terhadap kehadiran para saudagar Bugis Makassar karena telah menjadi duta budaya dan ekonomi Sulawesi Selatan di daerah perantauannya masing-masing.
"Saya tentu bersyukur dan bangga karena bapak ibu sekalian adalah duta Sulawesi Selatan di perantauan, karena kitalah yang mempromosikan potensi budaya Sulawesi Selatan (memperkenalkan Sulawesi Selatan) melalui pakaian, gaya berkomunikasi, bahkan mungkin dari karakter masyarakat Sulawesi Selatan yang memiliki ketegasan, integritas dan solidaritas yang tinggi," ucapnya.
Penjabat Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Muhammad Arsjad mengatakan, kehadiran para saudagar ini menjadi spirit dalam membangun dan memajukan ekonomi Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan sesuai dengan tema yang diusung dalam pertemuan tahun ini yakni, 'Peran Saudagar Bugis Makassar Membangun Spirit Perekonomian Nasional'.
Andi Arsjad pun mengajak para saudagar untuk dapat membantu memajukan perekonomian Sulawesi Selatan dengan fokus terhadap sektor-sektor yang menjadi keunggulan daerah ini.
Ia pun kembali menyampaikan kepada para peserta PSBM terkait dengan kondisi perekonomian di Sulawesi Selatan pada 2023, dimana tingkat perekonomian Sulsel dengan angka 4,51 persen berada di bawah angka ekonomi nasional yang mencapai 5,05 persen.
"Maka ini adalah forum yang baik ini adalah forum yang sangat strategis bagi kita semua, hadir pentahelix disini, pemerintah hadir, swasta hadir, perguruan tinggi hadir dan ini adalah suatu kekuatan besar yang kita miliki," ungkapnya, saat menghadiri Pembukaan dan Halal Bi Halal (HBH) Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXIV, yang digelar di Hotel Four Point Sheraton, Makassar, Minggu, (21/04/2024).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut inisiator PSBM Jusuf Kalla, Aksa Mahmud, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Wakil Ketua MPR RI Amir Uskara, Anggota DPR RI Muhammad Aras, Wali Kota Makassar Muhammad Ramdhan Pomanto, sejumlah pejabat dan pengusaha asal Sulawesi Selatan.
Dalam kegiatan itu, Andi Arsjad menyampaikan kebanggaannya terhadap kehadiran para saudagar Bugis Makassar karena telah menjadi duta budaya dan ekonomi Sulawesi Selatan di daerah perantauannya masing-masing.
"Saya tentu bersyukur dan bangga karena bapak ibu sekalian adalah duta Sulawesi Selatan di perantauan, karena kitalah yang mempromosikan potensi budaya Sulawesi Selatan (memperkenalkan Sulawesi Selatan) melalui pakaian, gaya berkomunikasi, bahkan mungkin dari karakter masyarakat Sulawesi Selatan yang memiliki ketegasan, integritas dan solidaritas yang tinggi," ucapnya.
(GUS)
Berita Terkait

Ekbis
Program Marbot Berdaya: Indosat Tingkatkan Ekonomi Lokal Selama Ramadan
Tujuan program ini adalah memberikan dukungan bagi ratusan keluarga penjaga masjid atau Marbot di 58 lokasi di Indonesia.
Jum'at, 14 Mar 2025 19:37

Ekbis
Progres 80 Persen, PT Vale IGP Morowali Siap Dukung Ekonomi Daerah
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.
Kamis, 13 Mar 2025 22:51

News
PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Dampak Ekonomi dan Keberlanjutan di Kolaka
PT Vale berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi di Kolaka dan memastikan operasional pertambangan yang berkelanjutan.
Rabu, 12 Mar 2025 21:58

Ekbis
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dengan Kedaulatan AI di Indonesia
Perkembangan AI diprediksi menjadi game-changer utama dalam bisnis berbasis teknologi, serta menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi secara global.
Selasa, 11 Mar 2025 05:04

Ekbis
Sinergi PLN-Kejati Sulut Dukung Pertumbuhan Ekonomi Lewat Infrastruktur Listrik
PLN UIP Sulawesi memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dan mendorong perekonomian.
Kamis, 20 Feb 2025 20:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler